Kesehatan

Bukan Sekadar Tradisi – Dokter Sebut Jamu Punya Sedikitnya 7 Manfaat untuk Kesehatan

Bukan Sekadar Tradisi: Jamu Punya 7 Manfaat Kesehatan Menurut Ahli Bukan Sekadar Tradisi - Jamu, minuman tradisional yang sudah dikenal sejak lama dalam

Desk Kesehatan
Published Juni 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Bukan Sekadar Tradisi: Jamu Punya 7 Manfaat Kesehatan Menurut Ahli

Bukan Sekadar Tradisi – Jamu, minuman tradisional yang sudah dikenal sejak lama dalam budaya Indonesia, tidak hanya menjadi bagian dari kebiasaan keluarga tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang nyata. Menurut Dr. dr. Inggrid Tania, M.Si, ketua umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), jamu bisa memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kesehatan tubuh. Bukan sekadar tradisi, jamu dipercaya mampu menjadi solusi alami untuk berbagai masalah kesehatan, seiring dengan penelitian yang terus mengungkap manfaatnya secara ilmiah.

“Jamu bukan sekadar minuman yang diminum saat sakit, tetapi juga bisa digunakan sebagai bagian dari rutinitas harian untuk mencegah gangguan kesehatan. Bahan-bahan alami yang digunakan dalam pembuatannya memiliki efek positif yang memperkuat daya tahan tubuh dan mengoptimalkan fungsi organ,” ujar Inggrid dalam acara talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Selasa (16/6/2026).

Manfaat Kesehatan yang Terukur

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa jamu memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. Selain bahan-bahan seperti kunyit asam dan temulawak yang sudah dikenal, ada juga variasi jamu yang kaya akan nutrisi dan zat-zat aktif yang berguna untuk tubuh. Dengan penggunaan yang tepat, jamu dapat menjadi pendamping obat modern dalam penanganan berbagai kondisi. Misalnya, jamu berbasis jahe diklaim mampu meredakan nyeri perut dan meningkatkan sirkulasi darah. Sementara itu, jamu yang mengandung beras kencur dapat membantu pencernaan dan mengurangi peradangan.

Inggrid menekankan bahwa manfaat jamu tidak hanya terbatas pada efek samping positif, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keseimbangan kadar gula darah dan metabolisme tubuh. Dalam beberapa penelitian, jamu ditemukan memiliki kandungan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas, yang berperan penting dalam pencegahan penyakit kronis. Ini menunjukkan bahwa jamu tidak hanya berfungsi sebagai obat tradisional, tetapi juga bisa menjadi bagian dari pola hidup sehat yang modern.

7 Manfaat Utama Jamu untuk Kesehatan

Menurut para ahli, jamu memiliki setidaknya 7 manfaat kesehatan yang signifikan. Pertama, jamu membantu meningkatkan sistem imun karena kandungan bahan alami yang bekerja sebagai antiseptik dan anti-inflamasi. Kedua, jamu dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dengan merangsang motilitas usus dan menyeimbangkan flora usus. Ketiga, jamu dipercaya untuk mencegah stres oksidatif dengan senyawa-senyawa aktif yang berperan dalam melindungi sel tubuh. Keempat, jamu dapat membantu menjaga kesehatan kulit melalui efek anti-inflamasi dan pelembab alami. Kelima, jamu berbasis rempah-rempah tertentu diklaim mampu meningkatkan fungsi otak dan daya ingat. Keenam, jamu dapat berperan dalam pengelolaan berat badan karena kandungan serat dan nutrisi alami yang membantu metabolisme. Ketujuh, jamu memiliki efek antispasmodik yang bisa mengatasi gejala migrain dan kelelahan kronis.

Banyak manfaat ini sudah diakui oleh ilmu kedokteran modern, yang memperkuat posisi jamu sebagai pilihan kesehatan alami. Dengan memahami kandungan bahan-bahannya, penggunaan jamu bisa lebih terarah dan efektif. Misalnya, temulawak yang sering digunakan dalam jamu memiliki senyawa kurkumin yang dikenal dalam penelitian sebagai anti-inflamasi dan antivirus. Sementara kunyit asam diklaim membantu melindungi hati dan mencegah gangguan hati akut. Semua manfaat ini membuktikan bahwa jamu bukan hanya tradisi, tetapi juga solusi ilmiah.

Dalam konteks kesehatan global, jamu Indonesia sedang mendapat perhatian lebih karena potensinya dalam pencegahan penyakit. Selain itu, jamu juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, karena produksi dan konsumsinya bisa mengurangi ketergantungan pada obat-obatan modern. PDPOTJI memberikan rekomendasi untuk penggunaan jamu yang disertai dengan panduan pengolahan yang benar, agar hasilnya optimal dan aman.

Kebiasaan mengonsumsi jamu bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang terencana. Dengan memperhatikan kebutuhan tubuh dan menggabungkan jamu dengan pola makan serta kebugaran fisik, manfaatnya bisa lebih maksimal. Selain itu, jamu juga bisa menjadi pengingat untuk hidup lebih seimbang, karena mengandung nutrisi yang mendukung kesehatan secara holistik. Dalam era digital ini, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa jamu bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk pengobatan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Comment