Internasional

ICE AS Anggarkan 20 Juta Dolar untuk Sarung Tangan Setrum, Klaim Utamakan Keselamatan

ICE AS Anggarkan 20 Juta Dolar untuk pengadaan sarung tangan listrik generasi terbaru yang akan memperkuat operasi penegakan hukum imigrasi di Amerika

Desk Internasional
Published Agustus 14, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
ice-as-imigrasi
Foto : John Moore - beritahitam.com
Table of Contents
  1. ICE AS Anggarkan 20 Juta Dolar untuk Sarung Tangan Setrum
  2. FAQ: Pertanyaan Umum tentang Sarung Tangan Setrum ICE
  3. Related Reading

ICE AS Anggarkan 20 Juta Dolar untuk Sarung Tangan Setrum

Beritahitam.com – ICE AS Anggarkan 20 Juta Dolar untuk pengadaan sarung tangan listrik generasi terbaru yang akan memperkuat operasi penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) resmi menerbitkan pemberitahuan pengadaan yang mengungkap rencana ambisius Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) untuk mengakuisisi perangkat inovatif ini. Investasi senilai 20 juta dolar Amerika Serikat ini mencerminkan komitmen pemerintah federal dalam meningkatkan efisiensi operasional lapangan.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari agenda penguatan penegakan hukum imigrasi yang digalakkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Sarung tangan canggih yang dikenal dengan nama CT-G5 GLOVE atau Generated Low Output Voltage Emitter ini dirancang khusus untuk memberikan respons cepat terhadap situasi yang memerlukan tindakan de-eskalasi. Mekanisme kerjanya mengandalkan pengiriman impuls listrik melalui kontak langsung dengan permukaan kulit target, sehingga mampu menghentikan perilaku agresif tanpa menyebabkan cedera permanen.

Spesifikasi Teknis dan Kapabilitas Operasional

Sarung tangan listrik ini dilengkapi dengan sistem teknologi mutakhir yang mampu menghasilkan tegangan maksimal sebesar 380 volt. Dengan frekuensi operasional hingga 30 denyutan per detik, perangkat ini menawarkan fleksibilitas tinggi dalam berbagai skenario penggunaan. DHS secara resmi mengklasifikasikan GLOVE sebagai instrumen untuk “pengalihan perhatian dan de-eskalasi” yang efektif dalam situasi konflik.

Dua divisi utama ICE yang akan menjadi pengguna primer perangkat ini adalah Enforcement and Removal Operations (ERO) dan Homeland Security Investigations (HSI). ERO memiliki tanggung jawab menyeluruh terhadap proses penangkapan, penahanan, dan deportasi individu yang melanggar ketentuan imigrasi di seluruh wilayah Amerika Serikat. Sementara itu, HSI menangani spektrum kasus yang lebih kompleks, termasuk tindak pidana lintas batas negara dan kejahatan terorganisir.

Respons dan Kritik dari Masyarakat Sipil

Keputusan ICE AS Anggarkan 20 Juta untuk sarung tangan setrum ini menuai beragam reaksi dari berbagai kalangan. Al Jazeera melaporkan bahwa organisasi hak asasi manusia di Amerika Serikat menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait potensi penyalahgunaan alat tersebut dalam operasi lapangan. Kekhawatiran ini semakin meningkat seiring dengan membludaknya kritik terhadap metode operasi ICE dalam setahun terakhir.

American Civil Liberties Union (ACLU) secara tegas menyatakan bahwa penyediaan alat yang dapat menimbulkan rasa sakit kepada individu berpotensi memperbesar risiko cedera dan menurunkan tingkat akuntabilitas petugas. Pernyataan ini disampaikan oleh Jenn Rolnick Borchetta, wakil direktur bidang kepolisian ACLU, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara efektivitas operasional dan perlindungan hak-hak sipil.

“ICE selama setahun terakhir mendapat sorotan terkait penggunaan kekerasan dalam operasi penegakan hukum.”

Kritik dari berbagai pihak menunjukkan bahwa masyarakat sipil terus memantau perkembangan penggunaan alat-alat baru dalam operasi penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat. Transparansi dalam implementasi teknologi baru ini menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap lembaga federal.

Implikasi Jangka Panjang bagi Sistem Imigrasi

Pengadaan sarung tangan listrik ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional ICE dalam jangka panjang. Dengan kemampuan de-eskalasi yang lebih baik, petugas lapangan dapat mengurangi insiden kekerasan dan meningkatkan keselamatan baik bagi petugas maupun individu yang ditangani. Proses implementasi akan melibatkan pelatihan komprehensif untuk memastikan penggunaan alat sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.

Sebagai langkah selanjutnya, ICE akan melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas penggunaan sarung tangan listrik dalam berbagai skenario operasional. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar untuk penyesuaian kebijakan dan pengembangan teknologi serupa di masa depan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Sarung Tangan Setrum ICE

Berapa lama masa berlaku pengadaan sarung tangan listrik ini?

Pengadaan ini mencakup periode operasional selama lima tahun dengan opsi perpanjangan kontrak berdasarkan evaluasi kinerja perangkat di lapangan.

Apakah sarung tangan ini aman untuk digunakan dalam kondisi cuaca ekstrem?

Ya, CT-G5 GLOVE dirancang dengan standar ketahanan terhadap berbagai kondisi cuaca, termasuk suhu dingin dan kelembaban tinggi yang sering ditemui dalam operasi lapangan.

Bagaimana mekanisme pembayaran untuk pengadaan senilai 20 juta dolar ini?

Pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai dengan milestone yang telah disepakati dalam kontrak pengadaan pemerintah federal.

Apakah petugas yang belum terlatih dapat menggunakan sarung tangan ini?

Tidak, semua petugas wajib mengikuti program pelatihan intensif selama empat minggu sebelum diizinkan menggunakan perangkat ini secara mandiri.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengadaan ini, Anda dapat mengunjungi halaman resmi Tribunnews Internasional yang menyajikan update terkini seputar kebijakan imigrasi Amerika Serikat.

Leave a Comment