Polisi Tangkap WNA China dalam Pengembangan Kasus Vape Etomidate
Beritahitam.com – Pengungkapan peredaran vape yang mengandung etomidate di wilayah Bandara Soekarno-Hatta berujung pada penangkapan seorang warga negara asing asal China berinisial XC. Pria tersebut diduga berperan sebagai bandar dalam perkara yang sebelumnya turut menyeret selebgram berinisial JP atau Jule.
Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta menelusuri perkara ini secara bertahap setelah mengamankan JP di sebuah apartemen di Jakarta Selatan pada Senin, 14 September 2026. Dari penanganan awal itu, penyidik menemukan sejumlah cartridge rokok elektrik yang berkaitan dengan dugaan penggunaan etomidate.
Empat Cartridge Ditemukan Saat JP Diamankan
Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu menjelaskan bahwa empat cartridge vape ditemukan ketika JP diamankan. Tiga di antaranya telah kosong, sedangkan satu cartridge masih berisi cairan yang mengandung etomidate.
“Tiga kosong yaitu sisa pakai, habis pakai, setelah pakai, dan satunya masih full terisi yang berisikan zat etomidate,” kata Michael dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Temuan tersebut menjadi salah satu titik awal pengembangan penyidikan. Polisi kemudian menelusuri jalur peredaran cartridge yang diduga digunakan dalam perkara itu, termasuk pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan penyediaan produk vape berisi zat tersebut.
Cartridge merupakan bagian dari perangkat vape yang berfungsi menampung cairan atau isi yang kemudian dipanaskan untuk menghasilkan uap. Dalam kasus ini, perhatian penyidik tertuju pada kandungan etomidate di dalam cartridge tersebut.
Dua Perempuan Diamankan di Jakarta Barat
Pengembangan berikutnya membawa petugas ke sebuah apartemen di Jakarta Barat. Di lokasi itu, polisi menangkap dua perempuan berinisial RR dan RN. Dari tangan keduanya, penyidik menyita 27 cartridge vape yang disebut mengandung etomidate.
Jumlah barang bukti tersebut menambah rangkaian temuan dalam penyelidikan. Polisi lalu melanjutkan penelusuran untuk mengidentifikasi pihak yang diduga memasok atau mengendalikan peredaran vape tersebut.
Penyidikan tidak berhenti pada dugaan keterlibatan pengguna maupun perantara. Aparat juga memburu pihak yang diduga berada pada tingkat distribusi lebih tinggi. Dari proses itu, XC akhirnya diamankan sebagai orang yang diduga menjadi bandar.
71 Vape Berisi Etomidate Disita dari XC
Saat XC ditangkap, polisi kembali menemukan vape dengan bentuk yang sama seperti barang bukti sebelumnya. Total ada 71 unit vape berisi etomidate yang diamankan dari pria berinisial XC tersebut.
“Didapatkan satu orang pria warga negara asing yaitu dengan inisial XC, di mana didapatkan vape lagi berisi etomidate, masih dengan model yang sama, sebanyak 71 pieces vape,” ujarnya.
Kesamaan model vape yang ditemukan menjadi bagian dari materi penyidikan untuk menelusuri hubungan antarbarang bukti dan para pihak yang telah diamankan. Rangkaian pengungkapan ini memperlihatkan bahwa perkara berkembang dari penemuan empat cartridge pada JP, lalu berlanjut ke 27 cartridge dari RR dan RN, hingga 71 vape dari XC.
Secara keseluruhan, jumlah barang bukti yang disebut dalam pengungkapan tersebut mencapai 102 cartridge atau vape yang dikaitkan dengan kandungan etomidate. Angka itu berasal dari empat cartridge yang ditemukan saat JP diamankan, 27 cartridge dari RR dan RN, serta 71 vape dari XC.
Diduga Beroperasi Sejak Juli 2026
Michael menyampaikan XC diduga telah menjalankan aktivitas peredaran vape etomidate sejak Juli 2026. Dalam dugaan perannya sebagai bandar, keuntungan yang diperoleh disebut mencapai sekitar Rp700 ribu untuk setiap cartridge.
“Keuntungan bandar itu kurang lebih Rp700.000 per cartridge,” katanya.
Nilai keuntungan tersebut menunjukkan adanya motif ekonomi dalam dugaan peredaran produk vape berisi etomidate. Aparat masih menangani perkara ini melalui proses penyidikan, sementara status dan peran setiap orang yang diamankan akan ditentukan melalui pembuktian hukum yang berlaku.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa bentuk kemasan suatu produk tidak selalu menggambarkan kandungan sebenarnya. Vape dikenal luas sebagai rokok elektrik, tetapi cartridge dapat menjadi fokus pemeriksaan apabila diduga memuat zat yang tidak semestinya. Karena itu, penanganan perkara menitikberatkan pada pemeriksaan barang bukti, penelusuran alur distribusi, serta keterkaitan antarindividu yang diamankan.
Pengungkapan dari Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga penangkapan XC memperlihatkan pentingnya pengembangan perkara setelah temuan awal diperoleh. Bagi masyarakat, informasi terkait kasus ini dapat menjadi perhatian untuk tidak menggunakan atau mengedarkan produk vape dengan isi yang tidak jelas, terutama apabila diduga mengandung zat berbahaya atau melanggar ketentuan hukum.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Bandar Vape Etomidate Asal China terkait?
Bandar Vape Etomidate Asal China terkait is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Bandar Vape Etomidate Asal China terkait matter?
Bandar Vape Etomidate Asal China terkait matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

