Metropolitan

Masjid di Tangsel Didorong Bertransformasi Jadi Pusat Literasi Digital dan Ekonomi Umat

Transformasi masjid menjadi pusat literasi digital dan ekonomi umat kini semakin gencar dilakukan di Tangerang Selatan. Inisiatif ini bertujuan mengubah

Desk Metropolitan
Published Agustus 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
transformasi-digital-2w
Foto : Emily Rodriguez - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Masjid di Tangsel Bertransformasi Jadi Pusat Digital
  2. Related Reading

Masjid di Tangsel Bertransformasi Jadi Pusat Digital

Beritahitam.com – Transformasi masjid menjadi pusat literasi digital dan ekonomi umat kini semakin gencar dilakukan di Tangerang Selatan. Inisiatif ini bertujuan mengubah fungsi rumah ibadah tradisional menjadi ruang inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Melalui pendekatan holistik, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan pemberdayaan ekonomi berbasis digital.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangerang Selatan bekerja sama dengan Gerakan Pejuang Subuh (GPS) dalam menginisiasi program ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan ini menjadi fondasi kuat untuk pengembangan masjid sebagai pusat literasi digital. Program mencakup digitalisasi manajemen kemasjidan dan penyediaan pelatihan teknologi bagi generasi muda.

Awal Mula dari Masjid Al-Kautsar

Program transformasi ini dimulai dengan kegiatan pembekalan teknologi digital di Masjid Al-Kautsar Villa Dago. Kegiatan tersebut diselenggarakan setelah ibadah Subuh berjamaah, menunjukkan integrasi nilai spiritual dengan kemajuan teknologi. Kepala Diskominfo Tangsel, TB Asep Nurdin, menjelaskan bahwa pendekatan ini memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus membangun fondasi spiritual yang kokoh.

“Agenda utama ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, mempererat kebersamaan, sekaligus membangun fondasi spiritual yang kokoh di tengah masyarakat luas,” ujar TB Asep Nurdin, Jumat (14/8/2026).

Literasi Digital sebagai Kebutuhan Mendesak

Penguatan literasi digital bagi santri dan remaja masjid bukan sekadar program pelengkap, melainkan kebutuhan dasar di tengah arus disinformasi digital. Generasi muda Islam dituntut menjadi kreator dan inovator, bukan hanya konsumen teknologi pasif. Melalui penguasaan keterampilan teknis seperti pemrograman dan kecerdasan buatan, masjid diharapkan menjadi titik nol ekosistem ekonomi umat.

“Melalui penguasaan keterampilan teknis tingkat lanjut seperti pemrograman (coding), hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), rumah ibadah diharapkan mampu menjadi titik nol lahirnya ekosistem ekonomi umat berbasis komunitas yang tangguh dan berdaya saing global,” papar Asep.

GPS Digital Academy untuk Remaja Masjid

Kehadiran GPS Digital Academy dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan akses teknologi. Akademi ini menyediakan fasilitas pelatihan teknologi secara gratis dan terstruktur bagi seluruh remaja masjid di wilayah Tangerang Selatan. Komitmen antara birokrasi pemerintahan dan komunitas keagamaan menjadi langkah taktis agar fungsi masjid dapat dikembangkan secara optimal.

“Masjid harus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Melalui digitalisasi masjid dan kehadiran GPS Digital Academy ini, kita ingin memastikan bahwa remaja masjid di Tangerang Selatan tidak hanya kuat secara akidah dan akhlak, tetapi juga cakap teknologi dan siap menghadapi era kecerdasan buatan,” kata Asep.

Dampak Jangka Panjang Transformasi Masjid

Transformasi masjid menjadi pusat literasi digital dan ekonomi umat diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Tangerang Selatan. Dengan pendekatan ini, masjid dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang tangguh. Remaja masjid yang memiliki keterampilan digital akan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah.

Pengembangan masjid sebagai pusat teknologi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan institusi pendidikan. Sinergi ini akan memperkuat ekosistem digital di tingkat lokal dan regional. Masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran masjid yang bertransformasi menjadi pusat inovasi teknologi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Transformasi Masjid

Apa itu GPS Digital Academy? GPS Digital Academy adalah program pelatihan teknologi gratis yang diselenggarakan oleh Gerakan Pejuang Subuh untuk remaja masjid di Tangerang Selatan.

Bagaimana cara remaja masjid bergabung dengan program ini? Remaja masjid dapat mendaftar melalui kantor Diskominfo Tangsel atau melalui platform digital yang disediakan oleh GPS.

Apa saja keterampilan yang diajarkan dalam program ini? Program ini mengajarkan keterampilan seperti pemrograman, kecerdasan buatan, dan literasi digital lainnya yang relevan dengan era modern.

Apakah program ini terbuka untuk umum? Ya, program ini terbuka untuk remaja masjid dan masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan digital mereka.

Leave a Comment