Nasional

Latest Program: Sosok Mama Yasinta ‘Pesta Babi’ Turut Gugat PSN, Pernah Gelar ‘Ritual’ depan MK

Latest Program: Mama Yasinta Turut Gugat PSN di MK, Gelar Ritual Tradisional Latest Program - Dalam rangkaian Latest Program terbaru, Mama Yasinta, tokoh adat

Desk Nasional
Published Mei 30, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Latest Program: Mama Yasinta Turut Gugat PSN di MK, Gelar Ritual Tradisional

Latest Program – Dalam rangkaian Latest Program terbaru, Mama Yasinta, tokoh adat Papua yang juga dikenal sebagai Yasinta Moowend, kembali menjadi sorotan dalam gugatan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia turut serta menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai bagian dari upaya menguji UU Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023. Langkah ini menunjukkan komitmen Mama Yasinta dalam memperjuangkan hak komunitas adat yang terganggu oleh proyek tersebut.

Ritual Tradisional sebagai Simbol Penolakan

Kehadiran Mama Yasinta di MK pada 22 Agustus 2025 diiringi oleh ritual adat yang mencolok. Ia menggunakan pakaian tradisional lengkap, termasuk rok dari daun kering dan hiasan kepala bulu burung, sebagai wujud penolakan terhadap penggusuran lahan akibat PSN. Lumpur yang ditaburkan di tubuhnya berasal dari daerah Merauke, Papua Selatan, yang menjadi salah satu lokasi pengaruh proyek strategis nasional.

“Lumpur ini adalah simbol rasa sakit dan kehilangan yang dirasakan masyarakat adat karena dampak PSN,” kata Simon Petrus Balagaize, perwakilan adat Papua. Ritual ini bukan sekadar tampilan, tetapi ekspresi kekecewaan terhadap kebijakan yang dianggap mengabaikan tradisi dan hak lokal.

Proses Gugatan di MK dan Tantangan yang Dihadapi

Gugatan terhadap UU Cipta Kerja yang diajukan oleh Mama Yasinta dan kelompok adat lainnya menarik perhatian luas. Sidang di MK dipandu oleh Presiden dan DPR RI, namun kedua pihak tidak hadir, sehingga MK mengundurkan jadwal sidang hingga 25 Agustus 2025. Hal ini menimbulkan perdebatan tentang kejelasan alasan penundaan dan dampaknya terhadap proses hukum.

Proyek Strategis Nasional (PSN) menjadi pusat perhatian karena dianggap merusak ekosistem dan mempercepat perubahan sosial di Papua. Mama Yasinta, yang dikenal sebagai tokoh konservasi lingkungan, mengklaim bahwa gugatan ini juga berfokus pada perlindungan lingkungan sekaligus hak masyarakat adat. Ia menyebut Latest Program sebagai alat komunikasi yang efektif dalam menyampaikan isu tersebut.

Dukungan Komunitas Adat Lain

Tidak hanya Mama Yasinta, kelompok adat di Rempang, Kalimantan Utara, serta Konawe, Sulawesi Tenggara, juga turut menghadiri acara di MK. Mereka membawa tuntutan serupa, mengingat dampak PSN yang luas dan merata. Dukungan ini menunjukkan solidaritas antar komunitas adat dalam menghadapi kebijakan yang dianggap tidak adil.

Proses ini dianggap sebagai langkah penting dalam menegakkan prinsip keadilan dan partisipasi masyarakat dalam pembuatan kebijakan nasional. Dengan Latest Program, isu-isu adat dan lingkungan yang terkait PSN semakin mendapat sorotan dari media dan masyarakat luas. Ritual yang digelar juga menjadi ajang promosi budaya Papua kepada audiens nasional.

Analisis Gugatan dan Upaya Perubahan Kebijakan

Persidangan di MK diharapkan menjadi titik balik dalam menilai kelayakan UU Cipta Kerja. Gugatan yang diajukan oleh Mama Yasinta dan rekan-rekannya mencakup aspek hukum, sosial, dan lingkungan. Dengan Latest Program, mereka ingin memastikan bahwa MK memberikan pertimbangan khusus terhadap komunitas adat sebagai bagian dari perspektif lokal dalam kebijakan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya keikutsertaan masyarakat dalam pengambilan keputusan strategis. PSN, menurut Mama Yasinta, justru memperkuat dominasi kekuasaan pusat dan melemahkan peran adat sebagai pilar demokrasi. Dengan Latest Program, ia memperkuat posisi komunitas adat sebagai pihak yang berhak mengkritik dan menggugat kebijakan yang dirasa merugikan.

Keberhasilan gugatan ini akan menjadi bukti bahwa kebijakan nasional bisa diperbaiki melalui dialog yang inklusif. Mama Yasinta berharap MK menjadi forum yang adil bagi seluruh pihak, termasuk komunitas adat yang selama ini terabaikan. Dengan Latest Program, ia memperluas jangkauan pengaruh gugatan ini, baik secara lokal maupun nasional.

Leave a Comment