Nikita Mirzani Sampaikan Pesan untuk Anak-Anak dari Rutan saat Gala Premier Beautiful Pain
Beritahitam.com – Film Beautiful Pain yang diproduseri Nikita Mirzani bersama Hanung Bramantyo dijadwalkan tayang di bioskop mulai 22 Oktober 2026. Menjelang penayangannya, perhatian publik tertuju pada kehadiran Nikita dalam gala premier film tersebut melalui sambungan video call dari Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Gala premier karya yang turut dibintangi Raihaanun, Baim Wong, serta Nikita Mirzani itu telah digelar pada Kamis, 15 Oktober 2025. Nikita tidak dapat menghadiri acara secara langsung karena sedang menjalani masa tahanan. Meski terpisah dari para pemain dan tim produksi, ia tetap menyampaikan pandangannya mengenai pesan yang dibawa film tersebut.
Pesan tentang keberanian perempuan
Dalam kesempatan itu, Nikita mengajak penonton dari berbagai latar belakang untuk menangkap nilai positif yang terkandung dalam Beautiful Pain. Film ini membawa gagasan utama tentang keberanian perempuan dalam menyampaikan suara dan pengalaman mereka.
“Niki, berharap kita yang menonton ini maupun wanita, perempuan ataupun laki-laki, bisa mengambil hal positifnya dari Beautiful Pain,” kata Nikita Mirzani dalam sambungan video call.
Kehadiran Nikita secara virtual menjadi bagian emosional dari malam premier tersebut. Selain berbicara mengenai film, perempuan berusia 40 tahun itu menggunakan momen tersebut untuk menyapa ketiga anaknya, Laura Meizani atau Lolly, Azka, dan Arkana.
Ucapan terima kasih untuk Lolly, Azka, dan Arkana
Pesan paling khusus ia tujukan kepada putri sulungnya, Laura Meizani yang akrab dipanggil Lolly. Dengan suara bergetar dan berusaha menahan tangis, Nikita menyampaikan penghargaan atas perjuangan sang putri selama ini.
“Film ini untuk anak-anak Niki, terutama untuk Luara, terima kasih nak sudah berjuang,” ucapnya.
Ia kemudian menyampaikan apresiasi serupa kepada kedua putranya. Ucapan tersebut memperlihatkan kerinduan Nikita kepada anak-anaknya di tengah keadaan yang membuatnya tidak bisa mendampingi mereka secara langsung.
“Azka, Arkana (anak kedua dan ketiga Nikita), juga terima kasih,” lanjutnya.
Nikita juga meminta maaf karena saat ini belum dapat berada di sisi ketiga buah hatinya. Pesan itu menjadi bagian yang menonjol dalam sambungan video callnya, karena film yang diproduserinya justru menjadi ruang baginya untuk menyampaikan dukungan kepada keluarga.
Menjalani hukuman terkait perkara yang dilaporkan Reza Gladys
Nikita Mirzani berada di Rutan Pondok Bambu setelah perkara yang bermula dari laporan Reza Gladys pada 2024. Reza, seorang pengusaha sekaligus dokter asal Cianjur, Jawa Barat, kala itu menyatakan mengalami kerugian hingga Rp4 miliar.
Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan permintaan uang tutup mulut setelah produk skincare milik Reza memperoleh ulasan buruk. Nikita kemudian dilaporkan dalam dugaan pemerasan serta Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU.
Dalam perkara itu, Nikita dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Situasi tersebut membuat keterlibatannya dalam promosi Beautiful Pain tidak dapat dilakukan seperti lazimnya, termasuk saat agenda premier yang biasanya mempertemukan pemain, produser, dan penonton awal secara langsung.
Film tetap hadir sebagai karya bersama
Walaupun salah satu produsernya sedang menjalani hukuman, Beautiful Pain tetap melanjutkan perjalanan menuju layar lebar. Karya ini merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan Hanung Bramantyo sebagai produser, jajaran pemain, serta tim di balik produksi.
Penonton yang menyaksikan film ini nantinya dapat melihatnya bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai karya yang mengangkat gagasan tentang keberanian untuk berbicara. Pesan tersebut dinilai relevan bagi perempuan maupun laki-laki, sebagaimana disampaikan Nikita dalam pesannya saat gala premier.
Rilis pada 22 Oktober 2026 akan menjadi tahap penting bagi Beautiful Pain setelah perkenalan awalnya melalui acara premier. Bagi Nikita, momentum itu juga memiliki arti personal: sebuah karya yang ia produseri dapat sampai kepada penonton, sementara pesannya untuk Lolly, Azka, dan Arkana turut menyertai perjalanan film tersebut.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Ditahan Akibat Laporan Reza Gladys Nikita?
Ditahan Akibat Laporan Reza Gladys Nikita is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Ditahan Akibat Laporan Reza Gladys Nikita matter?
Ditahan Akibat Laporan Reza Gladys Nikita matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

