Perselisihan Hak Asuh Ruben Onsu dan Sarwendah Kembali Mengemuka
Beritahitam.com – Persoalan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi perhatian saat proses gugatan hak asuh anak masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di tengah perkara tersebut, muncul polemik lain mengenai peran orang tua, pembiayaan pendidikan, serta akses informasi terkait kebutuhan kedua putri mereka.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyampaikan unggahan di akun Instagram pribadinya, @minola6000, yang membahas perbedaan antara kewajiban pemegang hak asuh dan tugas seorang pengasuh anak. Unggahan itu dikutip pada Sabtu, 12 September 2026, dan dipandang sebagai sindiran terhadap situasi yang sedang dihadapi kliennya.
*Hak asuh = hak dan tanggung jawab orang tua/wali secara hukum untuk mengasuh dan mengurus anak. *Babysitter = orang yang dibayar untuk membantu mengasuh, mengurus dan merawat anak.
Melalui perbandingan tersebut, Minola menyoroti makna hak asuh yang tidak hanya berkaitan dengan keberadaan anak bersama salah satu orang tua. Hak asuh juga membawa kewajiban untuk mengurus kebutuhan anak, memastikan kepentingannya terpenuhi, serta menjalankan tanggung jawab secara hukum dan moral.
Sorotan soal Kepentingan Anak dan Keuangan
Minola kemudian mengajukan pertanyaan mengenai kemungkinan seseorang yang memegang hak asuh tetapi dianggap lebih mendahulukan uang atau harta daripada kebutuhan anak. Ia mempertanyakan apakah kondisi seperti itu dapat disamakan dengan peran babysitter yang bekerja untuk mengasuh anak dengan bayaran.
kalau ada orang yang punya hak asuh anak ternyata lebih mementingkan uang serta harta daripada mengurus anak dan mengutamakan hak anak apakah bisa dianggap seperti babysitter ?? Mohon pencerahannya
Pernyataan tersebut muncul ketika kedua pihak tengah terlibat sengketa yang belum berakhir. Dalam perkara keluarga, isu hak asuh biasanya tidak berhenti pada penentuan anak tinggal bersama siapa. Terdapat pula pembahasan mengenai komunikasi antarorang tua, pembiayaan, pendidikan, kesehatan, dan keputusan penting lain yang menyangkut masa depan anak.
Perdebatan publik mengenai hak asuh kerap berfokus pada pihak yang secara hukum memegang pengasuhan sehari-hari. Namun, tanggung jawab orang tua terhadap anak dapat mencakup aspek yang lebih luas. Keterlibatan dalam pendidikan dan pemenuhan kebutuhan anak menjadi bagian penting dari hubungan orang tua, terutama ketika kedua pihak tidak lagi hidup dalam satu rumah tangga.
Ruben Disebut Meminta Rincian Biaya Sekolah
Minola juga membicarakan persoalan biaya pendidikan anak-anak Ruben. Ruben disebut ingin mengetahui perincian uang sekolah kedua putrinya agar dapat menjalankan tanggung jawab pembiayaan. Namun, ia mengaku tidak memperoleh akses atas informasi tersebut.
Sarwendah disebut tidak memperbolehkan Ruben Samuel Onsu membayar langsung ke pihak sekolah. Pembayaran dikatakan harus disalurkan melalui perantara. Situasi ini kemudian menjadi salah satu titik yang dipersoalkan oleh pihak Ruben, karena informasi mengenai nominal dan kebutuhan pendidikan anak dinilai penting bagi orang tua yang hendak menanggung biaya tersebut.
Minola menyatakan bahwa Ruben telah mengirimkan surat kepada Sarwendah. Surat itu dibuat untuk menanyakan berapa biaya sekolah yang perlu dipenuhi, setelah Ruben merasa tidak mendapatkan informasi yang dibutuhkan melalui komunikasi sebelumnya.
Ketika Ruben dengan penuh tanggung jawab bertulis surat karena tidak mendapatkan informasi dari S, dan dia bertulis surat secara etika untuk mempertanyakan berapa sih biaya anak-anak sekolah biar saya bisa membayarkannya. Kenapa dikatakan keliru?
Pihak Ruben juga menyatakan telah berupaya berkomunikasi secara langsung dengan Sarwendah mengenai biaya pemeliharaan dan pendidikan anak-anak. Akan tetapi, komunikasi tersebut disebut belum menghasilkan jawaban yang diharapkan.
Kan sudah dibicarakan sama ibunya, ‘mana biaya pemeliharaan dan pendidikan anak-anak? Mana?’.
Komunikasi Orang Tua Menjadi Isu Penting
Polemik biaya sekolah memperlihatkan bahwa sengketa hak asuh dapat berkaitan erat dengan arus informasi antara kedua orang tua. Bagi anak, pendidikan merupakan kebutuhan yang berjalan terus-menerus, sehingga kejelasan rincian pembayaran dan cara penyalurannya dapat membantu mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Dalam situasi orang tua yang telah berpisah, komunikasi yang terukur mengenai kebutuhan anak dapat menjadi hal krusial. Informasi mengenai biaya sekolah, jadwal kegiatan, kebutuhan harian, maupun pengeluaran penting lain dapat memengaruhi kemampuan masing-masing pihak untuk menjalankan perannya.
Meski demikian, perkara Ruben Onsu dan Sarwendah masih bergulir. Pernyataan dari pihak Ruben melalui Minola Sebayang merupakan bagian dari dinamika sengketa yang sedang berlangsung. Penetapan mengenai hak asuh dan berbagai isu yang menyertainya tetap berada dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Perselisihan ini kembali menegaskan bahwa anak menjadi pusat dari setiap pembahasan mengenai pengasuhan. Di luar perbedaan yang terjadi antara orang tua, kebutuhan pendidikan, perawatan, serta rasa aman anak merupakan aspek yang terus mendapat perhatian dalam perkara keluarga seperti ini.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pihak Ruben Onsu Sindir Sarwendah soal?
Pihak Ruben Onsu Sindir Sarwendah soal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pihak Ruben Onsu Sindir Sarwendah soal matter?
Pihak Ruben Onsu Sindir Sarwendah soal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

