Seleb

Pihak Vicky Prasetyo Buka Suara soal Kondisi Dede Sunandar usai Kena Tinju: Belum Fatal

Vicky-Prasetyo-1-24112025

Pihak Vicky Prasetyo Buka Suara soal Kondisi Dede Sunandar

Beritahitam.com – Pihak Vicky Prasetyo buka suara mengenai kondisi Dede Sunandar setelah komedian tersebut terkena pukulan dalam pertandingan tinju Kapolda Fighter Match di GOR Kota Jambi, Sabtu malam, 3 Oktober 2026. Dede dilaporkan masih menjalani perawatan medis setelah sempat terjatuh dan tidak sadarkan diri di atas ring.

Ajang tersebut menjadi perhatian karena menggunakan format dua lawan satu. Dede Sunandar tampil bersama Bedu untuk menghadapi Vicky Prasetyo seorang diri. Pertukaran serangan terjadi selama pertandingan, sebelum Dede menerima pukulan dari Vicky dan terjatuh di arena.

Petugas kemudian memberikan pertolongan kepada Dede dan membawanya ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kondisinya setelah pertandingan pun menjadi sorotan publik, terutama karena ia sempat kehilangan kesadaran.

Kuasa Hukum Sebut Kondisi Dede Belum Fatal

Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Agustinus Nahak, menjelaskan bahwa kondisi Dede sejauh ini belum fatal. Menurutnya, Dede tetap membutuhkan perawatan di rumah sakit setelah insiden yang terjadi dalam laga tersebut.

“Sementara kondisinya masih belum fatal,”

Pihak Vicky Prasetyo buka suara melalui Agustinus pada Senin, 5 Oktober 2026. Ia menyebut kondisi Dede masih baik, namun perawatan medis tetap diperlukan untuk memantau pemulihannya.

“Artinya masih baik ya, kayaknya butuh perawatan aja di rumah sakit, si korban ya,”

Dalam pertandingan yang melibatkan kontak fisik, pemeriksaan medis setelah peserta terjatuh atau sempat tidak sadarkan diri menjadi langkah penting. Penanganan lanjutan diperlukan agar kondisi peserta dapat dipantau secara menyeluruh.

Vicky Prasetyo Disebut Mendorong Perdamaian

Selain menjelaskan kondisi Dede, pihak Vicky Prasetyo buka suara mengenai respons Sang Gladiator setelah pertandingan. Agustinus menyatakan Vicky tidak memperlihatkan kepanikan berlebihan saat mengetahui Dede membutuhkan penanganan.

Vicky justru disebut mengusulkan agar semua pihak yang terlibat dapat bertemu dan menyelesaikan persoalan secara damai. Usulan tersebut muncul setelah insiden di ring menarik perhatian banyak orang.

“(Vicky panik) Ya enggak juga. Vicky justru menyarankan supaya mereka bertemu dan berdamai gitu loh,”

Agustinus juga menegaskan bahwa pertandingan itu berlangsung atas persetujuan pihak-pihak yang naik ke arena. Vicky, Dede, dan Bedu disebut telah menyepakati keikutsertaan mereka sebelum pertandingan dimulai.

“Karena ini kan pertandingan memang kedua belah pihak sepakat untuk naik di dalam ring tersebut.”

Format Dua Lawan Satu Jadi Sorotan

Laga Vicky Prasetyo melawan Dede Sunandar dan Bedu berlangsung dengan format yang tidak umum. Satu petarung menghadapi dua peserta di sisi lawan, sehingga pergerakan dan pertukaran serangan di ring berbeda dari pertandingan tinju satu lawan satu.

Insiden yang dialami Dede membuat Kapolda Fighter Match menjadi bahan pembicaraan. Meski pertandingan berlangsung berdasarkan kesepakatan peserta, kondisi kesehatan setelah laga tetap menjadi perhatian utama.

Dede Sunandar dikenal publik melalui sinetron Super Dede. Kabar bahwa ia masih mendapatkan perawatan membuat banyak pihak berharap proses pemulihannya berjalan baik.

Untuk saat ini, keterangan dari pihak Vicky Prasetyo menyebut kondisi Dede belum fatal. Fokus utama tetap berada pada perawatan dan pemantauan medis yang dijalaninya setelah pertandingan di Kota Jambi.

FAQ Kondisi Dede Sunandar Usai Pertandingan

Bagaimana kondisi Dede Sunandar setelah terkena pukulan?

Menurut kuasa hukum Vicky Prasetyo, kondisi Dede belum fatal. Namun, Dede masih membutuhkan perawatan di rumah sakit setelah sempat terjatuh dan tidak sadarkan diri di ring.

Kapan dan di mana pertandingan itu berlangsung?

Pertandingan berlangsung di ajang Kapolda Fighter Match di GOR Kota Jambi pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026.

Siapa lawan Vicky Prasetyo dalam laga tersebut?

Vicky Prasetyo menghadapi Dede Sunandar dan Bedu dalam pertandingan dengan format dua lawan satu.

Apa respons Vicky Prasetyo setelah insiden itu?

Menurut Agustinus Nahak, Vicky menyarankan agar pihak-pihak yang terlibat bertemu dan menyelesaikan persoalan secara damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *