Sport

Topics Covered: Komisi X DPR Restui Rencana Kemenpora Bangun Akademi Olahraga Nasional 2027

Komisi X DPR Setujui Rencana Kemenpora Bangun Akademi Olahraga Nasional 2027 Topics Covered – Komisi X DPR RI telah memberikan persetujuan untuk rencana

Desk Sport
Published Juni 16, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Komisi X DPR Setujui Rencana Kemenpora Bangun Akademi Olahraga Nasional 2027

Topics Covered – Komisi X DPR RI telah memberikan persetujuan untuk rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional (AON) tahun 2027, yang diusung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Persetujuan ini diperoleh setelah rapat kerja yang berlangsung di Ruang Komisi X Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). Sebagai langkah awal, Kemenpora akan menggunakan persetujuan ini untuk mengembangkan program prioritas olahraga 2027, termasuk membangun institusi pendidikan tinggi olahraga yang menjadi pusat pembinaan atlet nasional.

Kemenpora menekankan bahwa Akademi Olahraga Nasional 2027 bertujuan menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan profesional. Program ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan para atlet dalam menghadapi kompetisi internasional, termasuk ajang Asian Para Games 2026 dan Olimpiade 2028. Dengan keberadaan AON, pemerintah ingin mengoptimalkan penyeleksian, pelatihan, dan pengembangan talenta olahraga secara sistematis, sesuai dengan visi pembangunan kebijakan nasional.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Komisi X DPR RI. Persetujuan ini menjadi landasan penting untuk mewujudkan visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas atlet nasional,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam rapat tersebut.

Tujuan Strategis dan Pembagian Anggaran

Dalam penyusunan rencana kerja, Kemenpora memastikan bahwa anggaran tambahan di alokasikan untuk mendukung pembangunan Akademi Olahraga Nasional. Dana ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan infrastruktur, fasilitas pelatihan, serta pembinaan teknis. Erick Thohir juga menegaskan bahwa AON akan menjadi komponen kunci dalam Roadmap Pembangunan Olahraga 2027, yang mencakup peningkatan prestasi dan kesejahteraan atlet. Selain itu, program ini juga berfokus pada pelatihan pendidik olahraga dan pengembangan sistem pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Kemenpora berharap AON dapat menjadi contoh sukses dalam pembinaan olahraga nasional. Dengan adanya lembaga ini, para atlet akan memiliki akses ke pelatihan berkualitas, pelatih berpengalaman, dan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, AON juga diharapkan mampu menciptakan kebijakan pendidikan olahraga yang inklusif, khususnya bagi atlet disabilitas. Topics Covered dalam rapat ini menunjukkan keterlibatan Komisi X DPR RI dalam upaya pengembangan infrastruktur olahraga secara strategis.

Persetujuan Anggota Komisi X dan Harapan Masa Depan

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan bahwa rencana Kemenpora telah mendapatkan respon positif dari seluruh fraksi di komisi tersebut. “Kami percaya bahwa pembangunan Akademi Olahraga Nasional 2027 akan memberikan dampak positif jangka panjang, termasuk peningkatan kualitas kehidupan atlet dan pendidikan olahraga di Indonesia,” kata Hetifah. Ia menambahkan bahwa pembahasan anggaran dan rencana kerja telah dilakukan dengan transparan, sehingga memastikan program ini berjalan sesuai target.

Dalam rangka implementasi, Kemenpora akan merumuskan Key Performance Indicator (KPI) yang menjadi acuan dalam pengawasan program. Topics Covered juga mencakup kesiapan pelaksanaan AON sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi pemerintah untuk menjadi negara yang unggul dalam olahraga internasional. Dukungan dari Komisi X DPR RI menegaskan bahwa pembangunan AON merupakan langkah penting dalam mewujudkan target prestasi olahraga nasional.

Program prioritas olahraga 2027 juga mencakup peningkatan akses dan pelatihan bagi pemuda dari berbagai daerah. Kemenpora menargetkan AON akan beroperasi secara maksimal dalam 2027, dengan melibatkan peran aktif pihak swasta, lembaga pendidikan, dan institusi internasional. “Kita harus memastikan bahwa Akademi Olahraga Nasional bisa menjadi pusat keunggulan untuk generasi muda Indonesia,” tutur Erick Thohir, yang menambahkan bahwa AON akan dikelola secara profesional dan terakreditasi internasional.

Leave a Comment