Kapan Waktu yang Tepat Mengajarkan Anak tentang Uang?
Oleh: Ida Puspitarini Wahyuningtyas, M.Si., Ak., CA., CFP
Kapan Waktu yang Tepat Mengajarkan Anak – Mengenalkan konsep uang kepada anak tidak perlu ditunda hingga masa remaja. Pendidikan keuangan sejatinya bisa dimulai sejak usia dini, saat anak mulai berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Peran orang tua sangat vital dalam membentuk pola pikir anak terkait pengelolaan keuangan. Hal ini tidak bermaksud menjadikan mereka materialistik, melainkan agar mereka belajar untuk lebih bijak dalam menggunakan uang.
Dalam tahap perkembangan awal, anak memperoleh pemahaman tentang uang melalui pengamatan terhadap perilaku orang tua, pengalaman sehari-hari, serta kebiasaan keluarga. Dengan begitu, anak mulai mengenali nilai tukar uang dan fungsi uang sebagai alat memenuhi kebutuhan. Orang tua harus menjadi contoh yang baik, karena cara berpikir tentang uang akan terbentuk secara alami seiring usia.
Setiap fase perkembangan anak memiliki kemampuan berpikir yang berbeda, sehingga pendekatan pengajaran uang juga perlu disesuaikan. Berikut tahapan yang bisa menjadi acuan bagi orang tua:
Di usia prasekolah, anak mulai mengenali benda-benda di sekitarnya, termasuk uang. Mereka mungkin belum mengerti seluruh nilai uang, tetapi sudah bisa membedakan bentuk, warna, serta fungsi uang untuk membeli sesuatu. Orang tua bisa memperkenalkan jenis uang logam dan kertas, serta menjelaskan bahwa uang diperoleh melalui usaha.
Pada tahap ini, ajak anak bermain peran sebagai penjual atau pembeli. Kegiatan sederhana ini membantu mereka memahami cara uang berperan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, anak bisa diajarkan untuk memilih antara dua barang karena uang yang dimiliki terbatas. Ini menjadi awal dari kesadaran bahwa keinginan tidak selalu bisa terpenuhi sekaligus.
BSI Scholarship Pelajar 2026 untuk Siswa SMA/SMK Sederajat, Beri Uang Saku Bulanan
Orang tua seringkali menuruti permintaan anak karena tidak tega melihat mereka menangis. Namun, langkah ini justru bisa mengurangi kesempatan anak untuk belajar menunda keinginan. Dengan disiplin mengajar dari awal, anak akan lebih terbiasa mengatur keuangan secara mandiri saat tumbuh dewasa.
