Bisnis

UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis di Inacraft 2026

Pameran kerajinan terbesar nasional Inacraft 2026 resmi digelar di Yogyakarta, menandai sejarah baru sebagai kota pertama yang menjadi tuan rumah acara ini di

Desk Bisnis
Published Juli 22, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments
Foto : David Lopez - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Inacraft 2026 Hadir di Yogyakarta sebagai Kota Pertama di Luar Jakarta
  2. Related SEO Topics
  3. Frequently Asked Questions

UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis: Inacraft 2026 Hadir di Yogyakarta sebagai Kota Pertama di Luar Jakarta Beritahitam.com – Pameran kerajinan

Inacraft 2026 Hadir di Yogyakarta sebagai Kota Pertama di Luar Jakarta

Beritahitam.com – Pameran kerajinan terbesar nasional Inacraft 2026 resmi digelar di Yogyakarta, menandai sejarah baru sebagai kota pertama yang menjadi tuan rumah acara ini di luar ibu kota. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut dibuka pada tanggal 15 hingga 19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC). Dengan mengusung konsep Hamemayu Hayuning Bawana: Kerajinan Budaya untuk Harmoni Dunia, pameran ini menghadirkan berbagai produk kerajinan sekaligus menjadi wadah pertemuan budaya, bisnis, dan kolaborasi internasional. Melalui ajang ini, pelaku usaha kecil dan menengah memiliki kesempatan untuk UMKM Perluas Pasar dan Jaringan bisnis mereka secara signifikan.

Sultan Hamengku Buwono X: Kerajinan sebagai Bahasa Universal

Saat meresmikan pembukaan pameran, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan pesan penting mengenai peran kerajinan dalam hubungan antarbangsa. Kehadiran delegasi dari berbagai negara dalam kegiatan ini menurut beliau membuktikan bahwa kerajinan memiliki dimensi yang melampaui nilai ekonomi semata.

Kerajinan bukan sekadar produk ekonomi, tetapi juga bahasa universal yang mampu menembus batas negara dan budaya.

Sultan yang menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Selasa, 21 Juli 2026, juga menjelaskan bahwa filosofi Hamemayu Hayuning Bawana mengandung makna menjaga keharmonisan dunia. Nilai-nilai ini sejalan dengan proses pembuatan karya kerajinan yang mengutamakan ketelitian, kesabaran, serta penghormatan terhadap tradisi yang telah ada. Dalam konteks ini, UMKM Perluas Pasar dan Jaringan melalui pameran internasional menjadi strategi penting untuk pertumbuhan usaha.

Peruri Perkuat UMKM Binaan Melalui Road to Inacraft 2026

Dalam momentum Road to Inacraft 2026, Peruri memanfaatkan kesempatan untuk memperkuat pengembangan usaha kecil dan menengah yang menjadi binaannya. Melalui partisipasi aktif di rangkaian kegiatan JEC, perusahaan ini berupaya memperluas eksposur produk, membuka akses pasar baru, serta mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen dan calon mitra potensial. Strategi ini sejalan dengan tujuan utama UMKM Perluas Pasar dan Jaringan di kancah nasional maupun internasional.

Dengan mengusung tema Hayuning Bawono yang mengadopsi konsep sustainable product dan slow fashion, Peruri menekankan keseimbangan antara pelestarian budaya, kepedulian lingkungan, dan proses produksi yang bertanggung jawab. Tujuh UMKM binaan asal DIY yang tergabung dalam Jogja Berkarya dilibatkan dalam kegiatan ini, dengan produk mencakup sektor fesyen, kerajinan, dan kuliner. Setiap pelaku usaha mendapatkan ruang untuk UMKM Perluas Pasar dan Jaringan melalui interaksi langsung dengan pengunjung pameran.

Produk Unggulan UMKM Binaan Peruri

Berbagai produk yang ditampilkan meliputi kaos batik dan kaos lukis dari Astarupa, batik tulis Ethnic Gendhis, fesyen dan aksesori Klamby Kulo, busana berbahan wastra Indonesia dari Kain Etnik Mama Poenya, produk kulit CFTM, kukis gaplek Delolie, serta olahan bawang hitam Black Garlic Adimas. Setiap produk merepresentasikan potensi lokal yang siap bersaing di pasar global.

Adi Sunardi, Head of Corporate Secretary Peruri, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam Road to Inacraft 2026 merupakan bagian integral dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM binaan. Menurutnya, ajang ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas, memperluas jaringan bisnis, serta memahami kebutuhan pasar yang terus berkembang. Melalui pendekatan ini, UMKM Perluas Pasar dan Jaringan secara efektif mencapai target pertumbuhan yang diinginkan.

Partisipasi tersebut merupakan wujud program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Peruri dalam mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pembinaan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha, promosi, perluasan jaringan pemasaran, serta pembukaan peluang kolaborasi agar UMKM binaan mampu tumbuh secara mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Inacraft 2026 menjadi momentum penting bagi UMKM Perluas Pasar dan Jaringan menuju era digital dan globalisasi.

Peruri berharap UMKM binaannya dapat membangun hubungan bisnis baru, meningkatkan nilai tambah produk, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ekosistem ekonomi kreatif nasional. Dengan dukungan yang berkelanjutan, pelaku usaha kecil dan menengah diharapkan mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Laporan Reporter: Noverius Laoli | Sumber: Kontan

Frequently Asked Questions

Apa itu UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis?

UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis penting?

UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Leave a Comment