Metropolitan

Perkuat Layanan Kesehatan, 1.389 Kader Posyandu di Tangsel Dibekali Keterampilan Dasar

Pamulang – Sebanyak 1.389 kader Posyandu dari 172 unit di Kecamatan Pamulang mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Dinas

Desk Metropolitan
Published Juli 22, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : John Moore - beritahitam.com

Perkuat Layanan Kesehatan 1 389 Kader Posyandu Tangsel

Beritahitam.com – Pamulang – Sebanyak 1.389 kader Posyandu dari 172 unit di Kecamatan Pamulang mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan dasar melalui penguatan keterampilan para kader. Acara berlangsung pada hari Senin, 20 Juli 2026, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan di bidang kesehatan masyarakat.

dr. Allin Hendalin Mahdaniar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Dengan bekal keterampilan dasar yang memadai, para kader diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih profesional dan terstruktur kepada warga.

Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kapasitas kader Posyandu agar semakin terlatih dan terampil dalam menjalankan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan kemampuan yang semakin baik, kader diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Penguatan Kapasitas sebagai Ujung Tombak Pelayanan

Kegiatan pelatihan ini resmi dibuka oleh Ika, Staf Ahli Wali Kota Tangerang Selatan yang membidangi urusan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas kader merupakan langkah penting dalam mendukung implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Program ini juga sejalan dengan upaya percepatan Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer yang mengedepankan layanan terintegrasi berbasis siklus hidup.

Menurut Ika, Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Karena itu, kompetensi kader perlu terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan bagi seluruh kelompok usia, mulai dari balita, ibu hamil, lansia, hingga masyarakat umum. Pelatihan ini mencakup 25 keterampilan dasar yang relevan dengan tugas-tugas pokok kader Posyandu.

Melalui pelatihan 25 keterampilan dasar kader Posyandu ini, kami berharap seluruh Posyandu di Tangerang Selatan terus berkembang menjadi Posyandu yang aktif. Dengan kader yang semakin kompeten, kualitas pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin baik.

Pelatihan ini juga menghadirkan berbagai materi yang bertujuan memperkuat kemampuan kader, mulai dari peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangsel berharap para kader mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelayanan sehari-hari, sehingga Posyandu semakin berperan sebagai garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Percepatan Registrasi Posyandu Nasional

Sebelumnya, Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya percepatan registrasi Posyandu sebagai langkah memperkuat peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Hal ini disampaikan saat membuka acara Sosialisasi Implementasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal Tahun 2026 di Nusa Tenggara Timur pada 24 Juni 2026.

Menurut Tri, penguatan Posyandu tidak hanya berkaitan dengan perluasan layanan, tetapi juga penguatan kelembagaan di tingkat desa dan kelurahan. Ia menyebut masih terdapat pemerintah desa yang belum memahami bahwa Posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan desa yang dapat didukung melalui kebijakan dan penganggaran desa. Transformasi Posyandu telah dimulai sejak Rapat Koordinasi Nasional Posyandu 2024 yang melahirkan Rencana Strategis Posyandu 2025–2029.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, hingga Juni 2026 terdapat 238.666 Posyandu di seluruh Indonesia yang tercatat dalam sistem Elektronik Profil Desa dan Kelurahan. Namun, baru 12.511 Posyandu yang telah memiliki nomor registrasi di 22 provinsi dan 76 kabupaten atau kota. Angka ini menunjukkan masih adanya peluang besar untuk percepatan registrasi dan penguatan Posyandu di seluruh Indonesia.

Leave a Comment