Neymar Jr Akan Absen dalam Pertandingan Pembuka Brasil di Piala Dunia 2026
Latest Program – Kepastian bahwa Neymar Jr tidak akan tampil dalam laga pembuka Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 diumumkan langsung oleh pelatih, Carlo Ancelotti. Hal ini diberitakan sebelum pertandingan Grup C melawan Maroko yang akan digelar di Stadion New York New Jersey, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.
Kondisi Fisik Neymar Masih Perlu Pemulihan
Meski nama Neymar masuk dalam skuad akhir Selecao untuk turnamen, ia belum bisa diturunkan karena kebugaran tubuhnya belum pulih sepenuhnya. Ancelotti menjelaskan bahwa pemain ini sedang fokus menjalani program pemulihan agar bisa kembali bermain.
“Neymar bekerja sangat keras untuk pulih secepat mungkin,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers pra-pertandingan Jumat (12/6/2026), dikutip dari Sport Illustrated. “Harapannya adalah dia bisa bergabung kembali dengan grup latihan minggu depan.”
Tim medis Brasil menyatakan Neymar sudah lepas dari cedera, tetapi kondisi fisiknya dinilai belum memadai untuk menghadapi intensitas pertandingan Piala Dunia. Kehadirannya dijadwalkan menjadi perhatian utama bagi para penggemar, karena turnamen ini dianggap sebagai kesempatan besar bagi pemain 34 tahun itu untuk bangkit setelah kesulitan cedera dalam beberapa tahun terakhir.
Persaingan di Grup C Masih Menarik
Grup C yang melibatkan Maroko, Skotlandia, dan Haiti dianggap memiliki potensi untuk menghasilkan tim kuat yang bisa lolos ke fase gugur. Namun, absennya Neymar tetap menjadi faktor yang memengaruhi kekuatan tim.
“Kalau untuk pertama kita pasti sepakat Brasil lah ya,” ujar Richardo Liwang dalam Podcast Super Taktik Tribunnews di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah. “Kalau di peringkat kedua ya Maroko unggul tipis karena memiliki modal semifinal di edisi sebelumnya.” “Di peringkat ketiga ada Skotlandia lalu juru kunci Haiti,” terangnya.
Keputusan Brasil membawa Neymar ke Piala Dunia 2026 sempat memicu diskusi di kalangan penggemar. Namun, tim pelatih tetap yakin dengan kemampuan pemain yang kembali mengenakan nomor punggung 10, simbol kebanggaan sejarah tim nasional Brasil.
