Kesehatan

Diabetes Bikin Badan Makin Kurus, Benarkah Tanda Sehat? Dokter Ungkap Kaitannya dengan Insulin

Apakah Diabetes Bikin Badan Makin Kurus Benarkah? Bagi sebagian besar masyarakat, penurunan berat badan sering dianggap sebagai sinyal positif bagi kesehatan

Desk Kesehatan
Published Agustus 9, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
ilustrasi-turunkan-berat-badan
Foto : David Wilson - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Diabetes Bikin Badan Makin Kurus: Fakta yang Perlu Diketahui
  2. Related Reading

Diabetes Bikin Badan Makin Kurus: Fakta yang Perlu Diketahui

Beritahitam.com – Apakah Diabetes Bikin Badan Makin Kurus Benarkah? Bagi sebagian besar masyarakat, penurunan berat badan sering dianggap sebagai sinyal positif bagi kesehatan. Namun, bagi penderita diabetes, kondisi ini bisa menjadi tanda peringatan penting. Penurunan berat badan yang tidak terduga pada penderita diabetes menandakan adanya gangguan dalam produksi dan penggunaan insulin oleh tubuh.

Menurut dr. Dicky Levenus Tahapary, Sp.PD-KEMD, PhD, FINASIM, Konsultan Endokrin Metabolik dan Diabetes DCC Eka Hospital BSD, fenomena ini sangat terkait dengan perkembangan diabetes tipe 2. Ia menjelaskan bahwa mekanisme tubuh dalam memproses glukosa berubah seiring waktu, yang akhirnya berdampak pada berat badan pasien.

Mengapa Diabetes Tipe 2 Berhubungan dengan Berat Badan?

Diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Penyakit ini berkembang seiring dengan penumpukan lemak tubuh dan resistensi insulin. Ketika seseorang mengalami obesitas, sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin yang diproduksi pankreas.

Dalam kondisi normal, insulin berfungsi sebagai kunci yang membuka sel-sel tubuh agar glukosa dapat masuk dan digunakan sebagai energi. Namun, pada resistensi insulin, proses ini terganggu. Pankreas kemudian bekerja lebih keras untuk memproduksi lebih banyak insulin guna mengatasi hambatan tersebut.

“Makanya kalau orang dengan obesitas, kalau kita periksa gula darah nya mungkin normal. Tapi coba deh periksa insulin nya. Pasti tinggi banget itu,” ujar dr Dicky pada media briefing di Bintaro, Tangerang Selatan Sabtu (8/8/2026).

Kapan Pankreas Mulai Kelelahan?

Produksi insulin yang berlebihan dalam jangka panjang akhirnya membuat pankreas kelelahan. Kemampuan organ vital ini untuk menghasilkan insulin secara optimal mulai menurun. Ketika kadar insulin tidak lagi mencukupi, glukosa menumpuk dalam darah dan diabetes tipe 2 terdeteksi.

Proses ini terjadi secara bertahap dan seringkali tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Banyak penderita tidak menyadari kondisi mereka hingga gejala-gejala seperti kelelahan, sering haus, dan penurunan berat badan muncul.

Mekanisme Penurunan Berat Badan pada Diabetes

Ketika produksi insulin menurun drastis, tubuh tidak dapat menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama. Sebagai kompensasi, tubuh mulai membakar cadangan lemak dan otot untuk mendapatkan energi. Proses pembakaran ini menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan.

Penurunan berat badan ini berbeda dengan penurunan berat badan akibat diet atau olahraga. Pada diabetes, penurunan berat badan terjadi meskipun penderita tetap makan dengan normal atau bahkan lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai tanda sehat, padahal merupakan gejala penyakit yang berkembang.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain penurunan berat badan, penderita diabetes juga mengalami gejala lain seperti sering buang air kecil, rasa haus yang berlebihan, kelelahan kronis, dan penglihatan kabur. Gejala-gejala ini muncul karena tubuh berusaha mengeluarkan glukosa berlebih melalui urine dan sel-sel tubuh mengalami dehidrasi.

Penting untuk melakukan pemeriksaan gula darah rutin, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga diabetes, obesitas, atau gaya hidup sedentari. Deteksi dini dapat mencegah komplikasi serius seperti kerusakan saraf, penyakit jantung, dan masalah ginjal.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Diabetes dan Berat Badan

Apakah diabetes selalu membuat badan kurus? Tidak selalu. Diabetes tipe 1 cenderung menyebabkan penurunan berat badan, sementara diabetes tipe 2 sering kali dimulai dengan obesitas. Namun, pada tahap lanjut diabetes tipe 2, penurunan berat badan juga dapat terjadi.

Berapa banyak penurunan berat badan yang dianggap abnormal? Penurunan berat badan lebih dari 5% dari berat badan normal dalam waktu 6-12 bulan tanpa penyebab jelas perlu diperiksa lebih lanjut.

Apakah penurunan berat badan pada diabetes bisa dibalik? Ya, dengan pengobatan yang tepat dan perubahan gaya hidup, kadar gula darah dapat dikendalikan dan berat badan dapat stabil kembali.

Kapan sebaiknya melakukan pemeriksaan gula darah? Disarankan untuk memeriksa gula darah setiap 3-5 tahun sekali jika tidak ada faktor risiko, dan lebih sering jika memiliki riwayat keluarga diabetes atau obesitas.

Dengan memahami hubungan antara diabetes dan perubahan berat badan, kita dapat lebih waspada terhadap gejala-gejala yang muncul. Jangan menunggu hingga kondisi memburuk sebelum mencari pertolongan medis. Kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan yang lebih baik.

Leave a Comment