Rutin Olahraga Senam Bantu Jaga Kelenturan Otot dan Keseimbangan Tubuh hingga Usia Lanjut
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memulai melakukan kebiasaan olahraga , tidak selalu harus dilakukan dengan intensitas tinggi. Senam dengan gerakan sederhana dan
Table of Contents
Beritahitam.com – TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Memulai melakukan kebiasaan olahraga , tidak selalu harus dilakukan dengan intensitas tinggi. Senam dengan gerakan sederhana dan teratur bisa menjadi pilihan untuk menjaga tubuh tetap aktif, termasuk bagi masyarakat lanjut usia. Selain membantu menjaga kebugaran, aktivitas senam yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu mempertahankan kelenturan otot dan rentang gerak sendi, meningkatkan koordinasi serta keseimbangan tubuh, hingga mendukung daya tahan fisik.
Instruktur Senam Bogor Bugar, Roida, menjelaskan bahwa gerakan dalam senam pada dasarnya tidak hanya berfokus pada kelenturan. Rangkaian gerak dilakukan secara sistematis dengan memadukan pemanasan, peregangan, latihan gerak tubuh, koordinasi, hingga pendinginan. "Senam pada dasarnya menekankan gerakan yang sederhana, berirama, teratur, dan melibatkan banyak bagian tubuh," ucap Roida di Cabin Bogor, Minggu (9/8/2026).
Viral Gerakan Olahraga Bikin Anak Cepat Tinggi, Pakar: Mitos, Tak Ada Bukti Ilmiahnya "Gerakannya biasanya memadukan unsur pemanasan, peregangan, latihan gerak tubuh, koordinasi, dan pendinginan," ujar Roida. Menurutnya, salah satu manfaat yang bisa dirasakan dari senam rutin adalah membantu mempertahankan fleksibilitas tubuh. Hal ini menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia karena kelenturan otot dan mobilitas sendi cenderung mengalami penurunan jika seseorang jarang bergerak.
"Senam dan latihan peregangan yang dilakukan secara rutin dapat membantu mempertahankan atau meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak sendi," tuturnya. "Ini penting karena seiring bertambahnya usia, seseorang cenderung mengalami penurunan kelenturan otot dan mobilitas sendi jika tidak aktif bergerak," jelas Roida. Meski demikian, Roida mengingatkan bahwa tubuh tidak akan otomatis menjadi semakin lentur hanya dengan melakukan senam sesekali.
Hasil latihan sangat dipengaruhi kondisi fisik, usia, aktivitas sehari-hari, dan konsistensi seseorang dalam berolahraga. "Senam tidak berarti membuat tubuh otomatis semakin lentur tanpa batas. Hasilnya dipengaruhi oleh usia, kondisi tubuh, kebiasaan aktivitas fisik, serta konsistensi latihan," terang Roida.
"Karena itu, latihan yang dilakukan secara teratur sejak usia muda hingga lanjut usia dapat membantu tubuh tetap aktif, tidak kaku, dan lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari," katanya. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Memulai melakukan kebiasaan olahraga , tidak selalu harus dilakukan dengan intensitas tinggi. Senam dengan gerakan sederhana dan teratur bisa menjadi pilihan untuk menjaga tubuh tetap aktif, termasuk bagi masyarakat lanjut usia.
Selain membantu menjaga kebugaran, aktivitas senam yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu mempertahankan kelenturan otot dan rentang gerak sendi, meningkatkan koordinasi serta keseimbangan tubuh, hingga mendukung daya tahan fisik. Instruktur Senam Bogor Bugar, Roida, menjelaskan bahwa gerakan dalam senam pada dasarnya tidak hanya berfokus pada kelenturan. Rangkaian gerak dilakukan secara sistematis dengan memadukan pemanasan, peregangan, latihan gerak tubuh, koordinasi, hingga pendinginan.
"Senam pada dasarnya menekankan gerakan yang sederhana, berirama, teratur, dan melibatkan banyak bagian tubuh," ucap Roida di Cabin Bogor, Minggu (9/8/2026). Viral Gerakan Olahraga Bikin Anak Cepat Tinggi, Pakar: Mitos, Tak Ada Bukti Ilmiahnya "Gerakannya biasanya memadukan unsur pemanasan, peregangan, latihan gerak tubuh, koordinasi, dan pendinginan," ujar Roida. Menurutnya, salah satu manfaat yang bisa dirasakan dari senam rutin adalah membantu mempertahankan fleksibilitas tubuh.
Hal ini menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia karena kelenturan otot dan mobilitas sendi cenderung mengalami penurunan jika seseorang jarang bergerak. "Senam dan latihan peregangan yang dilakukan secara rutin dapat membantu mempertahankan atau meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak sendi," tuturnya. "Ini penting karena seiring bertambahnya usia, seseorang cenderung mengalami penurunan kelenturan otot dan mobilitas sendi jika tidak aktif bergerak," jelas Roida.
Meski demikian, Roida mengingatkan bahwa tubuh tidak akan otomatis menjadi semakin lentur hanya dengan melakukan senam sesekali. Hasil latihan sangat dipengaruhi kondisi fisik, usia, aktivitas sehari-hari, dan konsistensi seseorang dalam berolahraga. "Senam tidak berarti membuat tubuh otomatis semakin lentur tanpa batas.
Hasilnya dipengaruhi oleh usia, kondisi tubuh, kebiasaan aktivitas fisik, serta konsistensi latihan," terang Roida. "Karena itu, latihan yang dilakukan secara teratur sejak usia muda hingga lanjut usia dapat membantu tubuh tetap aktif, tidak kaku, dan lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari," katanya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Rutin Olahraga Senam Bantu Jaga Kelenturan?
Rutin Olahraga Senam Bantu Jaga Kelenturan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Rutin Olahraga Senam Bantu Jaga Kelenturan matter?
Rutin Olahraga Senam Bantu Jaga Kelenturan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
