Metropolitan

Historic Moment: Sandiaga Uno Turun ke Dapur, Masak Daging Kurban Jadi Rendang di Kampung Cahaya

Historic Moment: Sandiaga Uno Masak Rendang Daging Kurban di Kampung Cahaya Historic Moment - Dalam sebuah Historic Moment , Sandiaga Uno, mantan Wakil

Desk Metropolitan
Published Juni 1, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Historic Moment: Sandiaga Uno Masak Rendang Daging Kurban di Kampung Cahaya

Historic Moment – Dalam sebuah Historic Moment, Sandiaga Uno, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan pendiri Yayasan Indonesia Setara (YIS), melangkah ke luar ruangan dan langsung turun ke dapur umum di permukiman padat Kampung Cahaya, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Aktivitas ini menjadi sorotan publik, karena ia tidak hanya menjadi pengamat tetapi juga berpartisipasi aktif dalam mengolah daging kurban menjadi rendang, sebagai bentuk dukungan terhadap warga yang mengalami kesulitan ekonomi. Tindakan Sandiaga ini menunjukkan komitmen YIS untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat kecil di tengah kenaikan harga bahan pokok yang terus berlanjut.

Kampung Cahaya dan Kebutuhan Pangan Warga

Kampung Cahaya, yang dikenal juga dengan sebutan “Kampung Gasong,” menjadi pusat perhatian karena sebagian besar penduduknya bekerja sebagai pemulung. Lokasi ini menyimpan berbagai tantangan, termasuk akses yang terbatas terhadap bahan makanan yang layak. Dalam Historic Moment ini, Sandiaga Uno dan tim YIS berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengubah daging kurban menjadi rendang, yang bisa dinikmati secara berkala. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbol, tetapi sebagai respons langsung terhadap kesulitan warga.

“Menghadirkan rendang di Kampung Cahaya menjadi bentuk kepedulian sosial yang berdampak nyata. Dalam Historic Moment ini, kami ingin memberikan rasa kebahagiaan yang terkunci dalam masakan, sekaligus menunjukkan bahwa bantuan bisa dilakukan secara bersama,” ujar Sandiaga Uno.

Kegiatan ini dibantu oleh para pengurus lingkungan setempat, seperti Ketua RW 09 H. Purnama Juliansyah dan Ketua RT 14 Kartoyo. Mereka berperan dalam mengorganisasi distribusi dan memastikan proses masak berjalan lancar. Sandiaga berada di depan barisan, mengaduk bumbu rendang bersama warga dan juru masak utama. Proses ini dianggap sebagai bentuk gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kampung Cahaya. Dengan bantuan dari Muslimverse, total sebanyak hampir 1.000 paket rendang telah siap dikirimkan ke warga yang membutuhkan.

Proses Membuat Rendang yang Berdampak Luas

Proses pembuatan rendang daging kurban ini tidak hanya menuntut keahlian masak, tetapi juga kerja sama yang terpadu. Sandiaga Uno dan tim membagi tugas, mulai dari persiapan bahan hingga pemasakan. Warga yang berpartisipasi dibimbing oleh dua juru masak, Iwan dan Maharajo, yang mengamati langkah-langkah memasak secara detail. Selain itu, Sandiaga juga memberikan arahan tentang konsistensi rasa dan kualitas masakan, agar hasilnya bisa dinikmati secara maksimal.

“Kami ingin menunjukkan bahwa bahkan dalam situasi sulit, masyarakat bisa tetap berkreasi dan berbagi. Historic Moment ini juga bertujuan membangun kepercayaan antara lembaga sosial dan warga,” tambah Sandiaga Uno.

Dalam kegiatan ini, sejumlah warga secara spontan turut serta, termasuk pengurus lingkungan dan pelajar dari YOI SKUL. Keseruan memasak dan aroma rendang yang tercium membuat suasana dapur umum terasa hangat dan penuh semangat. Selain itu, ada insiden api yang terjadi saat proses pembakaran sate dan masakan daging kurban, tetapi cepat dikendalikan oleh tim keselamatan. Kegiatan ini pun dianggap sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam mengatasi krisis ekonomi masyarakat.

Menurut Teguh Suprobo, pendiri YOI SKUL, kegiatan seperti ini tidak hanya membantu kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah tantangan yang dihadapi. “Masyarakat Kampung Cahaya sangat antusias, dan Historic Moment yang kami lakukan hari ini memberikan harapan baru bagi kehidupan sehari-hari mereka,” tambahnya.

“Setiap langkah kecil dalam Historic Moment ini bisa menjadi awal dari perubahan besar. Kami ingin menunjukkan bahwa ekonomi masyarakat tidak harus kalah dari kenaikan harga bahan pokok,” tutur Sandiaga Uno.

Leave a Comment