Safari Politik Jokowi Mulai di Lampung, Bukan Jateng atau Jakarta: Alasan di Balik Pemilihan Lokasi
Main Agenda – Mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo, akan mengunjungi daerah luar kota pertama setelah pemulihan kesehatannya pada akhir Juni 2026. Kali ini, ia memilih Lampung sebagai lokasi awal, bukan Jawa Tengah atau Jakarta—wilayah yang pernah menjadi tempat ia menjabat gubernur dan memimpin pemerintahan selama dua periode.
Langkah ini mengisyaratkan kembalinya kegiatan publik Jokowi di tingkat nasional setelah sebelumnya membatasi pergerakan fisik ke luar daerah. Pemilihan Lampung dinilai sebagai upaya untuk memenuhi undangan dari masyarakat adat dan jaringan relawan di tingkat desa, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di provinsi tersebut.
Projo Tegaskan Jokowi Keliling Indonesia Bukan untuk Bangun Oposisi Lawan Prabowo di Pilpres 2029
Kepastian mengenai kesehatan dan rencana perjalanan pertama ini diumumkan Jokowi saat bertemu dengan media di kediamannya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Senin (25/5/2026). “Saya sudah pulih, dan akan mengunjungi undangan yang sudah siap. Setiap hari lihat, semua sudah terencana,” ujarnya.
“Ya seperti ini udah memenuhi undangan-undangan di daerah udah siap insyaallah. Tiap hari lihat,” kata Jokowi kepada awak media.
Dalam penjelasannya, Jokowi menegaskan bahwa agenda perjalanannya ke depan dipengaruhi oleh tingginya permintaan kunjungan dari berbagai wilayah. “Karena ada undangan dari daerah, masyarakat, dan pelaku usaha. Ini juga untuk bertemu dengan PSI di daerah,” tambahnya.
Bustami Zainudin, anggota DPD RI asal Lampung, menjelaskan bahwa safari politik ini memiliki makna historis bagi warga setempat. “Mereka mengundang Bapak untuk berkunjung ke Lampung. Kami fasilitasi pertemuan dengan tokoh masyarakat, pelaku seni budaya, dan usaha lokal,” ungkapnya.
“Lampung cukup banyak menikmati bendungan yang dibangun Bapak. Masyarakat merasakan langsung karya-karya beliau saat memimpin negara,” tutur Bustami.
Kunjungan ke Lampung juga dianggap sebagai bentuk koordinasi teknis yang matang, dengan persiapan agenda tiga hari yang terpusat pada dialog budaya dan evaluasi dampak infrastruktur. Dalam pertemuan tertutup di Solo, relawan menyatakan bahwa safari ini bertujuan memperkuat struktur partai, bukan untuk meningkatkan elektabilitas Gibran Rakabuming Raka, yang dianggap sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2029.
