Regional

Update Gempa M 7,7 NTT: 608 Orang Korban, 70 Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) telah menelan korban dalam skala besar

Desk Regional
Published Agustus 18, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Kondisi-Rumah-yang-Rusak-Akibat-Gempa-NTT_20260818_145819
Foto : James Miller - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores: 608 Warga Jadi Korban, 70 Tewas
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores: 608 Warga Jadi Korban, 70 Tewas

Beritahitam.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) telah menelan korban dalam skala besar. Per pukul 18.40 WITA pada Selasa, 18 Agustus 2026, total korban tercatat mencapai 608 jiwa. Angka tersebut mencakup 70 orang yang meninggal dunia, 230 orang mengalami luka berat, serta 308 orang dengan luka ringan. Seluruh data ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring berjalannya operasi pencarian.

Sebaran Korban di Enam Kabupaten

Para korban tersebar di enam wilayah di NTT, yaitu Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengonfirmasi jumlah korban jiwa pada Selasa (18/8/2026).

“Adapun korban meninggal dunia sebanyak 70 orang,” ujar Fathur Rahman.

Evakuasi Udara untuk Korban Luka Berat

Hingga Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WITA, tujuh korban dengan kondisi luka berat telah berhasil dipindahkan melalui jalur udara. Jenis cedera yang dialami para korban meliputi patah tulang, dislokasi sendi, trauma vertebralis, serta luka parah pada bagian tangan.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi, menjelaskan bahwa proses evakuasi dijalankan secara bertahap dengan memprioritaskan mereka yang memerlukan penanganan medis mendesak.

“Hingga pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi tujuh korban gempa dengan kondisi luka berat. Evakuasi dilakukan dalam dua kloter. Kloter pertama menggunakan Helikopter Dauphin dengan membawa tiga korban dan tim medis, sementara kloter kedua membawa empat korban,” katanya.

Penguatan Armada dan Personel di Lapangan

Untuk mempercepat pemindahan korban dari titik terdampak ke fasilitas kesehatan, Helikopter Dauphin terus disiagakan dan dioperasikan secara intensif, terutama di Kabupaten Manggarai Timur yang menjadi episenter dampak paling parah. Jalur udara dipilih sebagai alternatif utama mengingat akses darat yang terbatas.

Di samping operasi udara, penguatan personel dan sarana pendukung juga terus digulirkan. Pada sore hari Selasa, Tim Rescue Kantor SAR Kupang bersama unsur TNI, Polri, serta Potensi SAR diberangkatkan menuju wilayah terdampak menggunakan KN SAR Antareja. Penambahan kekuatan armada dan personel ini diharapkan mampu mempercepat pencarian, pertolongan, serta evakuasi korban di sejumlah wilayah yang masih memerlukan penanganan darurat.

Frequently Asked Questions

What is Gempa M 7 7 NTT?

Gempa M 7 7 NTT is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gempa M 7 7 NTT matter?

Gempa M 7 7 NTT matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment