Regional

Profil AKP Fadlun Al Fitri, Jago Intelkam Kini Gagal Naik Pangkat Gegara Bongkar Pungli di Batubara

Profil AKP Fadlun Al Fitri kini semakin dikenal luas di masyarakat Indonesia. Perwira menengah yang bertugas di Polda Sumatera Utara ini menjadi sorotan

Desk Regional
Published Agustus 6, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : David Wilson - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Profil AKP Fadlun Al Fitri: Intelkam Batubara Gagal Promosi
  2. Related Reading

Profil AKP Fadlun Al Fitri: Intelkam Batubara Gagal Promosi

Beritahitam.com – Profil AKP Fadlun Al Fitri kini semakin dikenal luas di masyarakat Indonesia. Perwira menengah yang bertugas di Polda Sumatera Utara ini menjadi sorotan publik setelah gagal meraih kenaikan pangkat menjadi Komisaris Polisi. Kegagalan tersebut terjadi karena keberaniannya membongkar praktik pungutan liar yang terjadi di lingkungan Polres Batubara, Sumatera Utara.

Kasus ini menarik perhatian banyak pihak karena melibatkan seorang perwira yang selama ini dikenal sebagai jago intelkam. Istri AKP Fadlun Al Fitri mengungkapkan bahwa suaminya tidak naik pangkat karena membela warga yang menjadi korban pungli. Keluhan ini kemudian viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial maupun portal berita nasional.

Jejak Karier di Intelkam

AKP Fadlun Al Fitri, S.S. memiliki rekam jejak yang solid di bidang intelijen dan keamanan kepolisian. Ia pernah menduduki jabatan strategis sebagai Kasat Intelkam di Polres Labuhanbatu selama dua periode. Pengalaman pertamanya dimulai pada tahun 2019, sebelum kemudian dipindahtugaskan ke Polda Sumatera Utara untuk mengemban tugas yang lebih besar.

Saat bertugas di Polda Sumut, perwira ini dipercaya memegang berbagai posisi penting. Ia pernah menjadi Panit 1 Subdit 1 hingga Panit 5 Subdit 5 di bawah Direktorat Intelkam Polda Sumut. Pengalaman panjang ini memperkuat reputasinya sebagai perwira yang kompeten di bidang intelkam.

Kedekatan dengan Masyarakat

Selain dikenal kompeten di bidang intelijen, AKP Fadlun Al Fitri juga memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat. Saat bertugas di wilayah, ia sering berbaur dan berinteraksi langsung dengan warga setempat. Apresiasi dari masyarakat pun datang dalam bentuk yang sangat istimewa.

Pada tahun 2019, warga Rejo Mulyo di Kabupaten Labuhanbatu memberikan penghormatan luar biasa. Mereka menamai sebuah jalan lokal dengan nama sang perwira, yaitu Jalan AKP Fadlun Al Fitri. Penamaan ini merupakan wujud terima kasih atas kontribusi dan dedikasi beliau selama bertugas di wilayah tersebut.

“Suami gagal naik pangkat karena membela warga korban pungli,” demikian curhat istri AKP Fadlun Al Fitri yang menjadi viral.

Perkembangan Kasus Internal

Kasus ini tidak hanya berhenti pada kegagalan promosi saja. Sosok AKP Fadlun Al Fitri kini juga menjadi perhatian karena catatan sidang kode etik yang sedang berlangsung. Publik mengikuti perkembangan kasus internal kepolisian ini dengan saksama. Isu penundaan kenaikan pangkat serta keberanian seorang perwira membongkar praktik tidak sehat di lingkungan kepolisian menjadi topik hangat.

Praktik pungli yang dibongkar melibatkan Aipda Halomoan Gultom, seorang personel Polres Batubara. Keluhan ini disampaikan langsung oleh istri sang perwira kepada publik melalui media sosial. Kasus ini menunjukkan bahwa integritas seorang perwira kepolisian masih menjadi hal yang diperjuangkan hingga saat ini.

FAQ tentang Kasus AKP Fadlun Al Fitri

Apa penyebab AKP Fadlun Al Fitri gagal naik pangkat? AKP Fadlun Al Fitri gagal naik pangkat menjadi Komisaris Polisi karena keberaniannya membongkar praktik pungutan liar yang terjadi di Polres Batubara, Sumatera Utara.

Siapa yang diduga terlibat dalam kasus pungli tersebut? Pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pungli adalah Aipda Halomoan Gultom, seorang personel Polres Batubara.

Di mana AKP Fadlun Al Fitri pernah menjabat sebagai Kasat Intelkam? AKP Fadlun Al Fitri pernah menjabat sebagai Kasat Intelkam di Polres Labuhanbatu sebanyak dua kali, dimulai pada tahun 2019.

Bagaimana bentuk apresiasi masyarakat terhadap AKP Fadlun Al Fitri? Masyarakat Rejo Mulyo, Kabupaten Labuhanbatu, menamai sebuah jalan lokal dengan nama Jalan AKP Fadlun Al Fitri pada tahun 2019 sebagai wujud terima kasih.

Apakah kasus ini masih berlangsung? Ya, kasus ini masih berlangsung dengan adanya sidang kode etik yang sedang dilakukan untuk menangani masalah internal kepolisian terkait kasus ini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kasus ini, Anda dapat mengunjungi halaman regional Tribunnews yang menyajikan berita terkini dari berbagai daerah di Indonesia.

Leave a Comment