Seleb

Solution For: Jirayut Gugup Jadi Pemeran Utama Film Cek Khodam, Takut Tak Sesuai Ekspektasi

Jirayut Berharap Menjadi Solusi Untuk Film Cek Khodam Peran Utama dalam Genre Horor-Komedi Solution For - TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jirayut, seorang presenter

Desk Seleb
Published Juli 11, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Jirayut Berharap Menjadi Solusi Untuk Film Cek Khodam

Peran Utama dalam Genre Horor-Komedi

Solution For – TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jirayut, seorang presenter dan penyanyi dari Thailand, menghadapi momen penting dalam kariernya setelah diberikan peran utama dalam film horor-komedi berjudul Cek Khodam. Meski khawatir penampilannya tidak cukup memenuhi ekspektasi penonton, ia optimis bahwa ini menjadi solusi untuk menunjukkan kemampuan aktingnya di dunia perfilman. Film ini akan dirilis pada 16 Juli 2026, dan Jirayut memainkan karakter Sakti, salah satu dari tiga teman yang rutin melakukan sesi cek khodam secara langsung. Sebagai seorang yang sebelumnya lebih dikenal sebagai figuran layar hijau, ia merasa bersemangat namun juga cemas menghadapi tantangan baru ini.

Dalam wawancara terbaru di Kuningan, Jakarta Selatan, Jirayut menjelaskan perasaannya sebelum tampil di layar lebar. “Saya merasa campur aduk, karena ini pertama kalinya saya banyak berbicara dalam adegan film,” katanya. “Saya seperti berada di awan karena takut hasilnya tidak sesuai dengan harapan orang-orang.” Meskipun gugup, ia bersyukur bisa menjadi solusi untuk menguji keterampilannya sebagai seorang aktor. Hal ini juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan keahlian berbicara di depan kamera dan memperkaya pengalaman profesionalnya.

Tantangan dalam Menjadi Pemeran Utama

“Saya sering mengucapkan ‘Oh my God, oh my God’ selama syuting, karena terus-menerus memikirkan kemungkinan mengecewakan penonton,” ujar Jirayut. “Ini memang berbeda dari pengalaman sebelumnya, terutama karena porsi dialog yang saya bawa jauh lebih banyak.”

Jirayut menjelaskan bahwa peran Sakti menuntutnya untuk beradaptasi dengan dinamika film yang berbeda dari acara televisi. Ia mengakui bahwa syuting film ini lebih intensif dan memerlukan fokus ekstra, terutama dalam mengatur emosi serta keselarasan antara dialog dan adegan. “Saya berharap bisa menjadi solusi untuk menunjukkan bahwa saya mampu berakting dengan baik, bukan hanya berbicara di depan kamera,” tambahnya. Meski terdengar menakutkan, ia yakin kegugupannya akan berubah menjadi kekuatan saat tayang.

Sebagai bagian dari tim produksi film horor-komedi Cek Khodam, Jirayut merasa bersemangat untuk berkolaborasi dengan para aktris dan aktor lainnya. Film ini dibuat oleh Jeropoint, yang dikenal sebagai produser kreatif dengan genre khusus. “Saya sangat excited, happy, dan tak sabar untuk melihat respons dari penonton,” kata aktor muda ini. Ia berharap antusiasme penggemarnya akan menjadi solusi untuk menyelesaikan kecemasannya sebelum rilis.

Sebagai seorang yang berkecimpung dalam dunia hiburan sejak lama, Jirayut menjelaskan bahwa peran utama ini menjadi pengalaman yang berbeda. “Sebelumnya, saya lebih banyak berbicara dalam acara talk show, tapi kali ini saya harus berakting dengan lebih banyak ekspresi dan kontak emosional,” katanya. Meski terdapat risiko kesalahan, ia yakin latihan intensif dan kolaborasi dengan tim produksi akan membantu mengatasi tantangan tersebut. “Saya ingin menunjukkan bahwa saya mampu menjadi solusi untuk menarik perhatian penonton dengan performa yang lebih baik.”

Dalam film ini, Jirayut juga berharap bisa menghibur para penggemarnya dengan keunikan karakter Sakti. Karakter tersebut memiliki sifat humoris namun juga sedikit misterius, yang menjadi tantangan dalam menggabungkan dua aspek tersebut. “Saya ingin membuat penonton tertawa sekaligus terkesan dengan cerita dan dialog yang saya bawakan,” pungkasnya. Ia menilai bahwa menjadi solusi untuk menyeimbangkan antara humor dan ketegangan akan menjadi kunci keberhasilan film ini.

Sebelumnya, Jirayut mengungkapkan bahwa ia telah melakukan persiapan khusus untuk peran utama ini. Dari latihan berbicara di depan kamera hingga mempelajari karakter Sakti secara mendalam, ia berusaha memperbaiki kemampuan aktingnya. “Saya berharap bisa menjadi solusi untuk memberikan penampilan yang memuaskan, baik dalam dialog maupun adegan action,” katanya. Meski masih terdapat kegugupan, ia yakin pengalaman ini akan menjadi fondasi untuk langkah selanjutnya di dunia perfilman.

Leave a Comment