Superskor

New Policy: Persib Ganti Pelatih, Bojan Hodak Jadi Penasehat Klub, Igor Tolic Naik Jabatan

Persib Bandung Mengumumkan Pergantian Pelatih dalam New Policy Terbaru New Policy - Persib Bandung resmi mengumumkan perubahan besar dalam struktur timnya

Desk Superskor
Published Mei 26, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Persib Bandung Mengumumkan Pergantian Pelatih dalam New Policy Terbaru

New Policy – Persib Bandung resmi mengumumkan perubahan besar dalam struktur timnya melalui New Policy terbaru. Pergantian ini memutuskan untuk mengganti posisi pelatih kepala Bojan Hodak menjadi penasehat teknis, sementara Igor Tolic, asisten pelatih, mendapatkan jabatan baru sebagai pelatih utama. Pengumuman dibuat klub melalui media sosial pada Senin (25/5/2026) malam, menandai transisi strategis dalam mengelola tim berprestasi tersebut.

Keberhasilan Tiga Musim Beruntun Membawa Perubahan

Dalam New Policy ini, Persib Bandung menjelaskan bahwa keputusan berganti pelatih bukanlah hasil dari kegagalan, melainkan bagian dari rencana jangka panjang untuk mengembangkan klub secara berkelanjutan. Bojan Hodak, yang memimpin Persib selama tiga musim terakhir dan membawa tim meraih gelar juara Super League, kini menjadi Penasehat Grup Teknis. Sementara Igor Tolic, yang telah membantu selama beberapa tahun, kini ditunjuk sebagai pelatih kepala. Perubahan ini diharapkan bisa memberikan stabilitas lebih dalam pengembangan tim.

Bojan Hodak dikenal sebagai pelatih yang sukses membawa Maung Bandung menjadi pemenang tiga kali berturut-turut dalam Liga Indonesia modern. Prestasi ini dianggap sebagai bukti kemampuan dirinya dalam mengatur taktik dan manajemen bisnis klub. Dengan peran baru sebagai penasehat teknis, ia akan fokus pada aspek strategis dan kontinuitas keberhasilan, sementara Igor Tolic akan memimpin tim secara langsung dengan visi baru.

Momen-Momen Konvoi Juara Persib: HP Frans Putros Hilang, Barba Kena Getok Tiang Bendera

Persib memastikan kemenangan sebagai juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara dalam laga penutup, Sabtu (23/5/2026) siang. Gelar ketiga beruntun ini menjadi dasar untuk New Policy yang dijalankan klub, termasuk pembagian tugas antara pelatih dan penasehat teknis. Meski tim sempurna dalam mengakhiri musim, klub tetap ingin mengembangkan struktur manajemen untuk meraih prestasi lebih besar di masa depan.

“New Policy ini bertujuan untuk menyelaraskan pengelolaan tim di lapangan dengan manajemen klub secara menyeluruh. Dengan Bojan Hodak yang menjadi penasehat, Persib bisa mempertahankan keunggulan teknis sekaligus mengembangkan aspek bisnis dan keuangan,” terang pernyataan klub dalam pengumumannya.

Igor Tolic, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih, dinilai memiliki kapasitas untuk mengambil alih tugas pelatih kepala. Pengalaman dua tahun terakhir sebagai pelatih kesebelasan, termasuk di bawah arahan Bojan Hodak, menjadi bekal untuk mengelola tim secara mandiri. Dalam New Policy ini, Igor akan fokus pada implementasi taktik dan pengembangan pemain lokal, sementara Bojan berperan dalam menyelaraskan visi klub dengan keputusan teknis dan operasional.

Kebijakan baru ini juga mencakup penyesuaian struktur tim dan pelatih lainnya. Meski perubahan pelatih kepala menjadi fokus utama, Persib juga menekankan pentingnya New Policy dalam memperkuat tim senior dan mengidentifikasi talenta muda. Dengan demikian, klub dapat menjaga konsistensi performa di lapangan sekaligus membangun fondasi untuk kesuksesan jangka panjang.

Kebijakan Pergantian Pelatih yang Penuh Harapan

Dalam New Policy yang diterapkan, Persib Bandung berharap bisa menciptakan sistem manajemen yang lebih efektif. Bojan Hodak, dengan pengalaman internasionalnya, akan memberikan masukan teknis dan melibatkan diri dalam kebijakan jangka panjang klub, sementara Igor Tolic diharapkan mampu memimpin tim dengan strategi yang lebih modern dan kompetitif. Perubahan ini juga menunjukkan komitmen klub untuk menjaga kualitas coaching di semua level.

Keputusan ini mencerminkan visi klub untuk menyelaraskan kekuatan teknis dan bisnis. New Policy mengatur pembagian peran yang lebih jelas, sehingga setiap aspek pengelolaan tim bisa terjaga dengan optimal. Igor Tolic, yang telah menunjukkan kapasitas sebagai asisten pelatih, dinilai mampu menghadapi tantangan baru dengan profesionalisme. Dengan kata lain, New Policy Persib Bandung menciptakan keseimbangan antara pengalaman dan inovasi.

Perubahan ini juga menarik karena Bojan Hodak meninggalkan posisi pelatih dalam kondisi sangat sukses. Ia membawa Persib meraih gelar juara ketiga beruntun, serta memperoleh penghargaan pelatih terbaik selama tiga musim. Dengan New Policy, ia akan terus berkontribusi, meski dalam kapasitas baru. Sementara Igor Tolic, yang merupakan bagian dari tim yang sukses, diharapkan bisa melanjutkan tradisi tersebut dengan menghadirkan permainan yang lebih dinamis dan mengikat.

Strategi New Policy ini menunjukkan bahwa Persib Bandung tidak hanya fokus pada hasil di lapangan, tetapi juga pada pengelolaan tim secara menyeluruh. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan konsistensi kesuksesan, baik melalui pengembangan strategi taktis maupun peningkatan kualitas pemain. Dengan peran baru, Bojan Hodak akan tetap terlibat dalam proses pembinaan, sementara Igor Tolic diharapkan memimpin di bawah bimbingan teknis yang lebih luas.

Dalam New Policy yang diterapkan, Persib Bandung menegaskan bahwa keberhasilan masa lalu tidak akan menghentikan inovasi. Kebijakan ini diharapkan mampu menawarkan pendekatan baru untuk menantang kompetitif dalam era sepak bola yang terus berkembang. Dengan tugas yang lebih jelas dan fokus yang terarah, klub ini bisa memperkuat posisi sebagai salah satu tim unggulan di Indonesia.

Leave a Comment