Pesta dan Tangisan di London Malam Ini, Arsenal Angkat Trofi, Tottenham di Penghujung Degradasi
Pesta dan Tangisan di London Malam – Malam ini, dalam pertandingan penutup Liga Inggris, London akan menjadi panggung bagi dua nasib yang bertolak belakang. Arsenal, yang telah menantikan kemenangan di Premier League selama 22 tahun, akhirnya meraih gelar usai mengalahkan Crystal Palace di Selhurst Park Stadium, London Selatan, pada Minggu (24/5/2026) pukul 22.00 WIB. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi para penggemar The Gunners, karena menandai penantian yang berlangsung lebih dari dua dekade.
Di sisi lain, Tottenham kini berada di ambang degradasi, menyelesaikan musim dengan kekecewaan. Meski hasil pertandingan malam ini tidak mengubah peringkat akhir klasemen, untuk para pemain, ini tetap menjadi hari yang berat. Contohnya, Bukayo Saka, yang kini baru berusia 16 tahun, akan mengingat malam ini sebagai kenangan dari masa kecilnya, ketika Thierry Henry dan koleganya memenangkan Invincible musim 2003/2004. Untuk generasi muda seperti Max Dowmann, ini adalah penutupan era yang berbeda.
London Utara dan Timur TRIBUNNEWS.COM
Sebelum pertandingan dimulai, para pemain Crystal Palace melakukan penghormatan spesial kepada Arsenal. Mereka berdiri membentuk barisan yang saling menghadap di lapangan, memberi tepuk tangan saat The Gunners masuk ke zona pertandingan. Momen ini terasa istimewa bagi Eberechi Eze, yang pernah dibesarkan di klub tersebut sebelum bergabung dengan Arsenal musim panas 2025.
Keduanya melakukan rotasi pemain besar-besaran, mengistirahatkan para penggawa yang akan tampil di final Liga Champions dan Liga Konferensi Eropa pekan depan. Crystal Palace akan berlaga lebih dulu melawan Rayo Vallecano di Red Bull Arena, Leipzig, pada Kamis (28/5), sementara Arsenal menantikan laga final Liga Champions di Budapest Arena, Hungaria, melawan Paris Saint-Germain.
Kemudian, setelah peluit panjang dibunyikan, akan ada upacara perpisahan. Oliver Glasner, pelatih Crystal Palace, akan menyampaikan ucapan selamat tinggal kepada penonton Selhurst Park, sebelum memulai babak baru di musim depan. Sementara itu, Arsenal melanjutkan ritualnya dengan mengangkat trofi Liga Inggris, yang selama tiga musim terakhir hanya berjarak satu langkah.
