What Happened During: Baterai iPhone 18 Pro Hanya Naik Tipis dari iPhone 17 Pro
What Happened During menyebutkan bahwa sebelum peluncuran iPhone 18 Pro pada September 2026, berbagai informasi terkini mengungkapkan perubahan kecil dalam desain baterai perangkat. Meski ada ekspektasi tinggi akan kemajuan teknologi, rumor menyebutkan bahwa peningkatan kapasitas baterai hanya sekitar 36 mAh di pasar AS dan 68 mAh di Tiongkok, dibandingkan generasi sebelumnya.
Perbedaan Baterai dan Pembaruan Teknologi
Menurut sumber media Digital Chat Station, Apple sedang menguji dua versi iPhone 18 Pro dengan kapasitas baterai berbeda. Versi AS akan menggunakan baterai 4.288 mAh, sedangkan model Tiongkok dilaporkan memiliki 4.056 mAh. What Happened During menyoroti bahwa perbedaan ini terkait dengan keputusan teknis untuk mengadopsi eSIM di pasar AS, yang memungkinkan penggunaan ruang baterai lebih efisien.
Caption dari Digital Chat Station menegaskan bahwa Apple mengadopsi eSIM di iPhone 18 Pro AS, memengaruhi kapasitas baterai yang lebih kecil dibandingkan dengan model Tiongkok.
Di sisi lain, versi Tiongkok iPhone 18 Pro mungkin menawarkan sedikit peningkatan dalam kepadatan daya, karena desain slot SIM fisik memungkinkan penggunaan baterai yang lebih besar. What Happened During mencatat bahwa keputusan ini mencerminkan strategi Apple untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna di berbagai pasar, sekaligus mengoptimalkan ruang dalam perangkat.
Pertanyaan Mengenai Kinerja dan Konsumen
Banyak pengguna mulai mempertanyakan apakah peningkatan baterai yang tipis akan memenuhi ekspektasi. What Happened During menyoroti bahwa peningkatan ini tergolong kecil jika dibandingkan dengan inovasi dari produsen kompetitor, seperti OnePlus 15 dan Xiaomi 17 Ultra yang dianggap memiliki kapasitas baterai hingga 6.400 mAh atau 6.800 mAh. Perbandingan ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan Apple dalam pengembangan perangkat.
Dilaporkan oleh PhoneArena, iPhone 18 Pro AS memiliki peningkatan baterai minimal, sementara model Tiongkok justru menawarkan sedikit kemajuan lebih besar.
Dalam konteks What Happened During, peluncuran iPhone 18 Pro juga mengundang perdebatan mengenai keseimbangan antara desain dan kinerja. Banyak pengguna berharap Apple memberikan peningkatan baterai yang lebih signifikan, terutama mengingat kebutuhan daya yang meningkat seiring penggunaan aplikasi dan layanan digital yang semakin intens. Namun, dengan perbedaan kapasitas antara kedua versi, mungkin Apple sedang memprioritaskan aspek lain seperti layar atau kamera.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa keputusan ini bisa menjadi hasil dari persaingan ketat di industri ponsel. What Happened During mencatat bahwa produsen Tiongkok seperti Xiaomi dan OnePlus telah menunjukkan inovasi besar dalam desain baterai, yang mungkin mendorong Apple untuk mengambil langkah serupa dalam beberapa tahun ke depan. Kini, iPhone 18 Pro menjadi contoh bagaimana keputusan teknis bisa memengaruhi pengalaman pengguna.
Sejumlah sumber menyatakan bahwa peningkatan baterai yang tipis di iPhone 18 Pro AS mungkin terkait dengan efisiensi penggunaan daya dari komponen baru, seperti chipset A18 Pro dan layar ProMotion. What Happened During memperkirakan bahwa perbaikan di sektor ini bisa mengimbangi penurunan kapasitas baterai, meski pengguna tetap mengharapkan perbaikan lebih besar.
Menurut Mac Rumors, iPhone 17 Pro versi Tiongkok memiliki kapasitas baterai 3.988 mAh, sedangkan versi AS menawarkan 4.252 mAh sebelum ditingkatkan menjadi 4.288 mAh.
Dalam What Happened During, rumor mengenai iPhone 18 Pro juga menyebutkan bahwa desain warna mungkin menjadi salah satu hal yang diperbarui. Model dengan baterai lebih besar di Tiongkok bisa menjadi pilihan yang lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan lebih lama. Sementara itu, versi AS mungkin tetap fokus pada penggunaan eSIM sebagai inovasi utama.
