Seleb

Key Issue: Pengalaman Frislly Herlind di Lokasi Syuting ‘Sajen Satu Suro’, Ketemu Genderuwo

Frislly Herlind Ceritakan Pengalaman Syuting Film Horor 'Sajen Satu Suro', Temui Genderuwo Key Issue: TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aktris Frislly Herlind membuka

Desk Seleb
Published Mei 15, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Frislly Herlind Ceritakan Pengalaman Syuting Film Horor ‘Sajen Satu Suro’, Temui Genderuwo

Key Issue: TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aktris Frislly Herlind membuka cerita tentang pengalaman menegangkan yang dialaminya saat memerankan karakter Laura dalam film horor ‘Sajen Satu Suro’. Ia menjelaskan bahwa Key Issue terbesar dalam produksi film ini adalah suasana lokasi yang dianggap penuh energi gaib. Lokasi syuting dipilih secara sengaja untuk menciptakan atmosfer misterius dan ketakutan yang konsisten sepanjang proses pembuatan. Film yang diproduksi oleh PIM Pictures ini berhasil menghadirkan kesan tak terlupakan, terutama bagi para pemain dan kru yang terlibat.

Penyamaran Karakter dan Pengalaman Menegangkan

Karakter Laura, yang diperankan Frislly, memiliki sifat unik yang jauh berbeda dari dirinya. “Laura itu ramai, apa pun buat konten. Dia penakut tapi penasaran,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa Key Issue dalam memerankan tokoh ini adalah memadukan antusiasme dan ketakutan secara alami. “Karakter Laura memang berbeda banget sama aku,” katanya sambil tertawa. Proses syuting di lokasi-lokasi angker seperti kuburan, rumah kosong, dan jembatan bersejarah memperkuat kesan takut-takut yang menghiasi cerita.

“Laura itu rame, apa pun buat konten. Dia penakut tapi penasaran,”

“Beda banget kan sama aku,”

Atmosfer Takut-Takut di Lokasi Syuting

Lokasi syuting ‘Sajen Satu Suro’ terasa berbeda karena memanfaatkan tempat asli yang disebut angker. Frislly mengungkapkan bahwa Key Issue dalam pembuatan film ini adalah kesan menegangkan yang menghiasi setiap adegan. “Set yang dipilih benar-benar tempat horor asli. Kuburan, rumah kosong, sampai jembatan dengan cerita mistis sendiri,” jelasnya. Ia juga menyebut bahwa beberapa kru mengalami gangguan selama proses syuting, termasuk kejadian tak terduga seperti genset mati yang terjadi di lokasi luar rumah.

“Di set rumah itu serem banget karena ada sosok gede banget, item, cowok. Kalau di sini mungkin disebut genderuwo,”

Menurut Frislly, Key Issue utama yang dihadapi adalah menciptakan kesan realistis dari atmosfer gaib. “Kita harus membangun ketegangan sejak awal, bukan hanya saat adegan dimulai,” katanya. Lokasi yang dipilih memiliki keunikan karena memadukan elemen nyata dengan suasana mistis, sehingga menambah misteri film ini. Ia juga menjelaskan bahwa para pemain diwajibkan beradaptasi dengan kondisi tersebut untuk memperkuat kepercayaan penonton.

Pengalaman Membangun Ketenangan dan Kebiasaan Pemain

Key Issue lainnya adalah bagaimana Frislly dan tim berusaha membangun ketenangan untuk syuting. “Kita harus menciptakan suasana yang sangat gelap dan sunyi agar penonton merasa nyaman dengan ketegangan yang hadir,” katanya. Ia mengatakan bahwa pemain dan kru dibiasakan untuk menenangkan diri sebelum memasuki adegan. “Kita terkadang perlu berdoa sebelum syuting, apalagi di lokasi yang dianggap keramat,” tambahnya.

“Kita harus menciptakan suasana yang sangat gelap dan sunyi agar penonton merasa nyaman dengan ketegangan yang hadir,”

Proses syuting di lokasi angker juga menghadirkan tantangan psikologis. Frislly mengakui bahwa Key Issue ini membuatnya merasa kewalahan. Namun, ia tetap berusaha untuk mempertahankan fokus. “Kadang, saat kita sedang syuting, muncul kejadian tak terduga yang membuat suasana lebih seram,” ujarnya. Meski demikian, ia menilai pengalaman tersebut sangat berharga untuk memperkaya kualitas film.

“Kadang, saat kita sedang syuting, muncul kejadian tak terduga yang membuat suasana lebih seram,”

Leave a Comment