Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari Pendidikan: Strategis Peradi Profesional dan UNISBA untuk Pendidikan Advokat Beritahitam.com – Upaya meningkatkan
Kemitraan Strategis Peradi Profesional dan UNISBA untuk Pendidikan Advokat
Beritahitam.com – Upaya meningkatkan mutu profesi advokat di Indonesia memerlukan fondasi yang kuat dari sistem pendidikan hukum. Menurut Ketua Umum Peradi Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., CREL., langkah ini harus dimulai dari penguatan kurikulum yang adaptif serta sinergi intensif antara perguruan tinggi dan organisasi advokat. Dalam keterangannya pada Rabu (22/7/2026), ia menekankan bahwa kolaborasi tersebut merupakan strategi penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang menghasilkan advokat profesional, berintegritas, dan berkarakter.
Penandatanganan Kesepakatan di Kampus UNISBA
Komitmen tersebut diwujudkan melalui serangkaian penandatanganan dokumen resmi di Ruang Rektorat Universitas Islam Bandung. Peradi Profesional menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan universitas tersebut, sekaligus Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Hukum UNISBA.
MoU ditandatangani oleh Rektor UNISBA, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama Harris Arthur Hedar. Sementara itu, PKS disahkan oleh Dekan Fakultas Hukum UNISBA, Prof. Dr. Efik Yusdiansyah, S.H., M.Hum., yang juga hadir bersama Harris dalam acara tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UNISBA, Prof. Dr. Hj. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., serta jajaran pimpinan universitas, para wakil dekan, dan delegasi Peradi Profesional. Delegasi Peradi Profesional dipimpin langsung oleh Harris Arthur Hedar bersama Ketua Dewan Pembina, Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., dan pengurus lainnya.
Implementasi Kolaborasi dalam Pendidikan Advokat
Melalui kerja sama ini, kedua institusi akan menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Pendidikan Profesi Advokat (PPA). Cakupan kolaborasi juga mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, seminar, pelatihan, kuliah umum, diskusi ilmiah, dan berbagai kegiatan akademik lainnya.
“Peningkatan kualitas profesi advokat harus dimulai dari pendidikan hukum yang bermutu, kurikulum yang adaptif, serta sinergi yang erat antara akademisi dan praktisi hukum,” ujar Harris dalam keterangannya.
Harris menjelaskan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan bagian integral dalam mempersiapkan advokat yang tidak hanya menguasai aspek hukum, tetapi juga memiliki integritas, etika profesi, dan kemampuan menghadapi tantangan perkembangan hukum nasional maupun global. Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari pendidikan yang berkualitas, sehingga kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk masa depan profesi advokat Indonesia.
Komitmen Jangka Panjang untuk Supremasi Hukum
Rektor UNISBA, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan tersebut. Ia menegaskan komitmen universitas untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Peradi Profesional dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang hukum.
Sebagai bentuk implementasi nyata, UNISBA menyediakan ruang kegiatan khusus bagi Peradi Profesional di lingkungan kampus. Fasilitas tersebut akan berfungsi sebagai pusat penyelenggaraan PKPA, PPA, seminar, kuliah umum, diskusi ilmiah, pendidikan berkelanjutan, koordinasi program bersama, serta berbagai aktivitas akademik dan profesi lainnya.
“Penyediaan fasilitas tersebut mencerminkan bahwa kerja sama ini diwujudkan melalui langkah nyata yang memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, advokat, dan masyarakat,” ujar Harits.
Ke depan, kedua institusi berkomitmen mengembangkan berbagai program yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, memperkuat penelitian hukum, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta membangun forum akademik yang mampu menjawab perkembangan hukum nasional maupun internasional.
Di akhir pertemuan, Peradi Profesional dan UNISBA sepakat menjaga komunikasi yang intensif, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh program yang telah disepakati dapat direalisasikan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Kerja sama strategis ini diharapkan menjadi model sinergi antara organisasi advokat dan perguruan tinggi dalam membangun pendidikan hukum yang modern, berkualitas, serta mendukung tegaknya supremasi hukum, kepastian hukum, dan keadilan di Indonesia. Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari langkah-langkah konkret seperti ini untuk menciptakan generasi advokat yang unggul.
Related SEO Topics
- Home
- Artikel terkait Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari Pendidikan
- Terjemahan Lirik Lagu One Day In Your Life – Michael Jackson: You’ll Remember Me Somehow
- Modal Positif Jelang Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Libas Bali United 3-0, John Herdman Puas!
- Presiden Prabowo Akan Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang Sore Ini
- Laba Jasaraharja Putera Melonjak 41 Persen Jadi Rp234 Miliar, Pendapatan Tembus Rp1,61 Triliun
Frequently Asked Questions
Apa itu Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari Pendidikan?
Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari Pendidikan adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.
Mengapa Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari Pendidikan penting?
Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari Pendidikan penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.
Bagaimana cara memakai panduan Kualitas Profesi Advokat Dimulai dari Pendidikan ini?
Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

