Seleb

Facing Challenges: Syuting Adegan Maraton Children of Heaven Sempat Terkendala, Jared Ali Alami Cantengan

ldren of Heaven Sempat Terkendala, Jared Ali Alami Cantengan Facing Challenges menjadi bagian integral dalam proses pembuatan film Children of Heaven versi

Desk Seleb
Published Mei 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Syuting Adegan Maraton Children of Heaven Sempat Terkendala, Jared Ali Alami Cantengan

Facing Challenges menjadi bagian integral dalam proses pembuatan film Children of Heaven versi Indonesia yang kini mendekati akhir produksi. Hanung Bramantyo, sutradara ternama yang mengarahkan film ini, mengungkapkan bahwa adegan maraton yang melibatkan ratusan anak menjadi salah satu bagian paling menantang dalam seluruh proses syuting. Meski telah merancang skenario yang seimbang dan menyiapkan kondisi kerja yang optimal, tantangan tak terduga terus muncul, mengganggu rencana awal. Salah satu cerita menarik yang diangkat dalam film ini adalah bagaimana para pemain cilik harus bertahan dalam adegan yang membutuhkan konsistensi fisik sepanjang hari, tanpa henti.

Tantangan Selama Syuting Adegan Maraton

Syuting adegan maraton membutuhkan koordinasi ketat antara tim produksi, pemain, dan juga setiap anak yang terlibat. Tantangan utama terletak pada kelelahan fisik para bintang cilik, yang harus lari berulang kali dalam kondisi panas dan lembap. Hanung Bramantyo menjelaskan bahwa ia berusaha membuat proses syuting seefisien mungkin agar para anak tidak terlalu terbebani. Namun, meski telah diberikan istirahat yang cukup, kelelahan terus menghantui, terutama di adegan yang membutuhkan kecepatan tinggi.

“Kami ingin membuat pengalaman syuting sebaik mungkin untuk anak-anak. Namun, saat menembus adegan maraton, kenyataannya adalah mereka terus-menerus bergerak. Dan itulah yang membuat setiap bagian prosesnya penuh dengan Facing Challenges,”

kata Hanung Bramantyo dalam wawancara di Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2026).

Bukan hanya kelelahan fisik, tetapi juga kesulitan mengatur waktu serta konsistensi dalam mengambil adegan. Hanung menyebutkan bahwa pembuatan film ini dirancang agar seluruh proses bisa berjalan lancar, tetapi tantangan justru muncul di hari pertama syuting. Selama adegan berlangsung, konsistensi jalan-jalan dan lari-lari para pemain menghasilkan kondisi yang tidak terduga, terutama pada Jared Ali.

Kondisi yang Memicu Pemutusan Syuting

Jared Ali, salah satu pemeran utama dalam film ini, menjadi korban dari Facing Challenges yang terjadi selama pengambilan adegan maraton. Dalam wawancara yang sama, Hanung Bramantyo menjelaskan bahwa Jared harus terus-menerus berjalan dan berlari dalam sepatu yang basah akibat kontinuitas adegan. “Sudah kumpul 500 anak, saya dibisikin Ali enggak bisa ikut syuting,” kata Hanung. “Karena apa? Karena kakinya cantengan,” tambahnya.

Cedera yang dialami Jared Ali terjadi akibat penggunaan sepatu yang sama sepanjang proses syuting. Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa keintensifan adegan maraton membuat Jared terus-menerus mengenakan sepatu yang basah, yang akhirnya menyebabkan cedera pada kaki. “Ternyata selama syuting sepatunya kan basah karena continuity. Saking intensnya, dia nunggu adegan masih pakai sepatu itu, lari-lari, jalan-jalan. Akhirnya virus itu masuk,” jelas Hanung.

Peran Pemain Cilik dalam Proses Syuting

Children of Heaven versi Indonesia tidak hanya menggambarkan kisah tentang kehidupan anak-anak, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya peran mereka dalam proses syuting. Ratusan anak yang terlibat harus memahami alur cerita dan bermain dengan intensitas tinggi, tanpa bantuan dari teknologi atau latihan intensif. Hanung Bramantyo menekankan bahwa ia memilih anak-anak yang belum terlalu terbiasa dengan pertunjukan untuk menjaga keaslian kisah.

Selama adegan berlangsung, Hanung juga menjaga komunikasi terus-menerus dengan para pemain untuk memastikan mereka tetap fokus dan semangat. “Anak-anak itu harus bermain dengan alami, dan itu membutuhkan Facing Challenges yang cukup besar. Tapi, saya yakin mereka bisa melewatinya,”

lanjut Hanung.

Penyesuaian dan Pemulihan dalam Produksi

Setelah Jared Ali mengalami cedera, tim produksi segera melakukan penyesuaian untuk memastikan film tetap bisa selesai sesuai jadwal. Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa kondisi ini justru memperkaya cerita, karena terlihat bagaimana anak-anak berusaha melalui tantangan mereka. “Jadi, meskipun ada hambatan, itu justru memperkuat narasi film. Anak-anak itu menghadapi Facing Challenges yang sebenarnya adalah bagian dari kisah mereka sendiri,”

terang Hanung.

Sebagai penyesuaian, tim produksi mengambil waktu tambahan untuk pemulihan Jared Ali, sekaligus mengubah strategi syuting agar tidak terulang. Hal ini menunjukkan bagaimana pentingnya adaptasi dalam industri film, terutama ketika ada faktor tak terduga seperti kondisi fisik pemain. Meski ada hambatan, Hanung yakin film ini tetap bisa terwujud dengan kekuatan kompetensi tim dan semangat para pemain cilik.

Proyeksi Rilis dan Harapan Masyarakat

Children of Heaven versi Indonesia akan dirilis di bioskop mulai 27 Mei 2026. Film ini diharapkan bisa memberikan pengalaman baru bagi penonton, terutama dalam menggambarkan perjuangan anak-anak di tengah situasi yang memaksa mereka menghadapi Facing Challenges. Tidak hanya Jared Ali, para pemain lain seperti Humaira Jahra, Andri Mashadi, Faradina Mufti, Slamet Rahardjo, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Muhadkly Acho, Reza Nangin, Benidictus Siregar, dan Lolox juga berkontribusi dalam memperkaya kisah ini.

Leave a Comment