Nasional

Menaker Yassierli Perkuat Peran Balai Vokasi sebagai Talent dan Innovation Hub

Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi saksi sejarah bagi transformasi layanan ketenagakerjaan nasional. Menaker Yassierli Perkuat Peran Balai Vokasi dan

Desk Nasional
Published Agustus 6, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Anthony Moore - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Menaker Yassierli Perkuat Balai Vokasi Jadi Hub Talenta dan Inovasi
  2. FAQ: Pertanyaan Seputar Program Balai Vokasi
  3. Related Reading

Menaker Yassierli Perkuat Balai Vokasi Jadi Hub Talenta dan Inovasi

Beritahitam.com – Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi saksi sejarah bagi transformasi layanan ketenagakerjaan nasional. Menaker Yassierli Perkuat Peran Balai Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari sebagai pusat pengembangan talenta dan inovasi yang terintegrasi. Dalam acara Silaturahmi dan Penguatan Pegawai pada Rabu (5/8/2026), Menaker menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari birokrasi administratif menuju organisasi yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja.

Transformasi Budaya Kerja ASN Kemnaker

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kemnaker tidak lagi cukup hanya menjalankan tugas rutin sesuai prosedur. Mereka harus menjadi penggerak solusi yang mampu menghadirkan jawaban konkret atas berbagai tantangan ketenagakerjaan nasional. Setiap pegawai diharapkan berpikir dengan perspektif nasional dalam menjalankan fungsinya sehari-hari.

“Kita harus berpikir sebagai ASN kementerian dengan cara pandang nasional. Tantangan kita adalah bagaimana menghadirkan solusi atas persoalan pengangguran. Setiap individu memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan melalui semangat The Power of One,” ujar Menaker Yassierli dengan penuh semangat.

Transformasi ini mencakup penguatan kompetensi teknis maupun soft skills para ASN. Menaker menekankan bahwa pengembangan diri harus menjadi budaya organisasi yang berkelanjutan, bukan sekadar program tahunan yang bersifat formalitas.

Konsep Nice Place to Grow dalam Praktik

Untuk mewujudkan transformasi tersebut, Menaker memperkenalkan konsep Nice Place to Grow sebagai kerangka membangun lingkungan kerja yang kolaboratif dan inklusif. Dalam ekosistem ini, setiap pegawai didorong untuk terus berkembang, berani mengemukakan gagasan baru, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

Keberhasilan sebuah balai pelatihan tidak lagi diukur semata-mata dari jumlah pelatihan yang terselenggara. Seluruh komponen, mulai dari instruktur hingga staf administrasi, harus terus berinovasi agar lulusan memiliki akses nyata ke pasar kerja dan dapat terserap dalam dunia usaha maupun industri.

Konsep ini juga mencakup penguatan sistem evaluasi berbasis hasil yang memberikan umpan balik konstruktif bagi setiap unit kerja. Dengan pendekatan ini, setiap balai dapat mengidentifikasi area perbaikan dan peluang pengembangan secara mandiri.

Balai Vokasi sebagai Talent & Innovation Hub

Sejalan dengan visi tersebut, balai-balai pelatihan vokasi, termasuk BPVP Kendari, akan terus diperkuat fungsinya sebagai pusat pengembangan talenta dan inovasi. Balai tidak hanya menjadi lokasi pelatihan, tetapi juga pusat kolaborasi, konsultasi usaha, peningkatan produktivitas, serta penyedia layanan ketenagakerjaan berbasis digital.

Menaker mengajak seluruh ASN menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Keberhasilan kementerian tidak diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, termasuk dalam mempercepat penurunan pengangguran.

Penguatan ini juga mencakup pengembangan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung proses pembelajaran daring dan luring secara simultan. Balai vokasi akan menjadi pusat data ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan sistem informasi nasional.

FAQ: Pertanyaan Seputar Program Balai Vokasi

Apa saja program unggulan yang dikembangkan oleh Balai Vokasi Kendari?

Balai Vokasi Kendari mengembangkan berbagai program unggulan meliputi pelatihan vokasi berbasis kompetensi, program magang industri, konsultasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta sertifikasi keahlian sesuai standar nasional dan internasional.

Bagaimana cara masyarakat mengakses layanan Balai Vokasi?

Masyarakat dapat mengakses layanan melalui portal digital resmi atau datang langsung ke kantor Balai Vokasi Kendari. Layanan tersedia untuk umum, pelaku usaha, dan institusi pendidikan yang ingin mengembangkan kerjasama.

Apa peran Menaker Yassierli dalam pengembangan Balai Vokasi?

Menaker Yassierli Perkuat Peran Balai Vokasi melalui kebijakan penguatan anggaran, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta integrasi sistem informasi ketenagakerjaan nasional.

Berapa target penyerapan lulusan program vokasi dalam dua tahun ke depan?

Target pemerintah adalah meningkatkan penyerapan lulusan program vokasi hingga 85 persen dalam dua tahun ke depan melalui penguatan kerjasama dengan dunia usaha dan industri.

Fondasi Kepercayaan Publik

Perubahan budaya kerja ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat berbagai program prioritas Kemnaker. Kepercayaan terhadap transformasi yang dilakukan Kemnaker mulai tercermin dari meningkatnya dukungan pemerintah terhadap pengembangan program vokasi dan MagangHub. Melalui program-program tersebut, semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mengakses dunia kerja.

Dalam kesempatan itu, Menaker juga menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan dipercaya masyarakat. Dengan demikian, setiap langkah transformasi akan berjalan sesuai dengan visi dan misi kementerian untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan berkelanjutan.

Leave a Comment