Bisnis

Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda Beroperasi Tahun 2028, Pemkab Bogor Dukung Penuh

Kabupaten Bogor bersiap menyambut kehadiran infrastruktur transportasi yang akan mengubah dinamika konektivitas regional. Jalan Tol

Desk Bisnis
Published Agustus 6, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : David Wilson - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Tol Sawangan Bojonggede Salabenda Beroperasi 2028, Pemkab Bogor Dukung
  2. Related Reading

Tol Sawangan Bojonggede Salabenda Beroperasi 2028, Pemkab Bogor Dukung

Beritahitam.com – Kabupaten Bogor bersiap menyambut kehadiran infrastruktur transportasi yang akan mengubah dinamika konektivitas regional. Jalan Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda diproyeksikan mulai beroperasi pada tahun 2028 mendatang. Proyek strategis ini tidak hanya diharapkan memperlancar arus kendaraan, tetapi juga menjadi daya tarik bagi para investor yang ingin menanamkan modal di wilayah Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, telah menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap percepatan pembangunan proyek ini.

Dukungan Pemkab Bogor untuk Percepatan Konstruksi

Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten akan memfasilitasi seluruh proses yang berada dalam kewenangannya. Tujuannya adalah memastikan tahapan konstruksi dan perizinan berjalan tanpa hambatan yang berarti. Dalam pernyataannya pada Rabu, 5 Agustus 2026, bupati menegaskan peran aktif pemerintah kabupaten dalam mendukung proyek tol ini.

Kami memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen membantu seluruh proses yang menjadi kewenangan daerah, baik dari aspek administratif maupun dukungan di lapangan, sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan lancar.

Menurut Rudy, kehadiran infrastruktur transportasi ini akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal. Konektivitas antarwilayah yang lebih baik diyakini mampu menarik minat investor untuk menanamkan modal di wilayah Bogor. Dukungan ini mencakup berbagai aspek mulai dari perizinan hingga koordinasi dengan pihak pengembang.

Visi Pengembang: Menghubungkan Tiga Titik Penting

Informasi mengenai rencana pembangunan ini disampaikan langsung oleh pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Babah Alun. Ia menyampaikan kabar baik usai melakukan pertemuan dengan Bupati Bogor di Cibinong, Jawa Barat, pada hari yang sama. Jalan tol baru ini merupakan bagian integral dari pengembangan jaringan Tol Depok-Antasari.

Rute yang direncanakan menghubungkan tiga titik penting, yaitu Sawangan, Bojonggede, dan Salabenda. Jusuf Hamka menjelaskan konsep dasar pembangunan tersebut dengan sederhana. Ia menekankan bahwa proyek ini akan menciptakan koridor transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat.

Kita mau bangun jalan tol yang dari Sawangan ke Bojonggede, dan dari Bojonggede ke Salabenda.

Lebih jauh, ia menguraikan bahwa ruas tol ini tidak hanya akan terintegrasi dengan Tol Depok-Antasari, tetapi juga terhubung dengan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road atau BORR. Rencana pengembangan jaringan bahkan mencakup perluasan hingga ke wilayah Caringin. Hal ini menunjukkan ambisi pengembang untuk menciptakan jaringan transportasi yang komprehensif.

Kalau yang Salabenda ini kelar, nanti sambung ke BORR, ke Caringin, kita buat.

Optimisme Investasi dan Koordinasi Teknis

Pembahasan teknis mengenai proyek ini dijadwalkan akan berlangsung dalam rapat yang akan diselenggarakan pada pekan depan. Jusuf Hamka menilai bahwa koordinasi erat dengan Pemkab Bogor menjadi faktor kunci keberhasilan proyek. Ia memuji responsivitas para pejabat daerah, termasuk Sekda dan Kepala Kantor BPN yang dinilai kompeten dalam urusan tol.

Pemkab Bogor ada Sekda dan kepala Kantor BPN yang jago, ngerti jalan tol, bahkan Pak Bupatinya responsif.

Babah Alun juga mengungkapkan optimisme tinggi terkait prospek investasi di Bogor. Ia membandingkan potensi keuntungan proyek ini dengan pengalaman sebelumnya membangun Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Meskipun panjang ruas di Bogor lebih pendek, ia yakin wilayah ini akan memberikan hasil finansial yang lebih baik.

Kemarin kita bangun Sumedang 62 Km, di Bogor nanti kita baru 20-30 Km yang nanti kita bikin sambungin terus. Insya Allah wilayah Bogor lebih cuan, kalau Sumedang kita masih belum cuan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Tol Sawangan Bojonggede Salabenda

Kapan Tol Sawangan Bojonggede Salabenda diperkirakan beroperasi? Tol ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028 setelah seluruh tahapan konstruksi selesai.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam pembangunan tol ini? Pihak yang terlibat meliputi Pemkab Bogor, Jusuf Hamka (Babah Alun) sebagai pengembang, serta berbagai instansi terkait di tingkat daerah dan nasional.

Bagaimana tol ini terhubung dengan jaringan tol lainnya? Tol ini akan terintegrasi dengan Tol Depok-Antasari dan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), dengan rencana perluasan hingga Caringin.

Apa dampak positif tol ini bagi masyarakat Bogor? Dampak positif meliputi pemudahan akses transportasi, peningkatan nilai properti, dan peluang investasi yang lebih luas bagi masyarakat lokal.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan visi jelas dari pengembang, proyek tol ini diharapkan dapat terealisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Masyarakat Bogor dapat menantikan perubahan signifikan dalam konektivitas regional setelah tol ini beroperasi.

Leave a Comment