Nasional

Jelang HUT ke-81 RI, Amien Rais Sebut Sudah Merdeka tapi Belum Berdaulat, Singgung Mafia Oligarki

Jelang HUT ke 81 RI Amien Rais kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi kedaulatan bangsa. Ketua Majelis Syuro Partai Ummat ini menegaskan bahwa

Desk Nasional
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
amien-rais-di-kompleks-parlemen-432
Foto : David Lopez - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Jelang HUT ke 81 RI Amien: Merdeka tapi Belum Berdaulat
  2. Related Reading

Jelang HUT ke 81 RI Amien: Merdeka tapi Belum Berdaulat

Beritahitam.com – Jelang HUT ke 81 RI Amien Rais kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi kedaulatan bangsa. Ketua Majelis Syuro Partai Ummat ini menegaskan bahwa Indonesia memang telah merdeka selama 81 tahun, namun kedaulatan sejati masih belum sepenuhnya berada di tangan rakyat. Sebaliknya, kelompok elit dan mafia oligarki menjadi pihak yang sebenarnya memegang kendali tertinggi atas berbagai sektor kehidupan nasional.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Amien Rais pada kegiatan Dialog dan Orasi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) DIY. Acara penting ini berlangsung di Gedung Persaudaraan Djamaah Haji Indonesia (PDHI) Yogyakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kehadiran Amien Rais dalam acara tersebut menunjukkan komitmen panjangnya terhadap perjuangan kedaulatan rakyat Indonesia.

Merdeka Namun Kedaulatan Masih Terbelenggu

Amien Rais secara langsung mengajak seluruh audiens untuk merenungkan status bangsa yang sebenarnya. Dalam orasinya yang penuh semangat, ia menyampaikan pertanyaan retoris yang menggugah:

“Bahwa kita ini sudah merdeka 81 tahun, tapi kita tetap belum berdaulat ya. Are you free? Yes, we are already free. But are you sovereign? Apa kamu berdaulat? Jawabannya not yet. Belum,”

Kutipan tersebut diambil dari tayangan berjudul “PERJUANGAN RAKYAT TAK KENAL HENTI” yang dipublikasikan di kanal YouTube pribadi Amien Rais Official pada hari yang sama. Tayangan ini kemudian viral dan menjadi bahan diskusi di berbagai media sosial.

Menurut politisi senior ini, kedaulatan seharusnya berada di tangan pemerintah yang dipilih melalui Pemilihan Presiden. Namun kenyataannya, kaum oligarki dan mafia yang menjadi penguasa sesungguhnya. Mereka mengendalikan kebijakan-kebijakan penting yang seharusnya menguntungkan rakyat banyak.

Mafia Mengendalikan Segala Sektor Kehidupan

Amien Rais, yang pernah memimpin Muhammadiyah sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat periode 1995 hingga 1998, menjelaskan secara detail bagaimana para mafia memegang kendali atas penguasa. Mereka mampu memutar-putar kebijakan sesuai keinginan kelompok elit yang ada.

“Sesungguhnya mereka [mafia] itu memegang cengelnya [tengkuk] penguasa ya, untuk bisa diputar-putar sesuai dengan kemauan oligarki dan para mafia tadi,”

Politisi kelahiran Surakarta, 26 April 1944, ini menegaskan bahwa tidak ada satu pun sektor kehidupan nasional yang luput dari cengkeraman mafia. Mulai dari komoditas pangan hingga penegakan hukum, semuanya terpengaruh oleh kepentingan-kepentingan tertentu.

“Di Indonesia ini, tidak ada satu segi kehidupan nasional yang nggak dikuasai mafia. Ada mafia jagung, mafia beras, mafia gula, mafia cabe, juga mafia hukum. Segala kehidupan nasional itu ada mafianya.”

Pemerintah Hanya Mengikuti Arah

Amien Rais juga mengkritik kinerja pemerintah yang berkuasa saat ini. Menurutnya, pemerintah hanya bisa menurut dan tidak mampu berbuat banyak di bawah kendali para mafia. Pemerintah yang tampak berkuasa sebenarnya hanya diam sambil goyang-goyang kepala, lamban, dan tidak mampu mengejawantahkan kedaulatan rakyat.

Selain itu, Amien Rais menyoroti masalah eksploitasi sumber daya alam yang masif. Kekayaan alam Indonesia digali besar-besaran, namun manfaatnya lebih banyak dinikmati oleh negara-negara lain. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih belum sepenuhnya mandiri secara ekonomi.

Menurut Amien, pemerintah masih gagal dalam membela rakyat Indonesia sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa bangsa masih hidup dalam ketergantungan dan belum sepenuhnya mandiri. Diperlukan perubahan mendasar untuk mengembalikan kedaulatan kepada rakyat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pernyataan Amien Rais

Apa yang dimaksud Amien Rais dengan “belum berdaulat”? Amien Rais menjelaskan bahwa meskipun Indonesia sudah merdeka 81 tahun, kedaulatan sejati masih belum sepenuhnya berada di tangan rakyat. Kaum oligarki dan mafia menjadi penguasa sesungguhnya yang mengendalikan kebijakan negara.

Kapan dan di mana Amien Rais menyampaikan pernyataan tersebut? Pernyataan disampaikan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Gedung PDHI Yogyakarta. Acara ini diselenggarakan oleh GMKR DIY sebagai bagian dari gerakan merebut kembali kedaulatan rakyat.

Sektor apa saja yang dikuasai mafia menurut Amien Rais? Amien Rais menyebutkan berbagai sektor yang dikuasai mafia, termasuk mafia jagung, mafia beras, mafia gula, mafia cabe, dan mafia hukum. Menurutnya, tidak ada satu segi kehidupan nasional yang luput dari cengkeraman mafia.

Bagaimana hubungan antara mafia dan penguasa menurut Amien Rais? Menurut Amien Rais, mafia memegang “cengel” atau tengkuk penguasa. Mereka mampu memutar-putar kebijakan sesuai dengan kemauan oligarki dan para mafia, sehingga pemerintah hanya bisa menurut dan tidak mampu berbuat banyak.

Leave a Comment