Kecelakaan Maut di Bojong Sari Depok, Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk yang Kabur
Kecelakaan Maut di Bojong Sari Depok – Sebuah insiden lalu lintas berdarah terjadi di Jalan Raya Bojong Sari-Ciputat, Kota Depok, pada Senin (18/5/2026). Lokasi kejadian berada di dekat Gang H. Kenan, Kelurahan Bojong Sari Baru, Kecamatan Bojong Sari. Kecelakaan ini menyebabkan kematian seorang penumpang sepeda motor, yang diberi inisial M (27 tahun), setelah terlindas oleh truk yang melarikan diri dari lokasi. Menurut informasi yang diperoleh, tabrakan terjadi saat kedua kendaraan saling bersinggungan, mengakibatkan korban terlempar dari sepeda motor dan segera terkena bagian bawah truk.
Kronologi dan Penjelasan dari Saksi
Menurut Kanit Laka Polres Depok, Iptu Pujiono, kejadian dimulai saat sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi NRKB B-3298-WEN melaju dari arah selatan ke utara. Kendaraan tersebut berada di lajur kiri, sementara truk yang melintas di jalur kanan bergerak di belakangnya. Saksi, yang merupakan pengemudi motor, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi secara mendadak, sehingga keduanya tidak sempat menghindar. “Kedua kendaraan bergerak dengan kecepatan yang cukup tinggi, dan sebelum insiden terjadi, truk itu tampak bergerak stabil di belakang sepeda motor,” jelas Iptu Pujiono dalam pernyataannya.
“Saat kecelakaan terjadi, sepeda motor Honda PCX NRKB B-3298-WEN melaju di Jl. Raya Bojong Sari-Ciputat dari arah selatan ke utara, sementara truk bergerak di lajur kanan di belakangnya. Keduanya saling bersinggungan, sehingga pengemudi motor terlempar ke sisi kiri, sementara penumpangnya jatuh ke sisi kanan dan terlindas oleh roda depan truk tersebut,” ujarnya.
Kemudian, pengemudi truk tidak mengambil langkah untuk menolong korban. Sebaliknya, ia langsung melarikan diri, meninggalkan lokasi kejadian tanpa meninggalkan bukti. Iptu Pujiono menambahkan bahwa identitas jenis truk dan nomor plat kendaraan masih dalam proses penyelidikan. “Pengemudi truk tidak berhenti, bahkan melaju cepat ke arah yang berlawanan setelah kecelakaan terjadi,” tutur petugas tersebut.
Insiden ini menimbulkan kejutan di tengah masyarakat karena kemungkinan saksi dan korban awalnya dalam kondisi aman. Sebelumnya, kedua pengemudi berkendara dengan lintasan yang sama, tapi mungkin ada kesalahan pengemudi atau gangguan lalu lintas yang memicu tabrakan. Menurut saksi, tidak ada indikasi tindakan kurang hati-hati dari korban sebelum insiden terjadi. Korban hanya terkena bagian bawah truk ketika sepeda motor mengalami kontak langsung dengan kendaraan tersebut.
Upaya Polisi untuk Mengungkap Identitas Truk
Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan terhadap lokasi kejadian, termasuk mengumpulkan saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar area. Upaya ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis truk, nomor plat, serta pengemudi yang melarikan diri. Selain itu, polisi juga memeriksa kondisi jalan dan potensi faktor lain yang bisa memicu kecelakaan, seperti perubahan kondisi cuaca atau kelelahan pengemudi.
Saat ini, korban yang meninggal dunia telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Depok (RSUD Khidmat Sehat Afiat) untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Tim medis sedang memproses luka-luka yang diderita korban, sementara keluarga korban diberi kesempatan untuk menjemput jenazah. Pihak kepolisian juga berupaya menemukan identitas pengemudi truk melalui pengakuan saksi dan data dari kamera pengamanan.
Kecelakaan ini mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran pengemudi dan kehati-hatian saat berkendara. Selain itu, kejadian ini juga memicu diskusi tentang kebutuhan perlengkapan darurat di area lalu lintas. Warga sekitar mengaku terkejut dengan kejadian ini, karena seringkali jalan tersebut dianggap aman untuk penggunaan kendaraan umum.
Langkah-Langkah Polisi dalam Penyelidikan
Polisi terus berupaya mempercepat proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk warga sekitar dan pihak penyewa truk. Iptu Pujiono mengatakan bahwa tim sedang mengecek kendaraan yang terlibat, termasuk menghubungi pihak-pihak terkait untuk memastikan apakah truk tersebut terdaftar di bawah perusahaan tertentu atau individu. “Kami sedang memverifikasi informasi yang diperoleh dari saksi dan rekaman CCTV, serta memeriksa kondisi lingkungan di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.
Menurut laporan, kecelakaan terjadi pada waktu yang tidak begitu sibuk, sehingga memungkinkan pengemudi truk melarikan diri tanpa hambatan. Namun, keberhasilan dalam mengungkap identitas pengemudi truk tergantung pada data yang berhasil dikumpulkan. Polisi juga berharap masyarakat yang melintas di lokasi dapat memberikan informasi tambahan, seperti arah pergi truk setelah kecelakaan atau rekaman suara dari saksi-saksi lain.
Kecelakaan ini menunjukkan betapa berbahayanya perbuatan melarikan diri dari lokasi kejadian. Tindakan ini tidak hanya menimbulkan kekacauan, tetapi juga menyebabkan korban jiwa. Iptu Pujiono mengingatkan kepada pengemudi truk untuk tetap waspada dan berupaya menolong korban dalam kondisi darurat. “Setiap kecelakaan harus direspons dengan cepat, terutama dalam situasi seperti ini di mana pengemudi truk tidak langsung berhenti setelah tabrakan,” imbuhnya.
