Regional

Latest Program: Pria di Kota Serang Habisi Perempuan Karena Sakit Hati, Mayatnya Digantung di Pohon

erbaru: Pria di Kota Serang Habisi Perempuan Karena Sakit Hati, Mayat Digantung di Pohon Latest Program - Program terbaru terkini mengungkap kasus pembunuhan

Desk Regional
Published Mei 23, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Program Terbaru: Pria di Kota Serang Habisi Perempuan Karena Sakit Hati, Mayat Digantung di Pohon

Latest Program – Program terbaru terkini mengungkap kasus pembunuhan tragis yang terjadi di Kota Serang, Banten. Seorang perempuan ditemukan tergantung di pohon melinjo di Lingkungan Pakel Pudak, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, pada Senin (18/5/2026). Dari hasil penyelidikan, korban bernama Babay (41) warga Kampung Pakel Masjid, Kelurahan Gelam, Kota Serang, terbunuh oleh pelaku yang seorang pria berinisial AS (47).

Kasus Pembunuhan di Kota Serang

Menurut Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, pelaku AS telah ditangkap pada Kamis (21/5/2026) malam. “Program terbaru kami berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan wanita tergantung,” kata Alfano, Jumat (22/5/2026). Ia menjelaskan, AS memiliki hubungan dekat dengan korban, yang menjadi salah satu faktor penyebab kejadian tersebut.

Menurut Kanit Jatanras Polresta Serang Kota, IPTU Angga Kusuma W, insiden dimulai saat korban dan pelaku bertemu di Senin (11/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka bertemu di dekat lokasi kejadian untuk diskusi meminjam uang. “

Korban itu mau meminjam uang, karena pelaku ini tidak mempunyai uang, lalu korban mengeluarkan kata-kata yang membuat pelaku ini sakit hati,” ujar Angga, Jumat (22/5/2026).

Setelah korban kehilangan nyawa, pelaku panik dan menggantung jasadnya menggunakan tali tambang untuk mengecoh pengamat. “

Sehingga pelaku sakit hati kemudian melakukan penganiayaan, awalnya dengan memiting leher korban. Karena panik pelaku ini mengambil satu buah tali tambang untuk bawa korban itu melakukan bunuh diri,” tambah Angga.

” Dalam penyelidikan, polisi menemukan beberapa bukti yang mengarah ke kejanggalan.

Analisis Autopsi dan Bukti Penyelidikan

Dari hasil autopsi di RS Bhayangkara Polda Banten, ditemukan luka di area alis, pipi, dan lengan korban. “Program terbaru ini menunjukkan adanya kejanggalan bahwa korban melakukan gantung diri sendiri,” jelas Angga. Beberapa luka yang tidak konsisten dengan cara bunuh diri menjadi bahan pertimbangan polisi.

Korban terdapat luka-luka di sejumlah bagian tubuh, sehingga menyebabkan polisi mendalami kemungkinan kejanggalan. Dalam penyelidikan, satu barang hilang dari korban ditemukan, yaitu ponsel merk OPPO A51. Pelaku AS diduga memiliki motivasi sakit hati yang memicu aksi pembunuhan.

Setelah menangkap AS, penyidik masih mengeksplorasi detail kronologi kejadian. “Program terbaru ini menyoroti upaya polisi untuk mengungkap motif dan peristiwa terkait,” kata Alfano. Pelaku dijerat pasal pembunuhan serta pembunuhan berencana. Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena dampak sosial yang signifikan.

Program terbaru ini juga menyoroti pentingnya investigasi yang teliti dalam kasus pembunuhan. Polisi mengungkap bahwa kejadian tidak hanya terkait konflik pribadi, tetapi juga mencerminkan dinamika hubungan dalam masyarakat. Masyarakat setempat menyampaikan kekecewaan terhadap aksi pelaku yang dianggap berencana.

Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul BREAKING NEWS! Terduga Pelaku Kasus Mayat Wanita Tergantung di Pohon Ditangkap Motif Sakit Hati, Perempuan Tewas Tergantung di Kota Serang Sempat Direkayasa Bunuh Diri

Leave a Comment