Tren Baru Pengencangan Kulit: Hasil Maksimal Tanpa Rasa Sakit Kini Jadi Buruan
Special Plan – Indonesia sedang mengalami perubahan signifikan dalam industri estetika medis. Kini, pasien kecantikan tidak hanya memprioritaskan wajah yang kencang dan tirus, tetapi juga menginginkan metode perawatan yang minim rasa sakit serta tidak mengganggu kegiatan sehari-hari. Perubahan ini memaksa sektor estetika lokal untuk mengadopsi inovasi teknologi, termasuk XERF yang dikembangkan Cynosure Lutronic.
Teknologi Baru yang Mengubah Persepsi Perawatan
XERF, teknologi berbasis dual monopolar radiofrequency, baru saja memasuki pasar Indonesia melalui klinik-klinik terpilih. Salah satunya adalah Tosca Clinic, yang menjadi salah satu dari sepuluh klinik pertama yang menerapkan sistem ini. Sebelumnya, prosedur pengencangan wajah dianggap menyakitkan atau membuat pasien merasa tidak nyaman. Namun, teknologi ini mencoba memecahkan stigma tersebut dengan mampu menghantarkan energi secara tepat ke lapisan SMAS (Superficial Musculoaponeurotic System), yang menjadi kunci struktur kekencangan wajah.
“Kini, pasien semakin memperhatikan kenyamanan dalam prosedur. Mereka mencari solusi yang efektif, tetapi menolak jika harus merasakan sakit atau mengalami gangguan aktivitas sehari-hari akibat efek samping pasca-tindakan,” jelas dr. Vina Wang, Medical Head Tosca Clinic.
Inovasi dengan Sistem Pendingin Terintegrasi
Satu keunggulan teknologi XERF adalah adanya Advanced Integrated Cooling Delivery (ICD), yang menjaga permukaan kulit tetap dingin dan nyaman saat energi panas bekerja pada lapisan dalam. Andy Rahardja, sebagai wakil presiden idsMED Aesthetics—distributor tunggal XERF di Indonesia—menyebutkan, penerapan teknologi ini merupakan langkah strategis untuk menyasar pasar yang berkembang pesat.
Respons Positif dari Pasien
Meski baru hadir di Indonesia kurang dari setahun, teknologi ini menunjukkan antusiasme tinggi dari pasien. Marisa Theresia, Head of Aesthetics, menegaskan bahwa efisiensi dalam membentuk kontur wajah tanpa mengorbankan kenyamanan menjadi faktor utama di balik respons yang positif. Kehadiran alat-alat medis yang humanis dan adaptif, katanya, menandai era baru dalam pengalaman perawatan kecantikan.
Dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan aman, industri estetika Indonesia kini mampu memenuhi kebutuhan pasien untuk hasil optimal tanpa pengorbanan nyeri atau waktu pemulihan. Teknologi ini juga diklaim mampu merangsang kolagen untuk meningkatkan kualitas kulit secara menyeluruh.
