Santriwati di Pekalongan Melahirkan Tanpa Ayah Biologis, Keluarga Percaya Ini Takdir Allah
Santriwati di Pekalongan Disebut Hamil Tanpa – KAJEN – Seorang santriwati bernama F (22) yang tinggal di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan publik setelah melahirkan bayi laki-laki pada 13 Desember 2025. Ia mengklaim tidak pernah berhubungan dengan laki-laki sebelumnya. F berada di bawah pengawasan ketat di pesantren yang ia ikuti sejak lulus Madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Buaran. Meski ada banyak keraguan, keluarga F tetap mempercayai kejadian ini sebagai ketetapan Allah SWT.
Keluarga Tak Terlibat dalam Polemik
Ayah F, Slamet, menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai bagian dari kehendak Tuhan. Ia mengatakan, “Kami sudah meyakini begitulah yang terjadi. Orang boleh tidak percaya, tapi kami menerima ini sebagai takdir Allah. Yang penting sekarang, anak kami bisa kembali tenang.” Meskipun beberapa pihak mempertanyakan penjelasan F, keluarga memilih untuk tidak terlibat dalam kontroversi yang terus berkembang.
Kondisi F Saat Hamil
Slamet menuturkan bahwa putrinya mulai menyadari perubahan fisik setelah tidak mengalami menstruasi sejak September 2025. Namun, selama kehamilan, tubuh F dianggap tidak menunjukkan tanda-tanda kehamilan biasa. Perutnya hanya tampak membesar pada jam tertentu, terutama menjelang waktu Magrib hingga Isya, lalu kembali normal. Saat ditanya tentang kemungkinan hubungan seksual, F tetap menyangkal secara tegas.
Bayi Diadopsi untuk Masa Depan Lebih Baik
Dalam upaya melindungi kondisi mental F, keluarga memutuskan menyerahkan bayi yang dilahirkannya kepada keluarga pengadopsi di Kabupaten Banjarnegara melalui proses resmi. Langkah ini diambil demi memberikan lingkungan yang lebih stabil bagi sang bayi, sekaligus meminimalkan tekanan sosial terhadap F.
“Kami sudah meyakini begitulah yang terjadi. Orang boleh tidak percaya, tapi kami menerima ini sebagai takdir Allah. Yang penting sekarang, anak kami bisa kembali tenang,” ujar Slamet.
