Situasi Rumah Sakit di Manado Saat Gempa Terjadi, Lobi Jadi Tempat Pengungsian
Suasana Rumah Sakit di Manado saat – Suasana Rumah Sakit di Manado pada Senin (8/6/2026) pagi menjadi sorotan saat gempa berkekuatan 7,7 mengguncang wilayah 236 kilometer di sebelah Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Gempa tersebut, yang terjadi pukul 06.37 WIB atau 07.37 WITA, memberikan ancaman gelombang tsunami, sehingga sejumlah warga dan pasien di Rumah Sakit Siloam Wenang segera dievakuasi ke lobi gedung. Peristiwa ini memicu kepanikan yang terlihat jelas di ruang publik rumah sakit.
Evakuasi Pasien dan Warga di Lobi Rumah Sakit
Pasca-gempa, lobi Rumah Sakit di Manado menjadi tempat berkumpul bagi pasien, keluarga, serta staf medis. Kondisi di sana tampak gelap dan berantakan, namun beberapa orang sudah kembali ke ruang perawatan setelah getaran berangsur reda. Seorang ibu, Anita, yang menemani anaknya di RS Siloam Wenang, mengatakan bahwa kekacauan saat gempa membuatnya mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan keluarga.
“Saya benar-benar panik ketika gempa terjadi. Saat itu, saya sedang menemani anak saya di ruangan perawatan, lalu langsung keluar sesuai petunjuk petugas,” ujar Anita, yang sekarang menunggu instruksi lebih lanjut dari Rumah Sakit di Manado.
Para petugas medis terus memantau situasi di lobi rumah sakit dan meminta semua orang untuk tetap tenang. “Mereka mengarahkan kami untuk keluar secara teratur agar tidak terjadi kepanikan berlebihan,” tambah Anita. Meski kacau, pihak rumah sakit berupaya memastikan keamanan pasien dan personel, termasuk menutup akses ke area rawan.
Dampak Gempa di Wilayah Terdekat
Gempa tersebut tidak hanya berdampak di Rumah Sakit di Manado tapi juga terasa di daerah lain, termasuk Kabupaten Minahasa Utara. Jarak sekitar 200-250 kilometer tidak menyurutkan intensitas getaran, yang membuat warga berlarian ke luar rumah. Seorang saksi, Grace, dari Perumahan Kawangkoan Baru, mengakui bahwa guncangan sangat kuat.
“Saat gempa, saya sedang mencuci piring dan mengajak anak saya ke luar. Semua terasa seperti naik kapal, getarannya sangat terasa,” kata Grace, salah satu warga yang terkena dampak langsung.
Kondisi di Rumah Sakit di Manado semakin memanas saat pihak keamanan meminta seluruh orang untuk bergerak ke lobi. Anak-anak yang biasa bermain di sekitar rumah sakit pun langsung diarahkan ke lobi, sementara staf medis berusaha menenangkan pasien. Pasca-evakuasi, beberapa area dalam rumah sakit dipasangi pengamanan tambahan untuk menghindari risiko tumbangnya struktur bangunan.
Kesiapan Rumah Sakit Hadapi Ancaman Tsunami
BMKG mengingatkan warga sekitar Rumah Sakit di Manado untuk waspada terhadap ancam
