Regional

Dosen Kaget saat Tahu Mahasiswanya Ternyata Prajurit TNI, Prada Arif Sempat Dikira Satpam Bank

RD Insan Ares Prameswara, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan, Banten, mengungkapkan keheranannya setelah

Desk Regional
Published Juli 24, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : David Lopez - beritahitam.com

Mahasiswa Unpam Ternyata Prajurit TNI, Tewas Dikeroyok di Tangerang

Beritahitam.com – RD Insan Ares Prameswara, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan, Banten, mengungkapkan keheranannya setelah menemukan bahwa salah satu muridnya merupakan anggota aktif Angkatan Darat. Arif Budi Sampurna, yang memiliki pangkat Prajurit Dua, meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan di wilayah Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada hari Minggu pagi tanggal 19 Juli 2026.

Dikira Satpam Bank Selama Kuliah

Selama mengikuti perkuliahan, Prada Arif tidak pernah mengungkapkan identitas militernya. Penampilannya yang sederhana membuat dosen dan teman sekelasnya mengira ia bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah bank. “Awalnya saya tidak tahu kalau dia prajurit TNI. Karena sempat beredar juga anggapan di antara teman-teman bahwa almarhum bekerja sebagai security di salah satu bank swasta atau bank negeri,” jelas Ares saat dihubungi dari dapur redaksi Tribunnews.com di Solo, Jawa Tengah, pada hari Rabu, 22 Juli 2026.

“Pas ada kasus ini. Oh, rupanya dia prajurit TNI gitu. Padahal dia di kelas tidak mencerminkan dia prajurit,” tambah dia.

Mekanisme Kuliah dan Kedinasan

Prada Arif terdaftar sebagai mahasiswa baru yang mengikuti Program Reguler CK, di mana mahasiswa hanya wajib masuk kelas di hari Kamis saja. Ia baru saja menyelesaikan perkuliahan semester 1 setelah masuk ke Unpam di tahun 2026 ini. sehari-hari Prada Arif berdinas sebagai anggota Kodam XVII/Cenderawasih, Papua. Namun, Ares juga tengah menempuh pendidikan di Universitas Pamulang (Unpam).

Ares mengaku, tidak mengetahui secara pasti mekanisme kedinasan yang memungkinkan Prada Arif menjalani kuliah di Unpam sambil tetap berdinas sebagai prajurit TNI. Akan tetapi, ia dapat memastikan tempat tinggal almarhum ada di belakang kampus. Prada Arif berasal dari keluarga militer di mana sang ayah bertugas di Komando Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat TNI). “Jadi ayahnya tentara, anaknya pun tentara dan rumahnya persis di belakang kampus enggak jauh dari Unpam,” imbuh Ares.

Dikenal Pintar dan Pemalu

Ares mengaku, sangat berkesan dengan sosok Prada Arif selama menjadi mahasiswanya. Walau baru bertemu dalam 11 kali perkuliahan tatap muka dan 10 kali kelas daring, mantan wartawan itu menilai almarhum sebagai pribadi yang baik, rendah hati, dan meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang di sekitarnya.

Anggota TNI tewas ini sempat cekcok di warung sebelum akhirnya tewas setelah dikeroyok dan ditikam di kawasan Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (19/7/2026) pagi. Tersangka Pembunuhan Anggota TNI di Tangerang jadi 7 Orang.

Leave a Comment