Praz Teguh Bantah Terima Dana Aliaran dalam Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel
Peran Praz Teguh dalam Penyelidikan
Solving Problems – Komika Praz Teguh menjadi salah satu saksi kunci dalam kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan perusahaan Hanania Travel, PT Khazanah Tamma International. Solving Problems: Praz mengklaim bahwa ia tidak terima aliran dana dari pihak terkait dalam operasi penyelidikan yang sedang berjalan. Dalam wawancara terbaru, ia menjelaskan bahwa kemitraan dengan Hanania Travel berupa barter konten, bukan bentuk transaksi finansial langsung. Praz juga menegaskan bahwa seluruh dana yang dikeluarkan untuk kegiatan umrah disetorkan sebagai uang saku, bukan bentuk pengambilan keuntungan pribadi.
“Kita bekerja sama dengan barter konten, bukan transaksi dana. Saya hanya menerima uang saku untuk kebutuhan produksi, tidak ada dana aliaran yang diterima,” kata Praz Teguh dalam sebuah wawancara di YouTube Reyben Entertainment, Jumat (12/6/2026).
Kehadiran Praz di tengah penyelidikan ini menunjukkan komitmen publik figur untuk transparansi dan Solving Problems. Ia mengakui bahwa keberadaannya memberikan penjelasan tambahan mengenai hubungan kerja sama dengan Hanania Travel, terutama terkait alur dana yang dikelola perusahaan. Praz juga mengungkap bahwa ia telah mengembalikan uang saku ke pihak berwajib setelah mengetahui adanya kemungkinan penyimpangan.
Detail Investigasi dan Perkembangan Kasus
Polda Metro Jaya tengah menelusuri sumber dana yang digunakan dalam kegiatan umrah Hanania Travel. Selain Praz, beberapa artis seperti Anwar BAB, Keanu, Aaliyah Massaid, dan Tharih Halilintar juga diperiksa sebagai saksi. Mereka diberikan kesempatan untuk menjelaskan peran serta keterlibatan mereka dalam operasi ini. Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian menyebutkan bahwa dana yang dialihkan terkait dengan keluhan para peserta umrah, yang menuntut Solving Problems terhadap kejanggalan penggunaan anggaran.
“Saya sudah kembalikan uang saku ke pihak berwajib karena ingin membantu Solving Problems kasus ini,” ujar Praz Teguh setelah menghadiri pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (11/6/2026).
Kasus ini telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, ASF, sebagai tersangka. Ia diduga mengalihkan dana milik jemaah umrah untuk kepentingan pribadi maupun menutupi masalah keuangan perusahaan. Dalam penyelidikan, lembaga PPATK (Badan Pemantauan dan Analisis Transaksi Keuangan) turut terlibat untuk memantau aliran dana terkait. Praz menegaskan bahwa ia hanya menjadi bagian dari proses komunikasi antara perusahaan dan peserta, tanpa mengambil keuntungan ekstra.
Kasus penipuan umrah Hanania Travel memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk para jemaah yang merasa dirugikan. Dengan Solving Problems, Praz berharap bisa membantu memperjelas alur transaksi dan menjawab kecurigaan masyarakat. Ia juga menekankan bahwa kejadian ini bukan merupakan kecelakaan, tetapi hasil dari kurangnya pengawasan internal perusahaan. “Kami tidak mengetahui secara pasti asal-usul dana tersebut, sehingga memudahkan penyelidikan,” jelasnya.
Impak Kasus terhadap Bisnis Umrah
Kasus penipuan yang melibatkan Hanania Travel tidak hanya memengaruhi reputasi perusahaan, tetapi juga mengguncang industri umrah secara umum. Solving Problems dalam pengelolaan dana menjadi sorotan utama, terutama setelah ditemukan adanya penyaluran dana yang tidak transparan. Praz Teguh mengatakan bahwa hubungan kerja sama dengan perusahaan ini sebenarnya diatur dengan baik, tetapi kejadian terakhir menunjukkan adanya celah yang tidak terdeteksi.
“Solving Problems dalam penggunaan dana perlu ditingkatkan. Saya berharap kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” papar Praz, yang juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam memilih penyedia layanan umrah.
Kasus ini semakin kompleks karena melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, media, dan lembaga pemerintah. Praz Teguh, sebagai salah satu publik figur yang terlibat, berperan dalam memastikan informasi terdistribusi secara jelas. Ia juga menegaskan bahwa kejadian ini bukanlah tindakan kesengajaan, tetapi akibat dari kurangnya pengawasan internal dan alur dana yang tidak terpantau.
Perspektif Masyarakat dan Langkah Pemulihan
Respons masyarakat terhadap kasus Hanania Travel sangat beragam. Beberapa peserta umrah menyatakan kekecewaan, sementara lainnya bersyukur karena bisnis umrah tetap berjalan. Dengan Solving Problems yang dilakukan Praz Teguh, masyarakat berharap dapat memperoleh penjelasan lengkap mengenai proses penyaluran dana dan hubungan kerja sama dengan perusahaan tersebut.
“Dengan Solving Problems ini, saya harap masyarakat bisa lebih memahami bahwa kita semua berusaha membantu, tetapi ada celah yang harus diperbaiki,” tambah Praz.
Kasus Hanania Travel juga menimbulkan diskusi tentang regulasi dalam bisnis umrah. Praz menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan ketat dari pihak berwenang agar tidak terjadi penipuan serupa. Ia menegaskan bahwa ia bersedia memberikan semua bukti dan informasi yang dimilikinya untuk membantu proses penyelidikan. “Saya tidak menyembunyikan apa pun, karena Solving Problems adalah prioritas utama saya,” katanya.
