Begal di Depok Incar Pria Penyuka Sesama Jenis
Beritahitam.com – Kapolres Metro Depok berhasil menangkap tiga tersangka begal yang menyasar korban pria penyuka sesama jenis di wilayah Kota Depok. Operasi penangkapan ini dilakukan pada Minggu dini hari, 26 Juli 2026, di kawasan Cilodong. Ketiga tersangka yang berhasil diamankan adalah AH, KA, dan S. Mereka ditangkap setelah melakukan perlawanan terhadap petugas yang datang ke lokasi.
Menurut keterangan polisi, AH merupakan otak dari modus pencurian dengan kekerasan ini. Tersangka ini bertugas membuat akun di aplikasi Hornet, platform kencan online yang dikhususkan untuk komunitas gay dan biseksual. Setelah menemukan calon korban, AH mengumpulkan informasi mengenai kondisi ekonomi mereka sebelum menghubungi untuk mengajak bertemu.
Modus Ikat Korban di Kuburan
Setelah korban datang ke lokasi penjemputan, AH dan KA membawa mereka menggunakan kendaraan menuju tempat sepi. Lokasi yang dipilih biasanya berada di area kuburan, di mana tersangka S sudah menunggu. Setelah sampai di lokasi, ketiga pelaku merampas barang-barang berharga dari korban dan meninggalkan mereka dalam keadaan terikat.
Komplotan ini telah beberapa kali melakukan aksinya. Hingga saat ini, polisi telah menerima tiga laporan kejadian dari korban. Dua laporan berasal dari wilayah Cilodong, Depok, sedangkan satu laporan lainnya berasal dari kawasan Tapos. Setiap laporan menunjukkan pola yang sama dalam modus operasi mereka.
AKBP Made Gede Oka Utama, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, menjelaskan proses modus operandi mereka:
“Setelah mempelajari potensi ekonomi korban, pelaku mengajak bertemu dan menjemput korban di sekitar kos atau rumahnya,” kata Oka di Mapolres Depok, Senin (27/7/2026).
Dalam aksi penangkapan, terlihat salah satu tersangka didorong menggunakan kursi roda, sementara tersangka lainnya berjalan pincang karena kakinya tertembak peluru petugas. Ketiga tersangka kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan mereka.
Polisi mengimbau kepada masyarakat, terutama pria penyuka sesama jenis yang menggunakan aplikasi kencan online, untuk lebih berhati-hati saat bertemu dengan orang baru. Korban diminta segera melapor ke pihak berwajib jika mengalami kejadian serupa agar pelaku dapat segera ditindaklanjuti.

