Internasional

5 Populer Internasional: Kata Pakar soal Serangan di Pangkalan Militer AS – Masjid Al-Aqsa Diserbu

5 Populer Internasional - Dalam kurun waktu dua puluh empat jam terakhir, berbagai kejadian penting di kancah dunia internasional menarik perhatian publik

Desk Internasional
Published Juli 25, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : David Wilson - beritahitam.com

5 Populer Internasional: Serangan AS-Iran dan Aksi di Masjid Al-Aqsa

Beritahitam.com – 5 Populer Internasional – Dalam kurun waktu dua puluh empat jam terakhir, berbagai kejadian penting di kancah dunia internasional menarik perhatian publik global. Serangan rudal yang dilancarkan Amerika Serikat ke Iran dinilai sebagai pemicu utama bagi Teheran untuk merombak sistem keamanan di kawasan Timur Tengah secara fundamental. Melalui pendekatan yang disebut “debasification”, Iran berupaya menyingkirkan kehadiran pangkalan militer Washington dari wilayah strategis tersebut. Situasi konflik antara kedua negara tersebut telah memasuki tahap eskalasi kedua, dengan taruhan besar menyangkut arsitektur keamanan regional serta jalur distribusi energi dunia yang vital. Di sisi lain, Indonesia bergabung dengan tujuh negara Arab dan mayoritas umat Muslim dalam mengecam aksi penyerbuan kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur oleh ribuan warga pemukim Israel yang terjadi baru-baru ini.

1. Iran Bertujuan Mengubah Keseimbangan Kekuatan Regional

Aksi serangan rudal Amerika Serikat ke wilayah Iran yang bersebelahan dengan Irak tidak sekadar memicu respons pembalasan konvensional semata. Langkah ini juga mempercepat keinginan Teheran untuk menggeser keseimbangan kekuatan di kawasan Timur Tengah secara signifikan. Qasem Muhammadi, seorang dosen dari International Institute for Islamic Studies, menilai bahwa Iran memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar membalas serangan Washington secara langsung.

“Saya kira bahwa Iran sedang mengubah ancaman menjadi peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Qasem dalam wawancara di Kompas TV pada Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, Iran kini tengah berusaha menciptakan tatanan keamanan baru di kawasan dengan cara mengurangi hingga menghapus keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat secara bertahap. Ia menekankan bahwa Iran tidak hanya bertahan atau membalas serangan, tetapi juga membangun sistem baru di Timur Tengah yang lebih mandiri.

“Perlu dipahami bahwa Iran tidak hanya sekedar mempertahankan diri atau melakukan pembalasan terhadap serangan-serangan Amerika Serikat, tapi Iran sedang menciptakan tatanan baru di Timur Tengah.”

Langkah awal yang diambil Iran adalah menerapkan strategi “debasification” secara komprehensif. Strategi ini bertujuan untuk menghapus eksistensi pangkalan-pangkalan militer Amerika di kawasan Timur Tengah secara permanen. Qasem menjelaskan bahwa istilah “debasification” merujuk pada penghapusan keberadaan pangkalan Amerika Serikat di wilayah tersebut. Ia menambahkan bahwa beberapa pangkalan Amerika saat ini telah mengalami kerusakan parah atau setidaknya tidak dapat beroperasi secara optimal akibat serangkaian serangan yang terjadi.

2. Trump Mengalami Kerugian Besar Akibat Serangan Iran ke Pangkalan AS

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat intensitasnya secara dramatis. Situasi ini kini mulai menimbulkan kerugian finansial yang signifikan bagi Washington dari berbagai aspek. Serangan yang dilancarkan Iran berhasil menghantam pangkalan militer Amerika yang berlokasi di negara-negara Arab, sehingga menambah daftar kerugian yang dialami Amerika Serikat secara keseluruhan.

Rangkaian peristiwa internasional tersebut menjadi sorotan utama dalam dua puluh empat jam terakhir di berbagai media global. Serangan rudal AS ke Iran dinilai mendorong Teheran membangun tatanan keamanan baru di Timur Tengah dengan strategi “debasification” untuk menghapus pangkalan militer Amerika. Konflik AS–Iran dinilai sudah masuk fase eskalasi kedua dengan taruhan besar pada arsitektur keamanan Timur Tengah dan jalur energi global yang strategis.

Sementara itu, Indonesia bersama tujuh negara Arab dan mayoritas Muslim mengutuk penyerbuan kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur oleh ribuan pemukim Israel. Aksi tersebut dinilai melanggar hak-hak umat Muslim dan mengganggu ketenangan ibadah di tempat suci tersebut. Berikut berita populer internasional selengkapnya yang telah dirangkum secara komprehensif.

Leave a Comment