Internasional

Pakistan Terjepit di Antara Arab Saudi dan Iran akibat Konflik Houthi di Laut Merah

Pakistan secara tegas mengecam serangan yang dilancarkan milisi Houthi Yaman, yang didukung Iran, terhadap kapal tanker minyak milik Arab Saudi di perairan

Desk Internasional
Published Juli 28, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : David Lopez - beritahitam.com

Pakistan Hadapi Dilema Diplomatik di Tengah Eskalasi Laut Merah

Beritahitam.com – Pakistan secara tegas mengecam serangan yang dilancarkan milisi Houthi Yaman, yang didukung Iran, terhadap kapal tanker minyak milik Arab Saudi di perairan Laut Merah. Peristiwa ini terjadi pada pekan lalu dan memicu kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah akan terus meluas. Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Pakistan, sebagaimana dikutip DW, menyatakan bahwa ancaman Houthi terhadap kepentingan maritim negara tersebut di Laut Merah dapat direspons dengan “penggunaan kekuatan yang sah”.

Hubungan perdagangan dan keamanan antara Pakistan dan Arab Saudi telah terjalin lama. Kapal-kapal berbendera Pakistan rutin berlabuh di pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi yang terletak di Laut Merah. Pada September tahun lalu, kedua negara menandatangani perjanjian pertahanan bersama yang mencakup klausul “keamanan kolektif”. Klausul ini menegaskan bahwa serangan terhadap salah satu negara dianggap sebagai serangan terhadap keduanya. Setelah Houthi meluncurkan rudal ke wilayah selatan Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri Pakistan menegaskan kembali “komitmen teguh” terhadap pakta keamanan tersebut.

Posisi Strategis sebagai Mediator

Selain memiliki ikatan kuat dengan Arab Saudi, Pakistan juga menjalin hubungan dengan Iran. Islamabad bahkan menjadi salah satu mediator utama dalam upaya mengakhiri perang Iran. Setiap tindakan militer terhadap Houthi yang didukung Iran berpotensi menempatkan Islamabad dalam situasi kebijakan luar negeri paling rumit yang dihadapi selama bertahun-tahun.

Farea Al-Muslimi, pakar Yaman dari lembaga pemikir Chatham House di London, menyampaikan kepada DW bahwa pasukan Pakistan saat ini sudah berada di Yaman untuk mendukung Arab Saudi. Menurut dia, pasukan tersebut “menjalankan tugas terkait keamanan dan pelatihan bersama pasukan Saudi”. Namun, seorang pejabat Pakistan yang diwawancarai DW menyanggah klaim tersebut dengan tegas.

Dampak Eskalasi Terhadap Hubungan Regional

Jika serangan Houthi terhadap kapal tanker minyak dan pelayaran komersial di Laut Merah terus meningkat, Arab Saudi dapat meminta bantuan Pakistan. Michael Kugelman, peneliti senior di Atlantic Council berbasis di Washington, menjelaskan kepada DW bahwa “Pakistan adalah salah satu mitra pertahanan terdekat Riyadh, dan pakta pertahanan bersama mereka membuat permintaan semacam itu masuk akal”. Ia menambahkan bahwa setelah menjadi sasaran serangan Iran, Arab Saudi mungkin semakin mengandalkan Islamabad untuk mendapatkan bantuan militer jika merasa menghadapi tekanan keamanan yang meningkat.

Akan tetapi, hubungan Pakistan yang semakin membaik dengan Iran serta upayanya menjadi mediator untuk mengakhiri konflik AS-Iran dapat mempersulit keterlibatan militer Pakistan demi kepentingan Arab Saudi. Ayesha Siddiqa, analis militer Pakistan sekaligus peneliti senior di King’s College London, menyampaikan kepada DW bahwa “Pakistan dan Iran memiliki hubungan yang rumit, yang didasarkan pada perhitungan keuntungan taktis masing-masing pihak”. Ia juga mencatat bahwa “Pakistan telah beberapa kali memperingatkan Iran bahwa jika terjadi konflik, Pakistan akan mendukung Arab Saudi”.

Setelah periode ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 2024, ketika Iran dan Pakistan saling melancarkan serangan rudal lintas batas, kedua negara tetangga tersebut kini telah memperbaiki hubungan diplomatik dan memperkuat kerja sama dalam menghadapi kelompok militan yang beroperasi di sepanjang perbatasan bersama mereka.

“Dukungan militer terbatas untuk Arab Saudi tidak serta-merta memutus hubungan Pakistan dengan Iran. Namun, ketika Islamabad berupaya menampilkan diri sebagai mediator netral, peningkatan dukungan persenjataan kepada Riyadh dapat memperdalam kecurigaan Teheran dan merusak peran diplomatik Pakistan,” kata Kugelman.

Dukungan yang dapat diberikan Pakistan masih menjadi pertanyaan terbuka. Namun, dengan posisi strategisnya di antara Arab Saudi dan Iran, Islamabad harus berhati-hati dalam mengambil langkah-langkah yang dapat memengaruhi keseimbangan hubungan regionalnya.

Leave a Comment