Jangan Abaikan USG Kehamilan, Kelainan Saluran Kemih Bayi Bisa Dideteksi Mulai dari Janin
Jangan Abaikan USG Kehamilan – TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Memantau kehamilan secara rutin dengan Ultrasonografi (USG) sangat penting, karena kondisi kelainan saluran kemih pada bayi dapat terdeteksi sejak masih dalam kandungan. Para ahli menegaskan bahwa teknologi pencitraan modern memungkinkan identifikasi dini berbagai gangguan urologi bawaan, yang berpotensi mencegah kerusakan ginjal permanen.
Kelainan Urologi Bawaan dan Evaluasi Fungsi Ginjal
Dokter Spesialis Bedah Anak Konsultan Urologi Anak, Ronald Sorongku, Sp.BA, Subsp.U.A (K), FIAPS, menjelaskan bahwa USG fetomaternal menjadi alat utama untuk mendeteksi kelainan saluran kemih dan ginjal anak. Pemantauan yang tepat sejak awal kehamilan dapat meningkatkan peluang intervensi dini.
“Banyak kelainan saluran kemih dan ginjal pada bayi sebenarnya sudah bisa diketahui sejak masa kehamilan melalui pemeriksaan khusus USG fetomaternal. Semakin dini kondisi ini terdeteksi, semakin besar kemungkinan mencegah kerusakan ginjal permanen,” ujar dr. Ronald di Jakarta, Kamis (4/7/2026).
Satu dari kelainan yang sering teridentifikasi adalah hidronefrosis kongenital. Kondisi ini menimbulkan pelebaran ginjal akibat gangguan aliran urine, biasanya terlihat selama pemeriksaan USG kehamilan. Meski banyak orangtua merasa cemas ketika mengetahui adanya pelebaran ginjal pada janin, dr. Ronald menekankan bahwa tidak semua kasus memerlukan operasi.
Setelah bayi lahir, evaluasi lanjutan dilakukan melalui USG traktus urinarius, renogram, skintigrafi ginjal, atau pemeriksaan radiologi lainnya. Langkah ini membantu menilai fungsi ginjal, risiko komplikasi, dan kebutuhan tindakan lebih lanjut. Menurut dr. Ronald, pendekatan multidisiplin sangat ideal dalam menangani kelainan urologi anak.
Deteksi prenatal juga memungkinkan dokter memantau perkembangan ginjal, kandung kemih, serta cairan ketuban. Faktor ini menjadi indikator penting kesehatan janin. Selain itu, orangtua diberi kesempatan untuk memahami kondisi anak, memilih fasilitas kesehatan tepat, dan menyiapkan langkah perawatan sejak awal.
Dengan adanya pengetahuan dini, hasil pengobatan bisa lebih optimal dibandingkan jika diagnosis baru diketahui setelah muncul komplikasi. Pemeriksaan kehamilan rutin tidak hanya memantau pertumbuhan janin, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk mendeteksi berbagai kelainan bawaan yang memengaruhi kualitas hidup anak di masa depan.
