Nasional

Kapolri Resmi Tutup Kapolri Cup 2026, Turnamen Masuk Kalender Nasional PBSI dan Dongkrak Poin Atlet

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., telah secara resmi menutup ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026. Acara penutupan yang

Desk Nasional
Published Agustus 1, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : David Lopez - beritahitam.com

Kapolri Resmi Tutup Kapolri Cup 2026

Beritahitam.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., telah secara resmi menutup ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026. Acara penutupan yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta pada Sabtu, 1 Agustus 2026, menandai berakhirnya kompetisi yang telah berlangsung sejak 27 Juli lalu. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan dengan semangat sportivitas dan prestasi.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kesuksesan penyelenggaraan turnamen. Mulai dari klub-klub bulu tangkis, para atlet, perwakilan kepolisian daerah dan kabupaten/kota, hingga instansi pemerintah dan masyarakat luas, semuanya berperan penting dalam membuat acara ini berjalan lancar dan penuh makna.

Pengakuan Nasional dan Poin Atlet

Terima kasih kepada seluruh klub, seluruh pemain, rekan-rekan perwakilan dari Polda-Polda, Polres, klub-klub dari masyarakat umum, serta kementerian dan lembaga yang telah berkenan ikut memeriahkan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026. Terima kasih juga kepada Ketua Umum PBSI, karena Kapolri Cup menjadi salah satu event nasional yang diperhitungkan untuk menambah poin bagi para atlet yang akan berlaga di kelas yang lebih tinggi, kelas internasional, ujar Kapolri.

Salah satu pencapaian paling signifikan dari turnamen ini adalah pengakuan resmi dari PP PBSI yang memasukkan Kapolri Cup 2026 ke dalam kalender turnamen nasional. Status ini memberikan peluang berharga bagi para atlet untuk mengumpulkan poin peringkat yang diperlukan guna melaju ke kompetisi tingkat lebih tinggi, bahkan hingga kancah internasional. Dengan demikian, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga jalur strategis menuju prestasi yang lebih besar.

Partisipasi dalam turnamen kali ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari berbagai kalangan. Jumlah peserta mencapai 1.219 orang dengan rincian yang cukup beragam. Sebanyak 591 atlet berasal dari kategori umum, 558 peserta mewakili Polri termasuk Polda dan satuan kerja Mabes Polri, serta 70 atlet para bulu tangkis. Seluruh pertandingan digelar di tiga lokasi berbeda, yaitu GOR UNJ, GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu, yang memungkinkan kompetisi berjalan efisien dan terorganisir dengan baik.

Dengan memohon ridha Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 17.36 WIB, Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup, kata Kapolri.

Penyelenggaraan turnamen ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Polri, PP PBSI, dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Melalui inisiatif ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga nasional, memperluas ruang kompetisi bagi atlet muda dan atlet disabilitas, serta memperkuat sinergi antara kepolisian, insan olahraga, dan masyarakat melalui semangat sportivitas dan prestasi.

Kehadiran Kapolri dalam acara penutupan juga menjadi simbol dukungan tinggi dari kepolisian terhadap perkembangan olahraga bulu tangkis di Indonesia. Dengan adanya pengakuan resmi dari PBSI, diharapkan turnamen ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ajang penting dalam kalender olahraga nasional. Para atlet kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk mencapai prestasi internasional melalui sistem poin yang telah ditetapkan.

Leave a Comment