Komisi IX DPR Targetkan RUU Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026
Panitia Kerja (Panja) yang menangani Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan di bawah Komisi IX DPR RI terus mengawal jalannya seluruh tahapan legislasi agar
Table of Contents
Komisi IX DPR: RUU Ketenagakerjaan Ditargetkan Selesai Oktober 2026
Beritahitam.com – Panitia Kerja (Panja) yang menangani Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan di bawah Komisi IX DPR RI terus mengawal jalannya seluruh tahapan legislasi agar dapat diselesaikan tepat waktu. Target penyelesaian yang ditetapkan adalah bulan Oktober 2026.
Anggota Komisi IX DPR RI dari PKS, Netty Prasetiyani, menyampaikan hal tersebut kepada para wartawan pada Rabu (19/8/2026). Ia menegaskan bahwa percepatan pembahasan RUU Ketenagakerjaan merupakan salah satu prioritas yang akan dipantau secara ketat sepanjang masa persidangan berjalan.
“Mudah-mudahan Oktober kita sudah punya Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru,” ujar Netty.
Jalur Legislasi Setelah Komisi IX
Menurut penjelasan Netty, setelah proses pembahasan di tingkat komisi rampung, naskah RUU Ketenagakerjaan akan diteruskan ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI untuk menjalani tahap harmonisasi. Pada fase berikutnya, rancangan tersebut akan ditetapkan sebagai RUU Inisiatif DPR RI sebelum akhirnya masuk ke tahap pembahasan bersama dengan pemerintah.
Arah Kebijakan APBN 2027 dan Sektor Kesehatan
Di samping agenda legislasi ketenagakerjaan, Komisi IX juga akan mengawasi arah kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2027, khususnya terkait penguatan sektor kesehatan. Salah satu program yang mendapat perhatian utama adalah rencana renovasi terhadap 10.000 puskesmas serta peningkatan kapasitas fasilitas rumah sakit, termasuk yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Netty menyambut positif langkah pemerintah tersebut dan menilai penguatan layanan kesehatan primer sebagai kabar positif bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
“Ini merupakan kabar baik buat kita agar kualitas layanan kesehatan kita semakin baik. Namun tentu saja kita juga ingin mengimbau masyarakat agar tidak hanya meningkatkan layanan kesehatan di rumah sakit, tapi juga membangun kesadaran bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.
Penekanan pada Pencegahan dan Gaya Hidup Sehat
Legislator PKS itu menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak boleh semata-mata bertumpu pada peningkatan fasilitas maupun layanan kuratif. Ia menekankan bahwa upaya promotif dan preventif harus diperkuat secara paralel, antara lain melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, rutin beraktivitas fisik, serta membuat pilihan yang lebih bijak dalam konsumsi makanan dan minuman.
Bagi Netty, penguatan infrastruktur layanan kesehatan dan peningkatan kesadaran publik untuk menjaga kesehatan sejak dini harus berjalan beriringan agar manfaatnya benar-benar terasa bagi seluruh lapisan masyarakat.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Komisi IX DPR Targetkan RUU Ketenagakerjaan?
Komisi IX DPR Targetkan RUU Ketenagakerjaan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Komisi IX DPR Targetkan RUU Ketenagakerjaan matter?
Komisi IX DPR Targetkan RUU Ketenagakerjaan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
