Kunjungan Prabowo ke Prancis: Ditemani Didiet dan Rosan dalam Program Terbaru
Latest Program – Kunjungan resmi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Prancis pada Rabu, 27 Mei 2026, menjadi bagian dari Latest Program yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi antara kedua negara. Dalam perjalanan ini, Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Didiet Indra Wijaya dan Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai CEO Danantara serta Menteri Investasi. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengembangkan kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk pertanian, teknologi, dan energi.
Program Kehadiran Tokoh Ternama di Prancis
Kunjungan Prabowo ke Prancis tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik tetapi juga menunjukkan pengaruh politik dan ekonomi yang signifikan. Sebagai bagian dari Latest Program, perjalanan ini diharapkan membuka akses lebih luas bagi investor dan bisnis Indonesia di Eropa. Selain Teddy Indra Wijaya dan Rosan Roeslani, Prabowo juga ditemani oleh sejumlah pejabat utama, termasuk Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan, yang memastikan koordinasi ketat dalam agenda pembicaraan. Presiden menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga diaspora Indonesia di Paris, sebagai bentuk kepedulian terhadap komunitas pemeluk agama.
Dalam Latest Program, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk menegaskan prioritas pemerintah dalam mendekatkan Indonesia ke panggung global. Prancis, sebagai negara anggota Eropa yang memiliki pengaruh geopolitik kuat, menjadi mitra strategis dalam berbagai kebijakan ekonomi dan kemanusiaan. Agenda pembicaraan meliputi diskusi tentang kemitraan perdagangan, pengembangan infrastruktur, dan kerja sama di bidang energi terbarukan. Selain itu, kegiatan keagamaan seperti salat Idul Adha juga dimasukkan dalam rangkaian program kunjungan sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan nilai-nilai Indonesia.
Kemitraan Syariah dan Ekonomi dalam Latest Program
Kehadiran Rosan Roeslani dalam Latest Program membawa dampak luas terutama dalam bidang investasi dan pengembangan ekonomi syariah. Sebagai Menteri Investasi, Rosan menjadi penengah dalam mengatur arus dana dari Prancis ke Indonesia, yang khususnya berfokus pada proyek infrastruktur dan pertanian. Di sisi lain, Didiet Indra Wijaya memastikan koordinasi pemerintahan dalam kebijakan keuangan dan perdagangan. MUI juga memberikan respons positif terhadap penggunaan dana APBN untuk pembelian sapi qurban, yang menegaskan konsistensi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan nilai-nilai keagamaan.
“Dalam Latest Program ini, kita tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga pada keberlanjutan kemitraan yang memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di antara kedua bangsa,”
ungkap Rosan Roeslani saat berbicara tentang peran Indonesia dalam menarik investasi dari Eropa. Ia menekankan bahwa negara-negara seperti Prancis memiliki kepentingan strategis dalam memperluas pasar ekspor Indonesia, terutama pada sektor pertanian dan energi. Sementara itu, Didiet Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemerintah berupaya menegaskan komitmen Indonesia untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui kerja sama dengan negara-negara Eropa. Kunjungan ini juga mencakup pertemuan dengan para pemimpin sektor swasta Prancis, yang akan menentukan arah kolaborasi di masa depan.
Pelaksanaan Ibadah dan Simbolisasi Budaya
Dalam Latest Program, salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris menjadi momen penting untuk memperkuat identitas budaya dan keagamaan Indonesia di tengah komunitas internasional. Kehadiran Prabowo, Teddy, dan Rosan menunjukkan bagaimana pemerintah aktif menampilkan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari diplomasi budaya. Ini merupakan contoh nyata bagaimana agama bisa menjadi alat komunikasi politik, terutama dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan negara-negara Eropa.
Salat Idul Adha juga dihadiri oleh ratusan warga Indonesia yang tinggal di Prancis, serta tokoh-tokoh Muslim internasional. Acara ini menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkenalkan budaya Indonesia secara langsung. Kehadiran Ragowo Hediprasetyo, putra Prabowo, dalam rangkaian kegiatan tersebut menegaskan bahwa keluarga presiden juga berperan aktif dalam memperkuat citra keagamaan dan kemanusiaan Indonesia di luar negeri.
Indonesia dan Prancis telah menetapkan visi kerja sama yang lebih luas dalam Latest Program, terutama melalui peningkatan pertukaran budaya dan penelitian bersama. Program ini juga melibatkan pelibatan para akademisi dan organisasi keagamaan di kedua negara untuk mengeksplorasi potensi kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan. Dalam konteks geopolitik, Prancis dianggap sebagai mitra penting dalam memperluas akses pasar Indonesia ke kawasan Eropa, yang menjadi pasar utama untuk produk pertanian dan kebutuhan konsumen masyarakat menengah.
