Regional

Pemkot Bandung Resmi Serahkan Pengelolaan Teras Cihampelas ke Pemprov Jabar

Pemkot Bandung Resmi Serahkan Pengelolaan Teras Cihampelas kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui proses serah terima yang telah berlangsung secara

Desk Regional
Published Juli 30, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Karen Martinez - beritahitam.com

Pemkot Bandung Resmi Serahkan Pengelolaan Teras Cihampelas ke Pemprov Jawa Barat

Beritahitam.com – Pemkot Bandung Resmi Serahkan Pengelolaan Teras Cihampelas kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui proses serah terima yang telah berlangsung secara resmi. Inisiatif strategis ini menandai perubahan signifikan dalam pengelolaan kawasan ikonik Jalan Cihampelas beserta Teras Cihampelas yang selama ini menjadi pusat perhatian masyarakat Bandung. Penandatanganan kesepakatan strategis tersebut dihadiri oleh Gubernur Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang berlangsung di Balai Kota Bandung pada Rabu, 29 Juli 2026, sekitar pukul siang.

Latar Belakang dan Proses Serah Terima

Keputusan untuk menyerahkan pengelolaan Teras Cihampelas bukan merupakan langkah yang diambil secara tiba-tiba. Selama bertahun-tahun, Pemkot Bandung telah menghadapi berbagai tantangan administratif dalam mengelola kawasan tersebut. Status hukum bangunan Teras Cihampelas yang belum jelas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keputusan ini. Farhan menjelaskan bahwa kompleksitas masalah semakin bertambah karena instansi terkait juga kesulitan dalam menentukan klasifikasi objek tersebut secara definitif.

Proses negosiasi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi berlangsung selama beberapa bulan. Kedua belah pihak membahas berbagai aspek teknis, termasuk tanggung jawab pemeliharaan, pengelolaan keuangan, dan koordinasi dengan instansi pemerintah lainnya. Hasil dari proses negosiasi tersebut menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak dan memberikan kejelasan dalam pengelolaan kawasan strategis ini.

Manfaat Strategis bagi Penataan Kota

Setelah proses penandatanganan selesai, Muhammad Farhan menyampaikan penjelasan mendalam mengenai keuntungan yang akan diperoleh Pemkot Bandung. Salah satu manfaat utama adalah kemampuan untuk melakukan penataan tata kota secara menyeluruh. Hal ini mengingat Teras Cihampelas sejak awal keberadaannya tidak pernah masuk ke dalam rencana induk kota. Dengan adanya perubahan pengelolaan ini, Pemkot Bandung dapat fokus pada perencanaan jangka panjang yang lebih komprehensif.

Kondisi administratif menjadi semakin kompleks karena status fisik bangunan tersebut belum jelas secara hukum maupun menurut instansi terkait. Farhan menjelaskan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum juga kesulitan menentukan klasifikasi objek tersebut.

“Pihak Kementerian PU juga tidak bisa mendefinisikan apakah itu bangunan, jalan, atau jembatan. Itu sebabnya sampai hari ini kita tidak bisa menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF),”

Ketiadaan kejelasan status dan dokumen legalitas membuat Pemkot Bandung tidak dapat mempertahankan bangunan tersebut secara administrasi. Setelah melalui perhitungan matang terkait tata ruang dan estetika kota, keputusan final diambil untuk membongkar Teras Cihampelas. Proses pembongkaran saat ini sudah dimulai dan akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Langkah Antisipasi Hukum yang Proaktif

Dalam menghadapi rencana pembongkaran, Pemkot Bandung tidak mengambil langkah sembarangan. Farhan menyebutkan bahwa pihaknya telah berkonsultasi sejak lama dengan berbagai lembaga pengawas negara. Perizinan khusus diajukan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Badan Pemeriksa Keuangan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi. Setiap lembaga memberikan masukan berharga yang membantu Pemkot dalam menyusun strategi yang tepat.

Hasil koordinasi dengan lembaga-lembaga tersebut menghasilkan arahan yang sangat tegas. Farhan menegaskan bahwa semua peringatan yang diterima memiliki satu pesan utama.

“Semua peringatannya hanya satu, jangan sampai menimbulkan kerugian negara.”

Untuk memastikan tidak ada aset publik yang terbuang sia-sia atau merugikan keuangan negara, Pemkot Bandung telah menyiapkan solusi terbaik sesuai dengan aturan yang berlaku. Langkah-langkah proaktif ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap keputusan strategis yang diambil.

Dampak Jangka Panjang bagi Masyarakat Bandung

Perubahan pengelolaan Teras Cihampelas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Bandung dalam jangka panjang. Dengan adanya kejelasan dalam pengelolaan kawasan, berbagai program pembangunan dan pemeliharaan dapat dilaksanakan secara lebih terkoordinasi. Masyarakat dapat merasakan manfaat dari penataan kawasan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam mengelola kawasan strategis ini. Sinergi antara kedua pemerintah daerah ini akan memastikan bahwa Teras Cihampelas tetap menjadi kebanggaan masyarakat Bandung yang memiliki nilai historis dan fungsional yang tinggi.

Leave a Comment