Sport

Main Agenda: Menpora Erick Bicara Persiapan dan Target Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Main Agenda: Menpora Erick Thohir Fokus pada Persiapan Kontingen Indonesia di Asian Games 2026 Main Agenda - Di tengah persiapan menuju Asian Games 2026

Desk Sport
Published Juni 3, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Table of Contents
  1. Main Agenda: Menpora Erick Thohir Fokus pada Persiapan Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  2. Detail Persiapan dan Rencana Teknis
  3. Kontingen Indonesia Siap Menghadapi Tantangan

Main Agenda: Menpora Erick Thohir Fokus pada Persiapan Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Main Agenda – Di tengah persiapan menuju Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir mengungkapkan Main Agenda yang menjadi prioritas utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas kontingen Indonesia. Dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026), ia menegaskan bahwa Main Agenda ini mencakup rencana peningkatan infrastruktur dan dukungan logistik untuk membantu atlet dalam mencapai performa terbaik. Anggaran yang dialokasikan untuk pelatihan menurun drastis dibandingkan tahun sebelumnya, namun kontribusi dari berbagai pemangku kebijakan tetap menjadi aspek utama dalam Main Agenda peningkatan kesiapan.

Strategi dan Fokus Penyesuaian Target Medali

Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa Main Agenda dalam persiapan Asian Games 2026 meliputi penyesuaian target medali berdasarkan perubahan cabang olahraga yang dipertandingkan. Dengan penghapusan tiga nomor, yakni 10m running target, 10m running target mixed, dan traditional boat race, Indonesia kini menargetkan empat medali emas. Target ini lebih realistis dibandingkan pencapaian di Asian Games 2022 yang mencapai tujuh medali emas. Ia menegaskan bahwa Main Agenda keberhasilan kontingen tidak hanya bergantung pada keberadaan nomor yang dihilangkan, tetapi juga pada kesiapan atlet di cabang yang tetap dipertandingkan.

“Meski anggaran pelatihan mengalami penurunan, alokasi dana untuk keberangkatan kontingen tetap diprioritaskan. Main Agenda kami adalah memastikan atlet memiliki sumber daya yang cukup untuk mencapai performa maksimal,” ujar Erick Thohir.

Kemitraan dengan Cabang Olahraga dan Organisasi Nasional

Salah satu Main Agenda yang diusung Erick Thohir adalah memperkuat kemitraan dengan berbagai cabang olahraga (cabor), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi olahraga sangat penting untuk memastikan strategi pelatihan yang terarah dan efektif. Dalam Main Agenda ini, Erick juga menyoroti pentingnya kebijakan yang memadukan antara pendidikan atlet dan pengembangan program penunjang seperti asuransi kesehatan, pelatihan teknis, dan pengakuan prestasi.

Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa Main Agenda kemitraan tersebut melibatkan koordinasi ketat dengan pelatih dan manajer kontingen, serta memastikan pemenuhan kebutuhan logistik yang sesuai dengan standar internasional. Dengan pendekatan ini, diharapkan mampu mengatasi tantangan yang dihadapi dalam era pandemi serta persaingan global yang semakin ketat.

Detail Persiapan dan Rencana Teknis

Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa Main Agenda persiapan Asian Games 2026 mencakup penyusunan rencana teknis yang lebih matang. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap program pelatihan atlet, khususnya di cabang yang paling berpotensi mengantarkan medali. Anggaran yang dialokasikan untuk cabor-cabor tersebut didistribusikan secara proporsional sesuai dengan target prestasi yang ditetapkan. “Main Agenda kami adalah memastikan setiap atlet memiliki peluang yang sama untuk meraih keberhasilan, terlepas dari tingkat keberadaan nomor yang dipertandingkan,” tambah Erick.

Di samping itu, Main Agenda juga mencakup pengembangan keterlibatan masyarakat dalam pendukungan kontingen. Erick Thohir menyebutkan bahwa pemerintah dan organisasi olahraga terus berupaya membangun kesadaran publik terhadap pentingnya olahraga nasional. “Dengan Main Agenda ini, kami berharap mampu membangkitkan semangat nasionalisme melalui prestasi olahraga di ajang internasional,” jelasnya.

Kontingen Indonesia Siap Menghadapi Tantangan

Asian Games 2026, yang akan diadakan di Jepang pada 19 September hingga 3 Oktober 2026, menjadi tantangan besar bagi kontingen Indonesia. Meski anggaran mengalami penurunan, Menpora Erick Thohir menyatakan bahwa Main Agenda dalam penyusunan rencana tetap memprioritaskan kesiapan atlet. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah memulai konsultasi dengan berbagai cabor untuk menyesuaikan program pelatihan dengan kebutuhan nyata. “Kontingen harus siap menghadapi persaingan yang semakin ketat, jadi Main Agenda kami adalah meningkatkan kualitas pelatihan secara berkala,” tuturnya.

Sebagai bagian dari Main Agenda, pemerintah juga memperkuat kerja sama dengan lembaga internasional untuk memastikan kontingen Indonesia mendapatkan bantuan teknis dan pelatihan. Erick Thohir berharap pengalaman dan pembelajaran dari Asian Games 2022 dapat menjadi fondasi untuk mendorong peningkatan kinerja di ajang berikutnya. “Ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi dan menyesuaikan Main Agenda persiapan secara terstruktur,” pungkasnya.

Leave a Comment