Nasional

PM Anutin Charnvirakul Temui Prabowo, Indonesia-Thailand Jalin Banyak Kerja Sama Strategis

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, resmi melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta selama dua hari penuh. Kunjungan bersejarah ini berlangsung

Desk Nasional
Published Agustus 3, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : William Gonzalez - beritahitam.com
Table of Contents
  1. PM Anutin Charnvirakul Temui Prabowo: Kerja Sama Strategis Indonesia-Thailand
  2. Related Reading

PM Anutin Charnvirakul Temui Prabowo: Kerja Sama Strategis Indonesia-Thailand

Beritahitam.com – Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, resmi melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta selama dua hari penuh. Kunjungan bersejarah ini berlangsung pada Senin hingga Selasa, tanggal 3 sampai 4 Agustus 2026. Agenda utama kunjungan adalah pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan pada Senin sore. PM Anutin Charnvirakul Temui Prabowo dalam suasana diplomatik yang hangat dan penuh makna bagi hubungan bilateral kedua negara.

Setelah pertemuan tingkat tinggi di Istana, Charnvirakul akan melanjutkan agenda ke Forum Bisnis yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan Kadin Thailand. Fokus utama kunjungan ini mencakup penguatan ekonomi bilateral, menjaga stabilitas keamanan kawasan, serta mempresentasikan visi kepemimpinan Thailand untuk ASEAN 2028. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi kedua negara sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara.

Agenda Strategis Pertemuan Tingkat Tinggi

Pertemuan antara PM Thailand dan Presiden Prabowo akan membahas beberapa sektor penting bagi kedua negara. Pertama, ekonomi dan investasi dengan membuka akses pasar yang lebih luas untuk produk pertanian, makanan, serta jasa. Kedua, ketahanan pangan dan energi melalui penguatan rantai pasok di tengah ketidakpastian global. Ketiga, keamanan dan geopolitik untuk menghadapi kejahatan lintas negara serta memastikan Asia Tenggara tetap menjadi kawasan yang stabil dan damai.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang mencakup kerja sama di bidang perdagangan, pariwisata, dan pendidikan. [Baca juga: Indonesia-Thailand Perkuat Kerja Sama Ekonomi](https://www.tribunnews.com/nasional/7863140)

Sejarah Panjang Hubungan Bilateral

Menurut informasi dari Kementerian Luar Negeri RI, hubungan Indonesia-Thailand telah terjalin sejak 7 Maret 1950. Sebagai negara tetangga yang memiliki kedekatan geografis, kedua belah pihak memiliki kesamaan visi dalam kerangka ASEAN. Kerja sama strategis telah diperluas ke berbagai bidang mulai dari politik dan keamanan, ekonomi, hingga sosial budaya.

Di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Indonesia dan Thailand pernah saling mendukung agar menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB. Dukungan ini menunjukkan kedekatan hubungan diplomatik kedua negara di forum internasional.

Data Perdagangan dan Investasi Terbaru

Thailand merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia ke Thailand pada tahun 2025 mencapai 8,756 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat signifikan dari tahun 2024 yang sebesar 7,707 miliar dolar AS dan tahun 2023 yang mencapai 7,222 miliar dolar AS.

Sementara itu, impor Indonesia dari Thailand pada tahun 2025 tercatat sebesar 8,906 miliar dolar AS. Tahun sebelumnya, angka ini mencapai 9,728 miliar dolar AS pada 2024 dan 10,273 miliar dolar AS pada 2023. Dalam tiga tahun terakhir, tren menunjukkan bahwa nilai impor Indonesia dari Thailand lebih besar dibandingkan dengan ekspor Indonesia ke Thailand. [Lihat data lengkap perdagangan Indonesia-Thailand](https://www.tribunnews.com/ekonomi/7863141).

Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan

Kedua negara juga telah melakukan sejumlah kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan. Pada tahun 2015, Indonesia dan Thailand menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan yang mencakup dialog rutin, pertukaran informasi, serta peningkatan kerja sama antar-angkatan bersenjata. Kerja sama ini terus diperkuat melalui latihan militer bersama dan pertukaran delegasi.

Visi Thailand untuk ASEAN 2028

Sebagai salah satu negara pendiri ASEAN, Thailand memiliki peran strategis dalam memajukan integrasi regional. PM Anutin Charnvirakul akan mempresentasikan visi Thailand untuk kepemimpinan ASEAN 2028, yang mencakup penguatan ekonomi digital, keberlanjutan lingkungan, dan keamanan maritim. Visi ini sejalan dengan agenda Indonesia dalam memperkuat peran ASEAN di kancah global.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kunjungan PM Thailand

1. Kapan PM Anutin Charnvirakul bertemu dengan Presiden Prabowo? PM Anutin Charnvirakul bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto pada Senin sore, 3 Agustus 2026, di Istana Kepresidenan Jakarta.

2. Apa saja sektor kerja sama yang dibahas dalam kunjungan ini? Sektor yang dibahas meliputi ekonomi, investasi, ketahanan pangan, energi, keamanan, dan pariwisata.

3. Berapa nilai perdagangan Indonesia-Thailand pada 2025? Ekspor Indonesia ke Thailand mencapai 8,756 miliar dolar AS, sementara impor dari Thailand sebesar 8,906 miliar dolar AS pada tahun 2025.

4. Kapan Thailand akan memimpin ASEAN? Thailand dijadwalkan memimpin ASEAN pada tahun 2028, dengan visi penguatan ekonomi digital dan keamanan maritim.

5. Apa sejarah hubungan Indonesia-Thailand? Hubungan bilateral Indonesia-Thailand telah terjalin sejak 7 Maret 1950, dengan kerja sama yang terus diperluas ke berbagai bidang.

Leave a Comment