Keluarga Ammar Zoni Umumkan Kekecewaan atas Pemindahan ke Nusakambangan
Official Announcement datang dari keluarga aktor Ammar Zoni yang menyatakan kekecewaan setelah mengetahui putra mereka dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Pengumuman ini dilakukan secara resmi oleh Kamelia, istri aktor yang kini menjadi janda satu anak, setelah Ammar mendapatkan vonis 7 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dalam kasus narkoba. Pemindahan yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kejutkan seluruh keluarga dan tim kuasa hukumnya, yang menilai keputusan tersebut terkesan mendadak.
Detail Pengumuman dan Penjelasan Keluarga
Kamelia, melalui sambungan telepon dengan kuasa hukum Ammar, menyatakan rasa kecewa dan kebingungan terhadap pengumuman pemindahan. “Oh kecewa, kecewa ya pasti, tapi kan seperti pihak Ditjenpas bilang waktu itu kalau itu memang prosedur,” ujarnya, dikutip Minggu (10/5/2026). Meski menghormati proses hukum, Kamelia menekankan bahwa keluarga menginginkan ulasan kembali atas kasus yang menjerat kekasihnya, karena yakin Ammar hanya pengguna narkoba, bukan bandar.
“Oh kecewa, kecewa ya pasti, tapi kan seperti pihak Ditjenpas bilang waktu itu kalau itu memang prosedur,” ujar Kamelia.
Pengumuman resmi tentang pemindahan Ammar ke Nusakambangan menjadi sorotan publik, terutama karena tempat penahanan tersebut dianggap lebih keras dan memicu perdebatan tentang keadilan dalam penegakan hukum. Kamelia menilai pihak berwenang seharusnya memberikan penjelasan jelas sebelum mengambil keputusan tersebut, termasuk mengenai urgensi penjara super ketat dalam kasus ini.
Kasus Narkoba dan Proses Hukum
Kasus yang menjerat Ammar Zoni ini berawal dari operasi penyergapan di dalam penjara, di mana ia dituduh mengedarkan narkoba kepada rekan-rekan tahanan. Dalam persidangan, Ammar bersama lima terdakwa lainnya didakwa terlibat dalam peredaran narkoba. Meski telah menjalani hukuman sebelumnya, pengumuman pemindahan ke Nusakambangan dianggap sebagai langkah baru yang memperumit situasi.
“Cuman kan ya itu aku tuh pengin mereka menelaah lagi kasusnya Bang Ammar gitu, apakah dia profesional dipindahin ke sana?” beber Kamelia.
Kamelia juga mengungkapkan bahwa Ammar tidak membahayakan orang lain selama menjalani hukuman. “Kan dia tidak membahayakan gitu,” tegasnya. Keputusan ini memicu kecemasan karena tempat penjara Nusakambangan dikenal sebagai salah satu lapas dengan kondisi paling ketat di Indonesia.
Respons dari Tim Kuasa Hukum
Tim kuasa hukum Ammar berupaya memberikan penjelasan atas pemindahan ke Nusakambangan. Mereka menyatakan bahwa keputusan tersebut dibuat berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Namun, Kamelia menilai ada kekurangan dalam penjelasan tersebut, karena keluarga merasa kurang diberi waktu untuk menyampaikan pendapat atau menelaah ulang bukti-bukti yang menjadi dasar vonis.
“Mereka harus mempertimbangkan kembali keputusan ini, apalagi Ammar masih dalam proses hukum,” lanjut Kamelia.
Dalam official announcement terbaru, pihak berwenang menyatakan bahwa pemindahan ke Nusakambangan dilakukan untuk memastikan efektivitas penjara super ketat, khususnya dalam menghadapi kasus-kasus serius seperti narkoba. Namun, Kamelia berharap ada penelitian lebih lanjut tentang penyebab keputusan tersebut dan apakah terdakwa lainnya juga dihadapkan pada situasi serupa.
Kasus Sebelumnya dan Konsistensi Proses Hukum
Keluarga Ammar Zoni mengingatkan bahwa ini bukan pertama kalinya aktor tersebut menghadapi kasus hukum. Sebelumnya, Ammar dikenai hukuman penjara atas kasus narkoba yang sama di Rutan Salemba, Jakarta. Pemindahan ke Nusakambangan ini dianggap sebagai bagian dari upaya untuk menegakkan hukum secara lebih ketat, meski ada pertanyaan tentang konsistensi dalam menangani kasus hukum.
“Ini kasus ketiga, tapi prosedur penjara super ketat justru diterapkan secara mendadak,” tambah Kamelia.
Menurut Kamelia, Ammar tidak menunjukkan tanda-tanda kejahatan yang parah. Ia menilai bahwa status sebagai pengguna narkoba lebih layak diberi hukuman yang lebih ringan, terutama dalam kondisi yang sudah terbukti mengalami trauma dan stres.
Harapan dan Langkah Selanjutnya
Keluarga Ammar Zoni berharap pihak berwenang memberikan waktu untuk mengajukan banding atau menelaah ulang kasus tersebut. Mereka juga menginginkan ada pertemuan resmi dengan pihak penyidik untuk memastikan semua fakta telah dipertimbangkan dengan matang. Official Announcement ini menjadi momentum untuk mendorong transparansi dalam sistem hukum, khususnya dalam penanganan kasus narkoba.
“Kami ingin proses ini dijelaskan secara detail, supaya publik juga tahu alasan di balik keputusan ini,” kata Kamelia.
Dengan dukungan dari keluarga dan penggemar, Kamelia berharap kasus kekasihnya akan mendapat penilaian ulang dan keputusan yang lebih adil. Penelaahan kembali kasus ini menjadi penting, karena menyangkut reputasi dan masa depan Ammar Zoni sebagai seorang aktor dan warga negara.