Seleb

Solving Problems: Fitri Salhuteru Larang Doktif Libatkan Kartika Putri dalam Permasalahan dengan Dokter Richard Lee

Kartika Putri dalam Konflik dengan Dokter Richard Lee Solving Problems – Konflik yang memicu perhatian publik antara pengusaha Fitri Salhuteru dengan Dokter

Desk Seleb
Published Mei 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Fitri Salhuteru Larang Doktif Libatkan Kartika Putri dalam Konflik dengan Dokter Richard Lee

Solving Problems – Konflik yang memicu perhatian publik antara pengusaha Fitri Salhuteru dengan Dokter Detektif (Doktif) kini memasuki tahap baru. Perseteruan ini terjadi setelah Fitri menuduh Doktif sebagai pihak yang menyebarluaskan nama Kartika Putri dalam kontroversi yang melibatkan Dokter Richard Lee. Pernyataan tersebut diungkapkan saat Fitri memberikan peringatan ke pihak Doktif atas penggunaan nama aktris dalam permasalahan tersebut.

Awal mula konflik bermula ketika Doktif melaporkan Richard Lee ke Polda Metro Jaya, Jakarta, pada 2 Desember 2024. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran perlindungan konsumen atas produk skincare yang dinilai mengandung bahan berbahaya. Namun, dalam proses penyampaian laporan, nama Kartika Putri secara tidak sengaja muncul, mengingat ia pernah mempromosikan produk tersebut di masa lalu. Fitri, yang terlibat langsung dalam isu ini, kemudian memperhatikan penggunaan nama Kartika dan mengambil langkah untuk menegurnya.

Kartika Putri: Bukan Bagian dari Permasalahan

Dalam pernyataan resmi melalui akun Instagram, Fitri Salhuteru menegaskan bahwa Kartika Putri tidak ingin lagi dikaitkan dengan permasalahan antara Doktif dan Richard Lee. Ia mengungkapkan bahwa Kartika, yang juga istri pendakwah Usman bin Yahya, telah menjauh dari urusan duniawi dan menolak dikambinghitamkan dalam konflik tersebut. “Di bawah langit Bali, entah berapa lama aku telpon, mati telpon lagi. Aku ngobrol dengan Mbak Kartika Putri,” ujarnya, dikutip Tribunnews pada Minggu (10/5/2026).

“Tapi poin yang harus aku garis bawahi di sini adalah, beliau (Kartika) keberatan kalau si Samira ini selalu mention nama beliau di dalam keonaran yang terjadi, terutama urusan keonaran pelaporan terhadap DRL,” sambungnya.

Fitri menjelaskan bahwa Kartika Putri tidak terlibat langsung dalam konflik dengan Dokter Richard Lee. Namun, karena nama beliau dianggap merusak reputasinya, ia meminta Doktif untuk berhenti menyebut Kartika. “Nih Samira, kau dengar, kalau kau gak percaya tanya ke Mbak Karput ya, gak diizinkan komen sama dia, paham kaw?” tukasnya, memberikan isyarat bahwa ia ingin menjaga hubungan baik dengan Kartika.

Detik-detik Konflik dalam Penyebaran Informasi

Konflik ini menjadi buah bibir setelah nama Kartika Putri disebutkan dalam laporan Doktif terhadap Richard Lee. Padahal, Kartika sebelumnya sudah memperbaiki hubungannya dengan DRL setelah melaporkan ulasan produk yang dinilai menyesatkan pada Agustus 2021. Laporan itu diunggah di media sosial, mengakibatkan reputasi Kartika menjadi tercoreng dan ia terus-menerus terlibat dalam isu yang sebenarnya tidak berhubungan langsung.

Fitri Salhuteru menganggap bahwa penggunaan nama Kartika dalam konteks ini adalah salah satu bentuk solving problems yang tidak tepat. Ia menilai Doktif memanfaatkan nama publik Kartika untuk memperkuat narasi konflik dengan Richard Lee. Pernyataan Fitri menimbulkan respons dari berbagai pihak, termasuk netizen yang membagikan dukungan atau kecaman terhadap penyebaran informasi yang dianggap tidak jelas.

Sebagai bagian dari solving problems, Fitri juga mengajak publik untuk memperhatikan fakta-fakta sebelum menyimpulkan sesuatu. Ia menegaskan bahwa Kartika Putri adalah sosok yang selama ini terlibat dalam kegiatan sosial dan pendidikan, bukan hanya sebagai aktris. “Kartika Putri tidak terima kalau nama beliau dipakai untuk menyebarkan kekacauan di industri kecantikan,” tambahnya, sebagai upaya memperjelas posisi dan menyelesaikan kesalahpahaman.

Fitri Hadir di Pengadilan untuk Mendukung Aksi

Setelah menegaskan keberatan terhadap penggunaan nama Kartika, Fitri Salhuteru kembali menjadi sorotan saat menghadiri Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (13/8/2024). Ia hadir dalam persidangan yang merupakan bagian dari rangkaian kasus antara Doktif dan Richard Lee. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah)

Di sela-sela persidangan, Fitri menyampaikan bahwa ia berkomitmen untuk solving problems melalui jalur hukum. Ia menegaskan bahwa tindakan Doktif dalam pelaporan tersebut perlu diperiksa kembali, terutama mengenai bagaimana nama Kartika Putri digunakan sebagai alat untuk memperkuat tuduhan. “Kami ingin proses ini transparan dan adil, agar konflik bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya, menunjukkan upaya untuk memperjelas fakta melalui alat hukum.

Dalam konteks solving problems, perseteruan antara Fitri Salhuteru dan Doktif juga menjadi cerminan bagaimana isu yang berawal dari kesalahan informasi bisa berkembang menjadi skandal besar. Konflik ini tidak hanya memengaruhi reputasi individu, tetapi juga menyebabkan gangguan pada industri kecantikan. Dengan hadirnya Fitri di pengadilan, ia menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara profesional.

Leave a Comment