Warga Bongkar Masa Lalu Kiai Ashari: Pernah Diusir, Tapi Kembali Disebut Punya Bekingan
Kasus Pencabulan yang Terungkap
Latest Program – Terungkapnya masa lalu Kiai Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, Jawa Tengah, menarik perhatian publik setelah ia ditangkap polisi pada 7 Mei 2026. Usia 52 tahun, Ashari dikenal sebagai tokoh agama yang cukup berpengaruh, namun kini menjadi sorotan karena dugaan penyimpangan yang terjadi di lingkungan pesantrennya. Informasi tersebut muncul dari pengakuan korban, Ahmad Nawawi, yang turut membongkar kejadian lama sejak kecil.
Upaya Pengusiran dan Dugaan Bekingan
Kisah Ashari memperlihatkan perlawanan masyarakat terhadapnya. Tahun 2024, kabar tentang pelecehan terhadap santriwati yatim piatu memicu kegaduhan di lingkungan pesantren. Nawawi mengungkapkan bahwa masyarakat setempat sempat berusaha mengusir Ashari, tetapi pihaknya kembali menempati posisi karena diduga memiliki bekingan yang kuat. “Ada upaya pengusiran dari tokoh-tokoh lokal dan warga sekitar, tapi setelah laporan disampaikan, terdapat penyuapan yang membuat pelaporan terhenti,” jelas Nawawi dalam program Saksi Kata yang tayang di YouTube Tribunnews, Selasa (19/5/2026).
“Saya mengetahui adanya penyimpangan sejak kecil. Banyak korban, tetapi tak ada yang berani melapor karena takut dihukum atau diancam oleh pihak yang terlibat,” tambah Nawawi. Ia mengungkapkan bahwa beberapa peristiwa terjadi ketika Ashari masih muda, dengan metode intimidasi yang terus berlanjut hingga saat ini.
Peran Program Media dalam Pengeksposan
Program Latest Program, yang dikelola Tribunnews, menjadi platform utama untuk mengungkap fakta-fakta yang selama ini tertutup. Dalam wawancara eksklusif, Nawawi menyebut bahwa pengakuan terkait kasus pencabulan ini tak terlepas dari peran media dalam membangun kepercayaan publik. “Tanpa bantuan program seperti ini, mungkin kejadian ini akan terus tersembunyi,” ujarnya. Penangkapan Ashari juga disebut sebagai hasil dari investigasi yang intens selama beberapa bulan.
Sejarah Pesantren dan Dugaan Korupsi
Kiai Ashari, yang membangun pesantren Ndholo Kusumo sejak 1995, selama ini dianggap sebagai tokoh yang suci. Namun, laporan dari warga mengungkap bahwa di balik keberhasilan pesantren tersebut, terdapat dugaan praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. “Dana dari donatur kerap dialihkan untuk kepentingan pribadi, termasuk membiayai aktivitas yang mengancam santri,” kata saksi lain yang diwawancarai dalam program ini. Fakta ini semakin memperkuat ketidakpuasan masyarakat terhadap pengelolaan pesantren.
“Sebelum tahun 2024, kasus pencabulan ini hanya diketahui oleh sedikit orang. Tapi setelah media menyoroti, banyak warga mulai menyadari bahwa keterlibatan bekingan memang menjadi hambatan utama,” jelas narasumber yang tak ingin disebutkan namanya. Pihak pengusir mengungkapkan bahwa Ashari sempat dikeluarkan dari pesantren, tetapi kembali dengan dukungan dari kelompok tertentu.
Perkembangan Terkini Setelah Penangkapan
Setelah ditangkap, Kiai Ashari kini menjadi tersangka utama dalam penyelidikan kasus pencabulan yang melibatkan puluhan korban. Polisi menyatakan bahwa penyelidikan sedang berjalan, termasuk pengumpulan bukti-bukti dari pengakuan korban dan dokumen internal pesantren. “Masyarakat kini lebih percaya bahwa penyelidikan ini akan mengungkap kebenaran, meski ada tekanan dari pihak bekingan,” kata Nawawi. Ia menambahkan bahwa proses ini membutuhkan waktu, tetapi akan terus berlanjut.
Dengan bantuan program Latest Program, kejadian masa lalu Ashari semakin jelas bagi publik. Warga Pati yang sebelumnya ragu untuk mengungkap kebenaran kini semakin bersemangat mengingatkan masyarakat akan pentingnya transparansi dalam kegiatan keagamaan. “Kasus ini bukan hanya tentang satu orang, tetapi juga tentang sistem yang mendukungnya,” pungkas Nawawi, menegaskan bahwa perjuangan warga untuk mengungkap kebenaran masih berlangsung.
