Bisnis

Official Announcement: Jaringan Listrik Putus, Sejumlah Kota di Sumut, Sumbar dan Riau Gelap Gulita Sejak Jumat Petang

Official Announcement: Listrik Putus di Beberapa Kota Sumut, Sumbar, dan Riau Official Announcement menyebutkan bahwa gangguan pada jaringan listrik tegangan

Desk Bisnis
Published Mei 22, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Official Announcement: Listrik Putus di Beberapa Kota Sumut, Sumbar, dan Riau

Official Announcement menyebutkan bahwa gangguan pada jaringan listrik tegangan tinggi Rumbai Muaro Bungo 275 kV menyebabkan kegelapan di sejumlah kota di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau sejak Jumat petang. Masalah ini terjadi pada pukul 18.44 WIB, memengaruhi berbagai wilayah termasuk Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan, serta beberapa daerah di Aceh. Kegelapan terjadi secara mendadak, membuat aktivitas masyarakat terganggu hingga saat ini.

Gangguan yang Mengguncang Pulau Sumatera

Pada Official Announcement hari ini, PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau mengungkapkan bahwa kejadian kegelapan di beberapa kota tersebut terjadi akibat kesalahan pada jaringan listrik utama. Selain Pekanbaru, kota-kota seperti Medan, Padang, dan Jambi juga dilaporkan mengalami gangguan serupa. Jumlah warga yang terdampak diperkirakan mencapai ratusan ribu, dengan sejumlah kecamatan di Sumut dan Sumbar masih gelap gulita.

“Kami sedang berupaya maksimal untuk menangani gangguan ini. Official Announcement yang kami terbitkan menyampaikan bahwa tim teknis sudah diterjunkan ke lokasi untuk mengidentifikasi akar masalah dan mengambil langkah perbaikan segera,” jelas I Komang Gede Sastrawan, Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Riau.

Pengaruh Gangguan terhadap Kehidupan Sehari-hari

Kegelapan yang terjadi secara mendadak mengganggu berbagai aspek kehidupan warga, seperti aktivitas transportasi dan komunikasi. Di Pekanbaru, ratusan kendaraan terjebak dalam kekacauan karena lampu jalan mati. Seorang warga, Suryadi, mengatakan bahwa kejadian ini memengaruhi kegiatan belajar mengajar anak-anak dan operasional usaha kecil. “Listrik mati tiba-tiba, sehingga kami harus menggunakan sumber cahaya alternatif seperti lilin dan lampu tenaga surya,” tuturnya.

Sejauh ini, PLN memperkirakan kegelapan akan berlangsung selama 24-48 jam. Official Announcement juga menyebutkan bahwa kesalahan pada sistem jaringan listrik sedang diteliti, termasuk kemungkinan kerusakan pada kabel bawah tanah atau gangguan dari sumber energi terbarukan. Dalam pernyataannya, Sastrawan memastikan bahwa pemulihan listrik akan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada daerah terisolasi.

Upaya Memulihkan Jaringan Listrik

Sebagai bagian dari Official Announcement, PLN memberikan informasi bahwa beberapa unit kecil di sepanjang jalur Rumbai Muaro Bungo sudah diaktifkan kembali. Namun, beberapa wilayah masih membutuhkan waktu lebih lama karena adanya hambatan teknis yang kompleks. “Kami terus memantau kondisi dan mengirimkan perlengkapan tambahan untuk mempercepat proses pemulihan,” lanjut Sastrawan.

“Masyarakat diminta tetap tenang dan menggunakan fasilitas PLN Mobile serta Contact Center PLN 123 untuk memperoleh update terkini,” tambahnya dalam keterangan pers terbaru.

Saat ini, seluruh kota yang terkena gangguan sedang berupaya mengatasi kekacauan akibat kegelapan. Tidak hanya kebutuhan listrik untuk rumah tangga, tetapi juga fasilitas umum seperti pasar dan pusat perbelanjaan mengalami gangguan. Official Announcement juga menegaskan bahwa PLN akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah pemulihan selesai, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Proses Pemulihan dan Masa Depan

Official Announcement menambahkan bahwa PLN telah mengaktifkan sistem darurat dan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengidentifikasi penyebab akhirnya. Dalam beberapa jam terakhir, tim pemeliharaan telah berhasil mengembalikan aliran listrik ke sebagian besar kota yang terkena dampak. Namun, pemulihan penuh diperkirakan memakan waktu hingga Sabtu pagi.

PLN juga berencana untuk meningkatkan kapasitas jaringan listrik agar mampu menangani beban yang lebih tinggi. Official Announcement menyebutkan bahwa langkah-langkah ini termasuk pemasangan infrastruktur baru dan penggunaan teknologi digital untuk pengawasan real-time. Masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan melalui kanal resmi PLN agar tidak terkejut dengan informasi terkini.

Leave a Comment